Internasional

Kemlu: Kru WNI korban pembajakan Somalia dalam kondisi baik

Kemlu: Kru WNI korban pembajakan Somalia dalam kondisi baik

Kemlu – Jakarta – Pemerintah Indonesia, melalui Kementerian Luar Negeri (Kemlu), menyatakan bahwa seluruh anggota kru Warga Negara Indonesia (WNI) yang terperangkap dalam peristiwa pembajakan kapal MT Honour 25 di Somalia masih dalam kondisi sehat. Kebutuhan logistik mereka terpenuhi, serta gaji tetap diberikan meski proses penyelesaian kasus sedang berlangsung.

Dalam pernyataan resmi yang diterbitkan di Jakarta, Senin, Kemlu menegaskan bahwa pihaknya bersama perwakilan Indonesia di luar negeri terus berkoordinasi dengan berbagai pihak, baik dalam maupun luar negeri, untuk menindaklanjuti insiden tersebut. Kementerian Perhubungan dan lembaga terkait juga telah melakukan komunikasi dengan keluarga para awak kapal, serta memastikan upaya perlindungan maksimal bagi WNI yang berada di luar negeri.

Proses Negosiasi Masih Berlangsung

Kemlu menuturkan bahwa negosiasi antara otoritas setempat, manajemen kru, dan pihak-pihak terkait di Somalia terus berjalan hingga saat ini. Pihak berwenang mengungkapkan bahwa kapal MT Honour 25 dibajak pada 22 April di perairan Hafun, Somalia, dengan total 16 awak kapal.

Komposisi kru meliputi empat anggota dari Warga Negara Indonesia (WNI), berasal dari Sulawesi Selatan, Jawa Barat, dan Jawa Tengah. Selain itu, ada sepuluh awak dari Pakistan, serta satu orang masing-masing dari India dan Myanmar. Sebelumnya, keluarga para korban mengajukan permintaan ke Pemerintah Indonesia dan Presiden Prabowo Subianto agar segera mengambil langkah untuk memastikan keselamatan para awak kapal.

“Kemlu dan perwakilan Indonesia terus berupaya memastikan perlindungan terbaik bagi WNI di luar negeri,”

sebut Kemlu dalam pernyataan resmi.

Leave a Comment