Indonesia

Akademi adalah tiang penyangga dari sebuah klub – kata Ricky Nelson

Akademi Menjadi Fondasi Penting Klub, Kata Ricky Nelson

Akademi adalah tiang penyangga dari sebuah – Jakarta – Setelah Persija memperoleh penghargaan akademi terbaik Elite Pro Academy (EPA) di semua level kompetisi musim ini, Ricky Nelson, direktur akademi klub tersebut, mengungkapkan bahwa akademi memegang peran kunci dalam membangun keberhasilan tim. Penghargaan ini diraih setelah Macan Kemayoran memenangkan EPA Super League U20 setelah mengalahkan Malut United 1-0 dan juga menjadi finalis EPA U18 setelah kalah melalui adu penalti 2-3 di Lapangan Garudayaksa, Bekasi, Minggu.

“Akademi seharusnya dianggap sebagai investasi jangka panjang yang serius, sehingga kita tidak main-main dalam hal ini. Apresiasi hari ini bisa kita syukuri, tapi yang utama adalah memastikan akademi terus berjalan dan dianggap sebagai bagian penting dari masa depan klub,” ujar Ricky saat ditemui awak media, termasuk ANTARA, di Lapangan Garudayaksa Football Academy, Minggu.

Dalam kesempatan yang sama, Ricky menambahkan bahwa akademi adalah “tiang penyangga” yang mendukung keberhasilan klub. “Kalau akademinya bagus, klub juga akan menjadi bagus,” tambahnya.

Penghargaan Lain untuk Tim Muda Persija

Selain meraih gelar akademi terbaik, Persija juga menyumbangkan beberapa penghargaan kepada pelatih dan pemain. Furqon (Persija U20) dan Ferdiansyah (U18) masing-masing diakui sebagai pelatih terbaik, sementara Ahmad Mujadid menjadi top skor untuk EPA U20. Tim muda Macan Kemayoran juga memperoleh penghargaan fair play di EPA U16 dan EPA U18.

Metodologi Modern dalam Pembinaan

Dalam menjawab pertanyaan tentang rahasia kesuksesan akademi Persija musim ini, Ricky menyebutkan bahwa kolaborasi dengan pihak luar, termasuk dari Spanyol dan Swedia, membantu pengembangan metode pembinaan. “Kita terus mempelajari DNA terbaik untuk anak-anak kita, dan hingga kini pilihan kita cukup berhasil. Namun, masih ada PR untuk meningkatkan promosi pemain ke tim utama,” jelasnya.

Ricky menekankan bahwa keberhasilan tim muda akan terasa nyata jika ada pemain yang berkembang ke level senior. “Minimal tiga pemain muda harus dipromosikan setiap tahun, dengan target satu dari mereka debut di tim utama. Tahun ini kita bisa melihat debut Figo, Aditya Warman, dan Dia. Harapan kita adalah satu pemain lagi bisa tampil lawan Semen Padang (23 Mei) dan menyumbangkan keberhasilan baru,” tutur Ricky.

Leave a Comment