Wisata Ramah Muslim Jadi Peluang Strategis bagi Industri Perjalanan Indonesia
Beritaturah.com – Perkembangan kebutuhan wisatawan Muslim membuka ruang pertumbuhan yang semakin besar bagi pelaku pariwisata Indonesia. Layanan perjalanan kini tidak cukup hanya menawarkan tujuan menarik dan harga kompetitif, tetapi juga perlu memberi kepastian mengenai kenyamanan, keamanan, akses fasilitas ibadah, serta pilihan makanan halal sepanjang perjalanan.
Ketua Umum Asosiasi Travel Agent Indonesia (ASTINDO) Pauline Suharno menilai Indonesia memiliki posisi yang kuat dalam ekosistem wisata ramah Muslim. Posisi tersebut tidak hanya terkait peran Indonesia sebagai negara tujuan, melainkan juga sebagai pasar wisatawan yang ingin bepergian ke berbagai negara.
“Indonesia memiliki potensi besar dalam ekosistem wisata ramah muslim, baik sebagai negara tujuan maupun sebagai pasar wisatawan yang ingin menjelajahi dunia. Tantangannya bukan hanya menyediakan paket wisata, tetapi juga memastikan wisatawan mendapatkan informasi yang tepat, pilihan layanan yang sesuai, serta rasa aman dan nyaman selama perjalanan,” kata Pauline Suharno.
Pasar Global Terus Bertumbuh
Kebutuhan perjalanan yang selaras dengan preferensi wisatawan Muslim semakin terlihat sebagai peluang global. Dalam Mastercard-CrescentRating Global Muslim Travel Index 2026, jumlah pelancong Muslim internasional tercatat sekitar 196 juta orang pada 2025. Jumlah itu meningkat 11,3 persen dibandingkan tahun sebelumnya dan diproyeksikan mencapai 262 juta wisatawan pada 2030.
Angka tersebut menggambarkan besarnya pasar yang dapat dijangkau oleh agen perjalanan, maskapai, pengelola akomodasi, penyedia transportasi, hingga pengelola destinasi. Wisata ramah Muslim pun semakin relevan sebagai pendekatan layanan yang inklusif, bukan sekadar kategori perjalanan yang terbatas bagi kelompok tertentu.
Dalam indeks yang sama, Indonesia menempati posisi kedua bersama Turkiye dan Arab Saudi sebagai salah satu destinasi ramah Muslim terkemuka di dunia. Peringkat ini menjadi modal penting bagi industri nasional untuk memperkuat kualitas layanan dan memperluas pilihan perjalanan yang sesuai dengan kebutuhan wisatawan.
Informasi yang Jelas Menjadi Bagian Penting Perjalanan
Fasilitas halal dan tempat ibadah merupakan unsur penting, tetapi pengalaman wisatawan tidak berhenti di sana. Kemudahan menemukan informasi, rasa aman selama berada di perjalanan, akses terhadap layanan yang dibutuhkan, pengalaman lokal yang autentik, serta pemanfaatan teknologi turut memengaruhi keputusan wisatawan dalam memilih tujuan dan paket perjalanan.
Bagi wisatawan, perencanaan yang lebih terarah dapat membantu mengurangi ketidakpastian sebelum keberangkatan. Informasi mengenai pilihan kuliner halal, lokasi fasilitas ibadah, kondisi perjalanan, dan dukungan selama berada di destinasi dapat menjadi pertimbangan utama, terutama untuk perjalanan ke luar negeri atau ke wilayah yang belum dikenal.
Peran tenaga profesional di bidang perjalanan juga menjadi penting dalam proses tersebut. Pendampingan dari pihak yang memahami kebutuhan pelanggan dapat membantu wisatawan memilih rute, akomodasi, dan layanan yang lebih sesuai dengan karakter perjalanan masing-masing. Pendekatan ini memungkinkan perjalanan dirancang dengan lebih nyaman tanpa mengabaikan tujuan utama wisatawan untuk menikmati destinasi.
AMTF 2026 Hadirkan Pilihan Paket Perjalanan
Berbagai paket wisata ramah Muslim akan ditampilkan dalam ASTINDO Muslim Friendly Travel Fair atau AMTF 2026. Pameran perjalanan ini dijadwalkan berlangsung pada 16 hingga 18 Oktober 2026 di Mal Kota Kasablanka, Jakarta.
Ajang tersebut mengusung tema “Go with Comfort – Reach Your Destination”. Melalui pilihan perjalanan yang tersedia serta keterlibatan mitra industri, kegiatan ini diharapkan dapat mendekatkan konsep wisata ramah Muslim kepada masyarakat Indonesia.
Selain menjadi tempat untuk melihat berbagai penawaran perjalanan, pameran semacam ini dapat membantu calon wisatawan membandingkan kebutuhan mereka secara lebih praktis. Pertimbangan seperti makanan halal, fasilitas salat, kenyamanan akomodasi, dan dukungan selama perjalanan dapat dibahas sejak tahap perencanaan.
“Go with Comfort – Reach Your Destination”
Mendorong Pariwisata yang Berkelanjutan
Pengembangan wisata ramah Muslim juga berkaitan dengan daya saing industri pariwisata secara lebih luas. Ketika penyedia jasa mampu membangun layanan yang jelas, mudah diakses, dan sesuai kebutuhan pelanggan, kepercayaan wisatawan berpotensi tumbuh. Hal ini penting bagi industri yang terus berupaya menghadirkan pengalaman perjalanan yang relevan bagi beragam segmen pasar.
Bagi masyarakat yang sedang merencanakan liburan, perjalanan keluarga, maupun kunjungan ke luar negeri, kebutuhan dasar seperti ketersediaan kuliner halal dan sarana ibadah dapat menjadi bagian dari persiapan sejak awal. Dengan informasi yang lebih lengkap, wisatawan dapat menentukan pilihan dengan lebih percaya diri dan menikmati perjalanan dengan rasa nyaman.
Potensi besar pasar wisatawan Muslim menunjukkan bahwa layanan yang peka terhadap kebutuhan perjalanan bukan hanya bernilai bagi pelanggan, tetapi juga dapat mendukung pertumbuhan sektor pariwisata yang kompetitif dan berkelanjutan. Indonesia memiliki peluang untuk terus memperkuat perannya, baik sebagai destinasi yang ramah bagi wisatawan Muslim maupun sebagai basis pasar bagi perjalanan internasional.
Related Reading
Frequently Asked Questions
What is ASTINDO soroti pentingnya garap peluang wisata?
ASTINDO soroti pentingnya garap peluang wisata is the main topic of this guide. The article explains the context, practical details, and next steps readers should understand.
Why does ASTINDO soroti pentingnya garap peluang wisata matter?
ASTINDO soroti pentingnya garap peluang wisata matters because readers are looking for a useful answer, not just a short summary. Good content should match search intent and help them decide what to do next.

