Humaniora

Wamendikdasmen ajak Pemkab Bungo tingkatkan APK kurangi ATS lewat PJJ

1000229856
Foto : Daniel Moore - beritaturah.com
Table of Contents
  1. Fajar Riza Ul Haq Dorong Bungo Perbaiki Angka Partisipasi Pendidikan
  2. Related Reading
  3. Frequently Asked Questions

Fajar Riza Ul Haq Dorong Bungo Perbaiki Angka Partisipasi Pendidikan

Beritaturah.com – Jakarta — Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Fajar Riza Ul Haq, menyampaikan ajakan kepada Pemerintah Kabupaten Bungo di Provinsi Jambi agar lebih giat meningkatkan Angka Partisipasi Kasar (APK). Langkah ini bertujuan untuk menekan jumlah Anak Tidak Sekolah (ATS) di wilayah tersebut.

Menurut Fajar, upaya ini merupakan tanggung jawab bersama, khususnya bagi pemerintah daerah. Tujuannya agar generasi muda Bungo berusia 16 hingga 18 tahun memiliki kesempatan melanjutkan studi ke jenjang SMA, Madrasah Aliyah, atau lembaga sederajat.

Ini menjadi tugas kita semua, terutama pemerintah daerah, untuk menaikkan Angka Partisipasi Kasar (APK) agar putra-putri kita di Bungo yang berusia 16 sampai 18 tahun bisa melanjutkan ke jenjang SMA, Madrasah Aliyah, atau sederajat.

Data dan Strategi Pengentasan ATS

Fajar menyoroti temuan bahwa proporsi penduduk usia sekolah menengah yang berhasil menyelesaikan pendidikan SMA baru mencapai satu dari tiga orang. Angka APK saat ini masih berkisar pada level 67 persen.

Sebagai respons konkret, pihaknya mendorong program pengentasan ATS yang secara nasional mencakup sekitar 4 juta jiwa. Pendekatan ini mengaktifkan seluruh jalur pendidikan, baik formal maupun non-formal, agar anak-anak yang sebelumnya belum terjangkau sistem pendidikan dapat kembali bergabung.

Fokus utama diberikan pada tiga kelompok ATS, yaitu anak yang belum pernah bersekolah, mereka yang tidak melanjutkan jenjang pendidikan, serta siswa putus sekolah.

Inovasi Pendidikan Jarak Jauh

Salah satu terobosan yang dipromosikan adalah program Pendidikan Jarak Jauh (PJJ) tingkat SMA. Layanan ini menawarkan sistem pembelajaran 100 persen tanpa tatap muka langsung. Program ini dirancang untuk siswa yang menghadapi kendala geografis, sosial, maupun ekonomi, namun tetap mempertahankan standar mutu melalui kolaborasi dengan Universitas Terbuka (UT).

PJJ ini adalah inovasi layanan pendidikan formal untuk tingkat SMA yang 100 persen tidak pakai tatap muka. Ijazahnya sama dengan SMA pada umumnya, dan kami tegaskan alumni PJJ bisa melanjutkan ke perguruan tinggi mana pun.

Peran Sektor Swasta

Dalam menghadapi berbagai tantangan pendidikan, Fajar menekankan bahwa keberhasilan program sangat bergantung pada sinergi antara pemerintah dan sektor swasta. Ia mengingatkan bahwa 60 persen sekolah di Indonesia dikelola oleh pihak swasta, sehingga kehadiran mereka harus dianggap sebagai mitra strategis, bukan pesaing.

Menutup pernyataannya, Fajar menegaskan bahwa semangat kemitraan dan kolaborasi sedang dikembangkan secara intensif. Pemerintah tidak boleh meminggirkan peran masyarakat dalam menyelenggarakan pendidikan.

Frequently Asked Questions

What is Wamendikdasmen ajak Pemkab Bungo tingkatkan APK kurangi?

Wamendikdasmen ajak Pemkab Bungo tingkatkan APK kurangi is the main topic of this guide. The article explains the context, practical details, and next steps readers should understand.

Why does Wamendikdasmen ajak Pemkab Bungo tingkatkan APK kurangi matter?

Wamendikdasmen ajak Pemkab Bungo tingkatkan APK kurangi matters because readers are looking for a useful answer, not just a short summary. Good content should match search intent and help them decide what to do next.

Leave a Comment