Politik

TNI sebut tiga anggota OPM tewas dalam kontak senjata di Puncak

TNI
Foto : John Brown - beritaturah.com
Table of Contents
  1. Delapan Senjata Api Diamankan Pasca Kontak Tembak di Hutan Puncak
  2. Related Reading
  3. Frequently Asked Questions

Delapan Senjata Api Diamankan Pasca Kontak Tembak di Hutan Puncak

Beritaturah.com – Satu set senjata api berjumlah delapan pucuk beserta peluru-pelurunya berhasil diamankan oleh Satgas TNI setelah insiden tembak-menembak dengan kelompok yang diidentifikasi sebagai anggota Organisasi Papua Merdeka (OPM). Senjata-senjata itu, menurut Panglima Komando Gabungan Wilayah Pertahanan III Letjen TNI Lucky Avianto, diduga hendak dipakai untuk menciptakan gangguan keamanan menjelang peringatan HUT Ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.

Kronologi Penembakan di Distrik Eral Makawia

Peristiwa itu terjadi pada hari Minggu di kawasan hutan Distrik Eral Makawia, Kabupaten Puncak, Papua Tengah. Saat itu personel Satgas tengah menjalankan patroli dan pengejaran ketika mereka menemukan titik persembunyian kelompok tersebut di dalam rimba. Prajurit TNI terlebih dahulu mengimbau agar pihak yang bersembunyi menyerahkan diri. Namun imbauan itu tidak diindahkan; kelompok tersebut justru melepaskan tembakan ke arah aparat.

“Kejadiannya saat kami melakukan patroli, kami mendekati mereka dan melihat mereka, mengimbau mereka untuk menyerahkan diri, tetapi mereka akhirnya justru menembaki kami. Akhirnya kami melakukan tindakan tegas terukur sesuai dengan peraturan yang ada, dan berhasil menewaskan tiga anggota OPM,” kata Lucky dalam keterangannya di Timika.

Tiga orang tewas dalam kontak tersebut. Jenazah ketiganya kemudian dibawa pergi oleh rekan-rekan mereka yang melarikan diri ke arah hutan setelah pertempuran berakhir.

Komitmen Profesionalisme dan Hukum

Lucky menegaskan bahwa seluruh operasi personel TNI di bawah kendali Kogabwilhan III dijalankan berlandaskan ketentuan serta aturan pelibatan (Rules of Engagement/ROE). Tujuannya memastikan setiap tindakan prajurit berlangsung secara profesional, menjunjung tinggi hukum sekaligus hak asasi manusia.

“Keselamatan rakyat adalah hukum tertinggi, Salus Populi Suprema Lex Esto. Untuk itu saya meminta kepada seluruh anggota OPM di mana pun kalian berada segera meletakkan senjata, menyerahkan diri dan bergabung kembali ke Negara Kesatuan Republik Indonesia. Mari kita bangun Papua untuk mewujudkan Papua yang aman, damai dan sejahtera,” tegasnya.

Ia menambahkan bahwa TNI akan terus mengawal stabilitas keamanan di wilayah Papua melalui dukungan serta koordinasi bersama unsur pemerintah daerah maupun masyarakat setempat.

Frequently Asked Questions

What is TNI sebut tiga anggota OPM tewas?

TNI sebut tiga anggota OPM tewas is the main topic of this guide. The article explains the context, practical details, and next steps readers should understand.

Why does TNI sebut tiga anggota OPM tewas matter?

TNI sebut tiga anggota OPM tewas matters because readers are looking for a useful answer, not just a short summary. Good content should match search intent and help them decide what to do next.

Leave a Comment