Kriminal kemarin, dugaan hipnotis pelajar hingga perampokan di Jakbar
Kriminal kemarin – Jakarta menjadi saksi bisu sejumlah kasus kriminal pada Senin (25/5), mulai dari aksi hipnotis terhadap pelajar hingga kejadian perampokan di Palmerah, Jakarta Barat. Berikut rangkuman laporan terkini:
Perampokan di Palmerah
Polisi menangkap tiga orang pelaku perampokan di kawasan Palmerah, Jakbar. Mereka melakukan aksi dengan mengaku sebagai anggota kepolisian.
“Kami berhasil mengamankan tiga pelaku yang menggunakan modus mengaku sebagai Polri untuk menipu korban,” kata petugas.
Kasus hipnotis di Tambora
Dua pria berinisial AS dan AP ditangkap atas dugaan menghipnotis siswa di Tambora, Jakbar. Keduanya diduga menipu korban untuk mencuri barang berharga.
Klarifikasi kecelakaan di Tambora
Kepolisian menyatakan insiden di Tambora tidak merupakan aksi pembegalan, melainkan kecelakaan lalu lintas. Masyarakat diminta waspada terhadap berita viral di media sosial.
“Unggahan yang menyebut kejadian di depan mall sebagai korban pembegalan adalah tidak benar,” tutur petugas.
Massa diamuk pria di Tangsel
Satu pria berinisial AFE alias Reno (23) ditangkap setelah dibebaskan oleh massa di Tangsel. Ia diduga mabuk dan melakukan tindakan kekerasan terhadap anak.
Kasus curanmor dengan modus peran aktif
Seorang pria berinisial AR (27) ditangkap karena mencuri motor milik majikannya. Pelaku berpura-pura menjadi karyawan warung pecel lele untuk menjalankan aksinya.
