Kriminal kemarin, penangkapan begal hingga penusukan anggota PPSU
Operasi tiga hari mengungkap 16 pelaku begal
Kriminal kemarin – Dalam tiga hari berturut-turut, Tim khusus dari Polda Metro Jaya berhasil mengungkap 16 pelaku begal di berbagai daerah DKI Jakarta dan sekitarnya. Direktur Reserse Kriminal Umum, Kombes Pol Iman Imanuddin, menjelaskan bahwa kegiatan ini dilakukan untuk merespons kekhawatiran warga terhadap aksi pencurian dengan kekerasan yang sering terjadi di tempat umum.
“Operasi intensif ini dibentuk sebagai respons atas kekhawatiran masyarakat terkait maraknya kejahatan jalanan dengan kekerasan,” ujar Kombes Pol Iman Imanuddin.
Buletin tembus atap rumah di Ciracas
Di Jalan Nurul Hidayah, RT 02/RW 02, Kelurahan Kelapa Dua Wetan, Kecamatan Ciracas, sebuah kejadian mengejutkan terjadi saat peluru nyasar masuk ke dalam rumah kontrakan warga. Proyektil tersebut hampir mengenai seorang anak yang sedang belajar di ruang tamu.
“Peluru tersebut nyaris mengenai seorang anak yang sedang berada di ruang tamu,” kata sumber di lokasi kejadian.
Media sosial dimanfaatkan untuk pencegahan kriminal
Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya menggandeng pengguna platform digital untuk mempercepat pelaporan tindak kriminal. Langkah ini dilakukan dengan membuat ruang koordinasi interaktif melalui akun resmi polisi.
“Kami membuka akses informasi cepat untuk masyarakat agar dapat melaporkan kasus begal secara lebih efektif,” tambah Kombes Pol Iman Imanuddin.
Praperadilan Andrie Yunus digelar Kamis
Sidang praperadilan kasus dugaan penyiraman terhadap anggota KontraS, Andrie Yunus, akan dimulai pada Kamis (21/5) pagi. Hakim tunggal Suparna mengatakan sesi jawaban dijadwalkan pukul 09.00 WIB, kemudian dilanjutkan replik dan duplik sesuai jadwal persidangan.
Pelaku penusukan PPSU masih dalam penyelidikan
Polsek Matraman sedang mengejar tersangka penusukan terhadap anggota PPSU di Kelurahan Bidara Cina, Jakarta Timur, yang bernama Endri (52). Kepala Unit Reserse Kriminal Polsek Jatinegara, AKP Eko Bayu, menyampaikan bahwa investigasi masih berlangsung.
“Saat ini kami sedang melakukan upaya pencarian pelaku,” tutur AKP Eko Bayu.
