Bosch benahi aspek teknis Dewa United jelang laga keempat semifinal
Bosch benahi aspek teknis Dewa United – Pelatih tim Dewa United, Agusti Julbe Bosch, telah memulai upaya perbaikan aspek teknis dalam persiapan laga keempat semifinal IBL 2026. Dalam pertandingan ketiga yang berlangsung di Tangerang, Banten, tim berusaha mengurangi dampak dominasi Perrin Buford dari Pelita Jaya Jakarta, tetapi kalah dengan skor 1-2 masih menjadi tantangan.
“Kami merasa sedikit lebih baik dalam menghentikan Buford, meskipun lawan masih memiliki banyak pilihan,” ujar Bosch, Jumat (12/6), di Tangerang, Banten.
Pemain asing yang menjadi andalan Pelita Jaya ini terus menjadi ancaman utama, sehingga Bosch memutuskan untuk fokus pada peningkatan teknik pertahanan serta strategi pengaturan ruang.
Persiapan Strategis untuk Menghadapi Lawan
Kebutuhan untuk membenahi aspek teknis Dewa United menjadi lebih mendesak setelah kekalahan pertama dalam babak semifinal. Bosch menyadari bahwa kelemahan utama timnya terletak pada koordinasi pertahanan yang kurang optimal. Dalam laga kedua, tim justru memperlihatkan kemajuan signifikan dalam mengatur permainan, terutama pada bagian pengambilan keputusan saat tekanan besar. Namun, kegagalan dalam laga ketiga menunjukkan bahwa penyesuaian masih diperlukan.
“Kami memberikan terlalu banyak peluang tembakan dari luar garis tiga angka dan terkadang melakukan over-help yang tidak perlu. Ini jadi faktor penting yang harus dievaluasi segera,” jelas Bosch. Ia juga menyoroti pentingnya kekompakan tim dalam bergerak tanpa bola, karena lawan cenderung mengambil peluang saat pemain Dewa United terpisah dari formasi. Perbaikan pada aspek teknis Dewa United, menurut Bosch, akan menjadi kunci untuk menang pada pertandingan keempat.
Analisis Pertandingan dan Perubahan Pola Bermain
Dalam analisis pertandingan keempat, Bosch mengungkapkan bahwa Dewa United perlu meningkatkan kecepatan pergerakan serta komunikasi antar pemain. Pemain lokal seperti Andakara Prastawa, yang sempat menunjukkan performa apik, dinilai masih kesulitan memanfaatkan ruang yang terbuka saat pertahanan lawan fokus pada Buford. Dengan membenahi aspek teknis Dewa United, Bosch berharap tim bisa lebih efektif dalam membangun permainan dari awal hingga akhir.
Bosch juga menekankan pentingnya pengaturan waktu istirahat dan intensitas latihan. “Kami menghabiskan sebagian besar sesi latihan untuk memperbaiki gerakan dan koordinasi tim, terutama saat berhadapan dengan pemain yang memiliki keterampilan individu tinggi,” tambahnya. Selain itu, pelatih asal Belanda ini mengingatkan bahwa Dewa United harus menghindari kesalahan yang sama seperti di laga ketiga, terutama dalam pengambilan keputusan saat situasi berubah mendadak.
Kesiapan untuk Pertandingan Keempat
Laga keempat semifinal IBL 2026 akan berlangsung di Dewa United Arena, Sabtu mendatang. Ini menjadi kesempatan terakhir untuk menentukan siapa yang akan melangkah ke final. Bosch menegaskan bahwa perbaikan aspek teknis Dewa United sudah dijalankan secara serius, termasuk penyesuaian formasi dan penggunaan strategi pertahanan yang lebih fleksibel.
Tim Dewa United juga mulai menguji kekuatan pemain baru yang telah bergabung selama musim ini. “Kami percaya bahwa pengalaman dan penyesuaian teknis akan membantu kami menghadapi lawan yang lebih tangguh,” kata Bosch. Dengan persiapan yang matang, pelatih ini optimis bahwa timnya bisa memperoleh keunggulan dalam pertandingan keempat. Jika berhasil, Dewa United akan memperpanjang seri hingga laga kelima, yang akan menjadi penentu juara IBL 2026.
