Rilis Pers

Key Discussion: Gelar RUPST TB 2025, WIKA Fokus Perkuat Fundamental dan Likuiditas

Key Discussion: WIKA Perkuat Fundamental dan Likuiditas Melalui RUPST TB 2025

Key Discussion – Dalam upaya memastikan keberlanjutan usaha di tengah tantangan pasar, PT Wijaya Karya (Persero) Tbk (WIKA) menggelar Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) Tahun Buku (TB) 2025 pada Senin, 11 Mei 2025, di WIKA Tower 2, Jakarta Timur. Kegiatan ini menjadi bagian dari Key Discussion yang terus dilakukan perusahaan untuk memperkuat fondasi keuangan dan likuiditas. Acara dihadiri oleh pemegang saham, Dewan Komisaris, Direksi, serta pihak-pihak terkait lainnya, yang berperan aktif dalam meninjau strategi strategis yang diusulkan.

Tantangan Pasar Konstruksi Nasional

Kondisi pasar industri konstruksi nasional di tahun 2025 memicu berbagai tantangan bagi WIKA. Key Discussion dalam RUPST membahas perlahan memburuknya sektor konstruksi, yang berdampak pada volume kontrak baru, penjualan, dan penerimaan kas. Meski demikian, perusahaan tetap berupaya meminimalkan risiko melalui perubahan struktur organisasi dan penyelarasan kebijakan keuangan. Perwakilan dari pihak keuangan juga menyoroti kebutuhan adaptasi terhadap fluktuasi ekonomi.

Strategi Peningkatan Likuiditas dan Kinerja

Key Discussion di RUPST TB 2025 berfokus pada tiga pilar utama: restrukturisasi modal, optimisasi kewajiban, dan percepatan arus kas. Pemegang saham menyetujui rencana tersebut sebagai upaya mengurangi utang usaha dan berbunga. Perusahaan juga mengoptimalkan proses penagihan untuk mengembalikan dana yang terlambat masuk. Direksi menekankan bahwa strategi ini bertujuan meningkatkan kestabilan finansial, sekaligus memperkuat fondasi bisnis untuk jangka panjang.

Capaian Penurunan Utang dan Peningkatan Profit

Dalam periode tahun buku 2025, WIKA mencatatkan pencapaian signifikan dalam perbaikan kesehatan keuangan. Gross Profit Margin (GPM) meningkat menjadi 8,5% dibandingkan 7,9% di tahun sebelumnya, menunjukkan efisiensi operasional yang lebih baik. Selain itu, nilai utang usaha berhasil diturunkan sebesar Rp1,79 triliun, utang berbunga berkurang Rp2,08 triliun, dan piutang dikelola secara lebih ketat hingga mencapai Rp4,58 triliun. Key Discussion juga menyoroti realisasi kontrak baru sebesar Rp17,46 triliun serta kontrak yang sedang dijalankan mencapai Rp50,55 triliun.

Agenda RUPST untuk Penguatan Tata Kelola

RUPST TB 2025 menyetujui delapan agenda utama yang mencakup laporan keuangan konsolidasian, rencana pendanaan untuk usaha mikro dan kecil (UMK), serta perubahan struktur organisasi. Key Discussion dalam sesi ini menekankan pentingnya transparansi dan akuntabilitas dalam pengambilan keputusan. Dewan Komisaris dan Direksi juga membahas kinerja tahunan serta rencana pengembangan bisnis di masa depan. Selain itu, penggunaan dana dari Penawaran Umum melalui PMHMETD II dan PMN telah direalisasikan secara optimal.

Perubahan Struktur dan Pemimpin Baru

Sebagai bagian dari Key Discussion, RUPST TB 2025 menyetujui perubahan susunan Dewan Komisaris dan Direksi. Perubahan ini bertujuan meningkatkan efektivitas pengelolaan bisnis dan memperkuat kebijakan keuangan. Susunan Dewan Komisaris meliputi Komisaris Utama Apri Artoto, Komisaris Independen Suryo Hapsoro Tri Utomo, Adityawarman, dan Harris Arthur Hedar, serta Komisaris Suwarta. Direksi diisi oleh I Ketut Pasek Senjaya Putra sebagai Direktur Utama, Hadjar Seti Adji (Manajemen SDM dan Transformasi), Hananto Aji (Operasi I), Sonny Setyadhy (Operasi II), Vera Kirana (Manajemen Risiko dan Legal), serta Mulyadi sebagai Direktur Keuangan.

Peluang Masa Depan dan Fokus Transformasi

Dalam Key Discussion RUPST TB 2025, WIKA menggarisbawahi pentingnya transformasi digital dan keberlanjutan lingkungan dalam rencana jangka panjang. Perusahaan berkomitmen untuk mengembangkan inovasi dalam bidang konstruksi, terutama dalam penggunaan teknologi untuk meningkatkan efisiensi. Selain itu, Key Discussion juga menyoroti divestasi aset non-core sebagai langkah strategis untuk memperkuat likuiditas. Dengan pendekatan yang terukur dan berbasis data, WIKA berharap mampu membangun fondasi bisnis yang lebih kuat.

Pemegang saham menyetujui rencana strategis yang diperkenalkan dalam Key Discussion RUPST TB 2025. Perubahan struktur organisasi dan rencana pendanaan dirasa menjadi elemen penting dalam mencapai pertumbuhan yang stabil. Dengan tiga pilar utama, yaitu restrukturisasi modal, manajemen piutang, dan pengelolaan aset, WIKA berupaya menjaga keseimbangan antara pertumbuhan dan konservasi dana. Key Discussion ini membantu memastikan bahwa perusahaan tetap relevan dan kompetitif di tengah dinamika pasar yang terus berubah.

Leave a Comment