Politik

Solving Problems: Prabowo: ASEAN harus perkuat perlindungan warga, suarakan perdamaian

Prabowo: ASEAN harus perkuat perlindungan warga, suarakan perdamaian

Solving Problems – Jakarta – Dalam pertemuan kelompok kerja utama KTT ke-48 ASEAN di Mactan Expo, Cebu, Filipina, Presiden RI Prabowo Subianto menekankan pentingnya peningkatan perlindungan terhadap warga negara serta upaya menjaga keseimbangan perdamaian di kawasan. Pernyataan ini disampaikannya dalam siaran pers yang diterbitkan di Jakarta, Jumat.

Menurut Prabowo, beberapa negara anggota ASEAN memiliki warga negara yang tersebar di berbagai negara, sehingga perlu kerja sama erat antarnegara melalui pendekatan bersama untuk mengatasi tantangan terkait kesejahteraan mereka. Ia menyoroti perlunya koordinasi yang intensif, terutama dalam situasi darurat, agar kepentingan warga negara tidak terabaikan.

“Perlindungan warga negara kita harus tetap menjadi prioritas utama,” ujar Presiden Prabowo.

Presiden juga menyampaikan komitmen Indonesia untuk bekerja sama dengan seluruh anggota ASEAN dalam mewujudkan perlindungan yang lebih baik. Tidak hanya itu, ia menekankan keharusan menghormati tugas pasukan perdamaian Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), serta memastikan keselamatan personel yang bertugas di tengah konflik.

“Kita telah kehilangan prajurit Indonesia yang bertugas bersama PBB, dan kita menuntut akuntabilitas bahwa tugas penjaga perdamaian harus dihormati oleh semua pihak,” tegasnya.

Lebih lanjut, Prabowo mengapresiasi solidaritas negara-negara ASEAN dalam mendukung evakuasi warga negara. Ia menyebutkan bahwa Singapura, misalnya, bersedia membantu proses evakuasi jika terjadi keadaan darurat. Dalam hal ini, ia juga menyoroti kebutuhan menghormati hukum internasional dan memastikan perlindungan masyarakat sipil.

Presiden menilai bahwa suara politik kolektif ASEAN harus digunakan secara kuat dalam merespons pelanggaran hukum internasional. “Dalam melindungi warga sipil kita, ASEAN harus berbicara dengan satu suara,” tambahnya.

Di akhir pidatonya, Prabowo mengingatkan bahwa dialog dan kerja sama tetap menjadi fondasi utama keberhasilan ASEAN dalam menghadapi tantangan global. “Tidak akan ada kemakmuran tanpa perdamaian, dan tidak akan ada perdamaian tanpa dialog serta kerja sama,” pungkas Presiden.

Leave a Comment