Tema Utama dan Isi Ajang
Topics Covered menjadi fokus utama pada penyelenggaraan WATERTECH CHINA 2026, yang akan berlangsung pada 9–11 Juni 2026 di National Exhibition and Convention Center. Ajang ini diselenggarakan oleh Herui Group dan menawarkan wawasan mendalam tentang transformasi sektor pengolahan air global menuju sistem yang lebih cerdas, ramah lingkungan, dan efisien. Sebagai bagian dari rangkaian acara, kegiatan ini akan mencakup 28 sektor hilir, menjadikannya salah satu platform B2B terkemuka untuk menggali solusi inovatif, mengikuti tren pasar, serta membangun kemitraan internasional dalam industri pengolahan air. Dengan area pameran mencapai 180.000 meter persegi dan menghadirkan lebih dari 2.500 peserta, acara ini diharapkan menarik lebih dari 100.000 pengunjung profesional dari 175 negara dan wilayah.
Dua Forum Strategis yang Dibuka untuk Peserta
WATERTECH CHINA 2026 akan menyajikan dua forum strategis yang menjadi bagian integral dari Topics Covered. Forum pertama, Digital Water Innovation Summit, akan mengupas pemanfaatan teknologi AI, digital twin, 5G, dan IoT dalam mempercepat transformasi pengolahan air di sektor perkotaan dan industri. Diskusi ini akan fokus pada penggunaan teknologi digital untuk meningkatkan pemantauan, efisiensi operasional, serta pengambilan keputusan berbasis data. Sementara itu, 9th Industrial Water Leaders Forum (IWLF) yang diadakan pada 9 Juni akan menjadi ruang diskusi bagi para ahli dan pemain industri untuk menyelami tren kebijakan, perkembangan pasar, serta solusi pengolahan air di sektor-sektor dengan konsumsi air tinggi seperti petroleum dan kimia.
Teknologi dan Solusi yang Dibahas
Dalam konteks Topics Covered, IWLF akan mengulas teknologi membran, proses oksidasi lanjutan, serta solusi pengolahan air rendah karbon. Selain itu, forum ini akan membahas strategi pemulihan sumber daya air, termasuk cara mengelola air limbah dan air bersih secara lebih berkelanjutan. Kemitraan dengan Global Water Intelligence (GWI) dan Ecolab memberikan wawasan mendalam mengenai perkembangan teknologi terkini. Acara ini juga akan menampilkan lebih dari 20 zona tematik inovatif, seperti Digital Water Pavilion dan Filtration & Separation Zone, yang dirancang untuk memperlihatkan tren terbaru dan praktik terbaik dalam industri pengolahan air.
Strategi untuk meningkatkan partisipasi internasional juga menjadi bagian dari Topics Covered. PROGRAM MATCHMAKING, technical roadshow, dan pertemuan B2B terkurasi akan memudahkan peserta dari luar negeri dalam berinteraksi dengan penyedia solusi dan pengambil keputusan proyek. Layanan visa serta surat undangan khusus juga tersedia untuk memastikan akses yang mudah bagi delegasi asing. Dengan peningkatan komunikasi dan kolaborasi antar negara, acara ini diharapkan menjadi wadah utama untuk mempercepat proses praregistrasi global sebelum pameran dimulai.
Proses praregistrasi telah dibuka melalui situs resmi, memberikan kesempatan bagi praktisi pengolahan air untuk memperoleh teknologi terkini, wawasan pasar, serta peluang bisnis global. Dengan mengikuti Topics Covered, peserta dapat mengantisipasi kebutuhan industri, memperkaya pengetahuan tentang inovasi teknologi, dan membangun jaringan yang berkelanjutan. Ajang ini tidak hanya menawarkan pengalaman eksplorasi teknologi, tetapi juga memperkuat posisi Tiongkok sebagai pusat kegiatan industri air di Asia.
WATERTECH CHINA 2026 diharapkan menjadi ajang yang mendorong integrasi teknologi dan kebijakan dalam sektor pengolahan air. Topics Covered akan mencakup berbagai topik strategis, termasuk peran teknologi digital dalam menghadapi tantangan lingkungan, efisiensi sumber daya air, dan keberlanjutan sistem pengolahan. Dengan kontribusi dari pelaku industri global dan inovator teknologi, acara ini diharapkan memberikan dampak signifikan dalam menggerakkan transformasi sektor air di tingkat internasional.
“WATERTECH CHINA 2026 tidak hanya menjadi platform untuk memperkenalkan teknologi terbaru, tetapi juga membuka peluang kolaborasi yang luas melalui Topics Covered,” kata salah satu delegasi. “Ini adalah langkah penting menuju ekosistem air yang lebih inovatif dan global.”
