TelkomGroup: Kabel Laut Jayapura-PNG Buka Akses Konektivitas Global
Key Strategy – Dalam upaya memperkuat jaringan digital nasional, TelkomGroup menganggap Key Strategy sebagai fokus utama dalam membangun infrastruktur konektivitas yang merata. Proyek kabel laut Jayapura-PNG, yang baru saja diresmikan, menjadi bagian penting dari strategi tersebut. Proyek ini bertujuan memperluas akses ke internet global di wilayah timur Indonesia, termasuk Papua, yang sebelumnya masih terbatas. Dengan menghubungkan Jayapura dengan Papua Nugini (PNG), TelkomGroup berupaya mengatasi keterasingan digital yang menghambat pertumbuhan ekonomi dan kemajuan sosial daerah tersebut.
Pembukaan Akses Konektivitas Global
Direktur Utama TelkomGroup, Dian Siswarini, mengungkapkan bahwa proyek kabel laut ini memiliki dampak strategis dalam mendorong integrasi digital antar daerah dan meningkatkan kualitas layanan internet. “Key Strategy TelkomGroup menekankan pentingnya menghubungkan wilayah terpencil dengan jaringan global, dan proyek ini adalah langkah konkret untuk memenuhi visi tersebut,” katanya. Menurut Dian, proyek ini juga memperkuat posisi TelkomGroup sebagai pionir dalam pembangunan infrastruktur digital di Indonesia.
“Dengan pembukaan akses konektivitas global melalui kabel laut Jayapura-PNG, kami mengharapkan masyarakat di Papua dapat menikmati layanan internet yang lebih cepat dan stabil, serta mengakses informasi internasional secara lebih mudah,” tambah Dian Siswarini setelah meresmikan proyek ini.
Dian juga menegaskan bahwa TelkomGroup memainkan peran ganda sebagai pelaku bisnis dan agen pembangunan. “Key Strategy kami mencakup pembangunan infrastruktur yang merata, termasuk meningkatkan ketersediaan internet di wilayah timur Indonesia, yang selama ini menjadi fokus utama,” jelasnya. Proyek ini tidak hanya memperluas jaringan internasional, tetapi juga memperkuat ekosistem digital nasional.
Kabel Laut Pertama di Asia-Pasifik
Direktur Wholesale dan International Service TelkomGroup, Budi Satria Dharma Purba, mengatakan bahwa proyek kabel laut Pukpuk ini menjadi kabel lintas batas pertama di kawasan Asia-Pasifik. “Key Strategy TelkomGroup mencakup pengembangan jaringan yang mempercepat pertukaran informasi antar negara, dan ini adalah salah satu wujud keberhasilan strategi tersebut,” ujarnya. Kabel ini terhubung langsung ke jaringan PNG, membuka jalan untuk pertukaran data yang lebih efisien antara kedua negara.
“Landing station di Jayapura yang dikelola Telin menjadi titik kritis untuk mengalirkan kapasitas internet ke Kumul Telkom Holdings, yang merupakan pusat jaringan utama di PNG. Key Strategy ini juga memungkinkan pemanfaatan kabel internasional SEA-US secara lebih optimal,” terang Budi.
Budi menambahkan bahwa kabel laut ini telah selesai dibangun dan siap digunakan sejak akhir tahun lalu. “Kabel Pukpuk akan memberikan akses internet yang lebih cepat bagi masyarakat Papua, sekaligus mendorong ekspor digital dan pertukaran budaya dengan negara tetangga,” jelasnya. Proyek ini juga sejalan dengan kebijakan pemerintah untuk meningkatkan ketersediaan akses digital di seluruh wilayah Indonesia.
Dengan keberhasilan kabel laut Jayapura-PNG, TelkomGroup berharap mampu menyelesaikan target Key Strategy mereka dalam mengembangkan jaringan digital yang lebih inklusif. Proyek ini akan menjadi fondasi bagi pembangunan infrastruktur serupa di daerah lain, seperti Kupang, Manado, dan Batam, yang merupakan titik kabel laut nasional lainnya. Melalui Key Strategy ini, TelkomGroup berkomitmen untuk memastikan semua wilayah Indonesia dapat menikmati akses internet global secara merata.
