Lintas Kota

Perkuat ketahanan pangan, Pemkot Jaktim panen 10 ton padi

Foto : Nancy Taylor - beritaturah.com
Table of Contents
  1. Perkuat Ketahanan Pangan Pemkot Jaktim: Panen 10 Ton Padi dari Lahan Perkotaan
  2. Related Reading

Perkuat Ketahanan Pangan Pemkot Jaktim: Panen 10 Ton Padi dari Lahan Perkotaan

Beritaturah.com – Kota Jakarta Timur kembali membuktikan komitmennya dalam perkuat ketahanan pangan Pemkot Jaktim melalui kegiatan panen padi yang sukses dilaksanakan di Kawasan Urban Farming Bali Lestari. Lokasi yang berada di Kampung Bali, Gang Buntu, RT 001/RW 05, Cakung ini telah menghasilkan sekitar 10 ton gabah dari lahan seluas 2,5 hektare. Padi yang dipanen menggunakan varietas Ciherang yang dikenal memiliki kualitas baik dan tahan terhadap hama. Seluruh proses penanaman telah berlangsung selama kurang lebih tiga bulan sebelum akhirnya panen dilakukan dengan penuh sukacita oleh seluruh pihak yang terlibat.

Optimalisasi Lahan Perkotaan untuk Pertanian Berkelanjutan

Wali Kota Jakarta Timur, Munjirin, menyampaikan rasa syukur yang mendalam atas keberhasilan panen kali ini. Ia menjelaskan bahwa program pertanian perkotaan ini tidak hanya mendukung ketahanan pangan, tetapi juga mendorong pemanfaatan lahan tidur dan pekarangan warga untuk kegiatan pertanian produktif. Melalui pendekatan ini, masyarakat diajak untuk lebih mandiri dalam memenuhi kebutuhan pangan sehari-hari.

Alhamdulillah, setelah sekitar tiga bulan, kita bisa melaksanakan panen padi. Lahan padi sekitar 2,5 hektare dan diperkirakan menghasilkan sekitar 10 ton gabah.

Menurut Munjirin, penanaman padi di lokasi tersebut dimulai sekitar tiga bulan lalu dengan melibatkan masyarakat serta kelompok tani setempat. Selain lahan padi seluas 2,5 hektare, terdapat juga 1 hektare lahan yang dikelola untuk tanaman jagung. Hal ini menunjukkan bahwa pemanfaatan lahan di Jakarta Timur sudah dilakukan secara komprehensif untuk berbagai jenis tanaman pangan.

Hasil Panen Jagung dan Apresiasi untuk Kelompok Tani

Kelompok tani setempat juga telah berhasil memanen jagung yang merupakan maskot pakan ternak dengan hasil mencapai 2,5 ton. Munjirin menilai keberhasilan panen ini membuktikan bahwa lahan perkotaan tetap dapat dimanfaatkan secara optimal untuk mendukung ketersediaan pangan masyarakat. Model pertanian perkotaan ini sejalan dengan harapan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dalam menjaga keseimbangan pangan di tengah masyarakat.

Ia memberikan apresiasi kepada Kelompok Tani Bali Lestari atas pengelolaan lahan yang baik. Perkuat ketahanan pangan Pemkot Jaktim melalui program ini juga memberikan dampak positif terhadap ekonomi lokal, karena hasil panen dapat dipasarkan atau dimanfaatkan langsung oleh masyarakat sekitar.

Kami dari Pemerintah Kota Jakarta Timur terus mengimbau masyarakat untuk memanfaatkan pekarangan atau lahan yang ada di sekitarnya agar ditanami tanaman pangan yang bermanfaat dan dapat dikonsumsi masyarakat.

Dukungan dan Rencana Selanjutnya

Ketua Kelompok Tani Bali Lestari, Sulis, mengucapkan terima kasih atas dukungan Pemkot Jakarta Timur serta jajaran Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK). Hal ini memungkinkan musim tanam pertama menghasilkan padi dan jagung secara maksimal. Sulis juga menyampaikan bahwa mereka akan terus meningkatkan kualitas pengelolaan lahan untuk hasil yang lebih baik di masa depan.

Insya Allah, kami terus semangat menanam dan memberikan kontribusi bagi ketahanan pangan.

Sulis menambahkan bahwa hasil panen padi akan dipasarkan, sementara hasil panen jagung telah dimanfaatkan sebagai pakan ternak. Kegiatan panen tersebut dihadiri oleh jajaran Pemerintah Kota Jakarta Timur, pengurus PKK, perangkat Kelurahan Ujung Menteng, serta masyarakat dan kelompok tani setempat. Dengan keberhasilan ini, Pemkot Jakarta Timur berencana untuk memperluas program urban farming ke berbagai wilayah lainnya di kota ini.

FAQ: Pertanyaan Umum tentang Program Urban Farming Jaktim

Berapa luas total lahan yang digunakan untuk program urban farming di Kampung Bali? Total lahan yang digunakan mencapai 3,5 hektare, terdiri dari 2,5 hektare untuk padi dan 1 hektare untuk jagung.

Berapa lama proses penanaman padi hingga panen? Proses penanaman berlangsung selama kurang lebih tiga bulan sebelum akhirnya panen dilakukan.

Apa varietas padi yang digunakan dalam program ini? Padi yang ditanam menggunakan varietas Ciherang yang dikenal memiliki kualitas baik dan tahan terhadap hama.

Bagaimana hasil panen akan didistribusikan? Hasil panen padi akan dipasarkan, sementara hasil panen jagung telah dimanfaatkan sebagai pakan ternak oleh masyarakat setempat.

Apakah program ini akan diperluas ke wilayah lain? Ya, Pemkot Jakarta Timur berencana untuk memperluas program urban farming ke berbagai wilayah lainnya di kota ini untuk perkuat ketahanan pangan Pemkot Jaktim.

Leave a Comment