Humaniora

PPIH Medan: 233 calon haji Kloter 17 penutup rangkaian pemberangkatan

PPIH Medan: Kloter 17 Tuntas Rangkaian Pemberangkatan Haji

PPIH Medan – Medan, Sumatera Utara – Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Embarkasi Medan mengumumkan bahwa 233 jamaah haji dari daerah tersebut tergabung dalam Kloter 17, yang menjadi penutup dari seluruh rangkaian pemulangan ke Tanah Suci. Ketua PPIH Medan, Zulkifli Sitorus, mengatakan bahwa Kloter 17 ini merupakan yang terakhir berangkatkan ke Arab Saudi. “Alhamdulillah, kloter 17 ini adalah kloter terakhir yang kita kirimkan,” ujarnya setelah melepas para jamaah di Asrama Haji Medan, Senin.

Keluarga Jamaah Diharapkan Bersatu dan Disiplin

Dalam pidatonya, Zulkifli menekankan pentingnya jamaah menjaga kerja sama, mengikuti peraturan yang berlaku di Tanah Suci, serta saling membantu sesama jamaah. Ia menambahkan, di sana tidak lagi ada perbedaan asal daerah, karena semuanya merupakan bagian dari jamaah haji Indonesia. “Bangun kebersamaan, saling menolong, dan tinggalkan sifat iri serta dengki agar bisa meraih predikat haji mabrur,” tutur Zulkifli.

“Jamaah harus disiplin terhadap aturan Arab Saudi, termasuk larangan mengambil foto atau video di tempat tertentu. Kesalahan ini bisa mengakibatkan sanksi hukum,” ungkap Zulkifli.

Dalam data yang disampaikan, total 5.972 calon haji Sumut telah tiba di Tanah Suci sejak pemberangkatan dimulai pada 21 April hingga 11 Mei 2026. Zulkifli juga mengingatkan para jamaah untuk tidak membawa barang melebihi ketentuan pemerintah, agar tidak mengganggu proses ibadah. “Kondisi fisik harus tetap dijaga, dan manfaatkan kesempatan musim haji sebaik mungkin,” katanya, mengingat durasi tunggu haji reguler semakin lama.

Kloter 17: 233 Jamaah dari Delapan Kabupaten

Kloter 17 Embarkasi Medan terdiri dari 233 jamaah haji, berasal dari delapan kabupaten/kota di Sumatera Utara. Daerah yang terlibat adalah Medan (202 orang), Deli Serdang (13), Serdang Bedagai (5), Padangsidempuan (2), Tapanuli Tengah (2), Labuhanbatu (1), Labuhanbatu Utara (1), dan Labuhanbatu Selatan (1). Selain itu, ada enam petugas kloter yang juga ikut dalam rombongan.

Dalam jumlah tersebut, satu jamaah dari Labuhanbatu bernama Rahmaini Daulay (nomor manifes 176) harus menunda keberangkatan karena alasan kesehatan. “Jangan sia-siakan kesempatan ini, mungkin ini kali terakhir Anda melaksanakan ibadah haji. Lakukan seluruh rangkaian dengan penuh keikhlasan dan disiplin,” pungkas Zulkifli.

Leave a Comment