Rayhan Hannan Antusias Kembali Dicall Timnas Senior Indonesia
Visit Agenda – Jakarta – Rayhan Hannan, salah satu pemain muda Persija Jakarta, mengungkapkan kegembiraannya setelah kembali dipanggil ke skuad Timnas Indonesia senior. Pemanggilan ini menjadi momen penting dalam kariernya, karena akan menghadirkan dua pertandingan yang berlangsung pada Jumat (5/6) dan Selasa (9/6) di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta. Bagi Hannan, ini bukan sekadar kesempatan bermain, tetapi juga peluang untuk menambahkan catatan prestasi di bawah jersey Garuda, terutama dalam ajang Kejuaraan ASEAN 2024 atau Piala AFF 2024.
Momen Pemanggilan yang Dinanti
Kehadiran Hannan di Timnas senior kali ini dianggap sebagai bagian dari Visit Agenda dalam pembentukan tim yang kompetitif. Pemain berusia 22 tahun tersebut mengungkapkan rasa senangnya dengan menyatakan, “Visit Agenda ini adalah pengalaman baru bagi saya. Apalagi, ini pertama kalinya saya bermain di level senior dengan banyak pemain asing, jadi saya merasa banyak yang bisa dipelajari dari mereka,” kata Hannan saat ditemui awak media di Stadion Madya Gelora Bung Karno, Jakarta, Senin.
Sebelumnya, Hannan telah menunjukkan performa yang menjanjikan di level klub. Dalam 10 pertandingan terakhir sejak Maret, ia sering menjadi pilar utama Persija Jakarta. Meski sempat mengalami kesulitan memperoleh starting spot, usaha konsisten Hannan akhirnya membuahkan hasil. Dalam periode tersebut, pemain ini mencatatkan tiga gol dan satu assist, menunjukkan kompetensi teknis serta kepercayaan diri yang semakin tumbuh.
Strategi Pelatih dan Harapan Tinggi
Pelatih Timnas Indonesia, Bima Sakti, menjelaskan bahwa Hannan dipilih karena memiliki potensi yang sesuai dengan kebutuhan tim. “Karakteristiknya memang cocok untuk beberapa aspek teknis dan taktis, dan Visit Agenda ini akan menjadi pengujian pertama baginya di level senior,” ujarnya. Bima menekankan bahwa pihaknya ingin Hannan terus berkembang, terutama saat menghadapi lawan-lawan internasional yang berkualitas.
Dalam Visit Agenda kali ini, Hannan akan berhadapan dengan para pemain asing seperti Elkan Baggott, Justin Hubner, dan Kevin Diks. Ini adalah tantangan besar bagi pemain yang masih dalam tahap penyesuaian. Namun, Hannan yakin ia bisa beradaptasi. “Saya sudah siap menghadapi Visit Agenda ini. Kepercayaan yang diberikan pelatih dan rekan satu tim adalah motivasi utama,” tambahnya.
Masih dalam Visit Agenda ini, Hannan berharap bisa memperlihatkan kemampuannya secara maksimal. Ia juga berambisi untuk terus meningkatkan performa, sehingga bisa menjadi andalan Timnas Indonesia di masa depan. “Saya ingin memberikan kontribusi yang lebih besar, bukan hanya dalam Visit Agenda kali ini, tetapi juga dalam pertandingan-pertandingan berikutnya,” ujarnya dengan penuh semangat.
Menurut Bima Sakti, Visit Agenda ini juga menjadi bagian dari strategi memperkuat kekuatan Timnas. “Kami menginginkan pemain seperti Rayhan Hannan yang mampu mengimbangi pemain internasional, dan Visit Agenda ini akan menjadi langkah awal menuju tujuan tersebut,” jelas pelatih yang dikenal dengan pendekatannya yang menekankan pengembangan pemain muda.
Kehadiran Hannan di Timnas senior menandai proses pematangan dirinya sebagai pemain sepak bola. Ia mengakui bahwa perjalanan dari level junior ke senior tidak mudah, tetapi ia bersyukur karena sudah berhasil mencapai tahap ini. “Saya berterima kasih atas Visit Agenda yang diberikan, karena ini bukan hanya untuk diri saya, tetapi juga untuk pendukung dan klub yang sudah memberikan kesempatan,” katanya.
