Lifestyle

Desa wisata dipromosikan jadi daya tarik wisata edukasi pada Australia

1000515133
Foto : Nancy Taylor - beritaturah.com
Table of Contents
  1. Desa Wisata Indonesia Dipromosikan Jadi Daya Tarik Edukasi di Australia
  2. Related Reading

Desa Wisata Indonesia Dipromosikan Jadi Daya Tarik Edukasi di Australia

Beritaturah.com – Indonesia terus memperkuat posisinya di kancah pariwisata global melalui berbagai inisiatif strategis. Salah satu upaya terbaru adalah mempromosikan desa wisata dipromosikan jadi daya tarik wisata edukasi bagi wisatawan Australia. Program kolaboratif yang digagas Kementerian Pariwisata Indonesia bersama Garuda Indonesia serta Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) Sydney ini menghadirkan konsep pembelajaran yang menggabungkan unsur sejarah, seni, budaya, lingkungan, dan kehidupan masyarakat setempat dalam satu paket pengalaman autentik.

Ni Made Ayu Marthini, Deputi Bidang Pemasaran Kementerian Pariwisata, menyampaikan bahwa inisiatif ini merupakan bagian dari strategi jangka panjang untuk memperkenalkan Indonesia sebagai kelas hidup yang memberikan pengalaman belajar melalui budaya, alam, dan kehidupan masyarakat. Ia menekankan bahwa wisata edukasi bukan lagi sekadar tren, melainkan peluang strategis yang dapat mengubah cara dunia melihat potensi Indonesia.

Kami ingin menunjukkan bahwa Indonesia menawarkan pengalaman belajar yang autentik dan berkesan, tidak hanya di Bali, tetapi juga di berbagai destinasi unggulan lainnya. Desa-desa wisata kami menjadi ruang belajar yang hidup, tempat para siswa belajar langsung dari masyarakat sekaligus melihat bagaimana budaya, kreativitas, keberlanjutan, dan ekonomi lokal saling terhubung.

Segmen perjalanan edukasi dinilai memiliki nilai tambah tinggi dalam industri pariwisata global. Karakteristik perjalanan jenis ini berpotensi memperpanjang masa tinggal wisatawan sekaligus menciptakan interaksi yang lebih mendalam antara pengunjung dengan masyarakat lokal, budaya, serta ekosistem pendidikan di destinasi. Potensi pasar ini didukung oleh tren perjalanan generasi muda secara global yang terus meningkat setiap tahunnya.

Menurut prediksi WYSE Travel Confederation dan UN Tourism, dari sekitar 350 juta pemuda yang melakukan perjalanan pada tahun 2025, sebanyak 23 persen di antaranya merupakan pelajar. Angka ini menunjukkan bahwa segmen pendidikan dan perjalanan memiliki sinergi yang kuat dan terus berkembang pesat di tingkat internasional.

Australia sebagai Pasar Strategis Utama

Australia menempati posisi penting sebagai salah satu pasar strategis bagi pariwisata Indonesia. Sepanjang tahun 2025, jumlah kunjungan wisatawan Australia ke Indonesia mencapai 1.754.791 kunjungan, menjadikan negara tersebut sebagai pasar wisatawan mancanegara terbesar kedua bagi Indonesia setelah Malaysia.

Hingga Juni 2026, tercatat sebanyak 864.750 kunjungan wisatawan Australia ke Indonesia, menunjukkan peningkatan sebesar 6,29 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Angka ini mencerminkan kepercayaan yang semakin tinggi dari wisatawan Australia terhadap kualitas destinasi Indonesia.

Industri perjalanan pemuda tetap memiliki potensi besar sebagai kekuatan positif. Selain memberikan dampak ekonomi, segmen ini dapat memperkuat pertukaran pengetahuan, membangun jejaring internasional, serta memperkuat citra Indonesia sebagai destinasi pembelajaran yang berkualitas.

Rangkaian Promosi Intensif di Sydney

Sebagai respons terhadap potensi tersebut, Kementerian Pariwisata menyelenggarakan rangkaian promosi pada tanggal 3 hingga 4 Agustus 2026 di Sydney. Kegiatan pertama dimulai dengan acara “Indonesia Goes to School: Experience Wonderful Indonesia in the Classroom” di Claremont College, Sydney yang dihadiri oleh ratusan peserta.

Acara ini memperkenalkan pengalaman wisata edukasi Indonesia secara langsung kepada kepala sekolah, guru, dan siswa melalui berbagai lokakarya interaktif. Peserta diajak membatik bersama Desa Wisata Wukirsari, belajar tari tradisional bersama Desa Wisata Taro, serta bermain angklung dan meronce kerajinan dari biji hanjeli.

Para peserta juga mengikuti sesi storytelling bersama Balai Bahasa dan Budaya Indonesia NSW melalui pembacaan buku edukatif mengenai hanjeli yang berasal dari Desa Wisata Hanjeli. Kegiatan dilanjutkan dengan “EduTourism Networking Event” pada 4 Agustus 2026 yang mempertemukan pelaku industri pariwisata Indonesia dengan mitra industri perjalanan dan pemangku kepentingan pendidikan di New South Wales.

Produk yang diperkenalkan antara lain Desa Wisata Wukirsari di Yogyakarta yang menawarkan pembelajaran mengenai seni tradisi, kearifan lokal, dan kerajinan batik berstandar dunia. Sementara Desa Wisata Taro di Bali menghadirkan pengalaman belajar berbasis lingkungan, keberlanjutan, dan pelestarian budaya.

Konsul Jenderal RI Sydney Pendekar Muda Leonards Sondakh menyatakan bahwa Indonesia memiliki potensi besar untuk dikembangkan bukan hanya sebagai destinasi liburan, tetapi juga sebagai tujuan perjalanan yang menyediakan beragam ruang pembelajaran. Ia menambahkan bahwa promosi ini merupakan langkah awal dari serangkaian kegiatan yang akan terus dilakukan untuk memperkuat hubungan pendidikan antara Indonesia dan Australia.

FAQ: Pertanyaan Umum tentang Wisata Edukasi Indonesia

Apa itu wisata edukasi? Wisata edukasi adalah jenis perjalanan yang menggabungkan elemen pembelajaran dengan pengalaman wisata. Wisatawan tidak hanya berlibur, tetapi juga belajar tentang budaya, sejarah, seni, dan kehidupan masyarakat lokal di destinasi yang dikunjungi.

Mengapa Australia menjadi pasar strategis untuk wisata edukasi Indonesia? Australia merupakan pasar wisatawan mancanegara terbesar kedua bagi Indonesia dengan jumlah kunjungan yang terus meningkat. Selain itu, terdapat minat tinggi dari institusi pendidikan Australia untuk mengembangkan program pertukaran pelajar dengan Indonesia.

Destinasi apa saja yang dipromosikan dalam program ini? Program ini mempromosikan berbagai desa wisata di Indonesia, termasuk Desa Wisata Wukirsari di Yogyakarta, Desa Wisata Taro di Bali, dan Desa Wisata Hanjeli yang menawarkan pengalaman belajar autentik bagi wisatawan.

Kapan rangkaian promosi ini berlangsung? Rangkaian promosi utama berlangsung pada tanggal 3 hingga 4 Agustus 2026 di Sydney, Australia, dengan berbagai kegiatan yang mencakup presentasi, lokakarya, dan networking event.

Leave a Comment