Juara Empat Kali Swiatek Tersingkir dari Roland Garros
Topics Covered – Jakarta – Iga Swiatek, yang pernah meraih empat gelar Roland Garros, harus mengakhiri perjalanannya di babak keempat French Open 2026 setelah kalah dari petenis Ukraina Marta Kostyuk di babak pertama. Pertandingan berlangsung sengit dengan skor 7-5, 6-1, membawa Kostyuk ke perempat final untuk pertama kalinya di Paris. Ini menjadi momen penting dalam perjalanan kariernya di turnamen Grand Slam yang paling bergengsi.
Swiatek Tersingkir di Babak Keempat
Kemenangan Kostyuk mengakhiri perjalanan Swiatek, yang sebelumnya dikenal sebagai salah satu pemain tenis terbaik di era modern. Meski tampil dengan kekuatan, Swiatek mengalami kelemahan pada servis dan kesalahan ganda yang mengganggu ritme pertandingan. Pemain berusia 21 tahun ini mencatat 39 kesalahan sendiri dalam pertandingan, angka yang tiga kali lipat dari poin pemenangnya (13). Ini menunjukkan tekanan yang dialami oleh pemain yang dikenal andal di lapangan tanah liat.
“Seiring berjalannya pertandingan, dia semakin merasakan tekanan. Servisnya menjadi lebih putus asa, baik dengan pukulan keras, kesalahan ganda, atau bahkan lebih lambat, memberi saya lebih banyak waktu untuk maju,”
kata Kostyuk, sebagaimana dilansir dari WTA. Pernyataan ini menegaskan perubahan strategi Swiatek yang terlihat jelas di tengah pertandingan.
Kostyuk Pecahkan Rekam Jejak di Roland Garros
Kostyuk tidak hanya memperoleh kemenangan berharga, tetapi juga menciptakan catatan historis dalam perjalanan ke Roland Garros. Ini adalah pertama kalinya petenis berusia 23 tahun tersebut mencapai perempat final di turnamen tersebut, sekaligus menjadi salah satu dari lima petenis abad ini yang meraih 16 kemenangan pertama di Roland Garros. Rekornya yang sempurna (15-0) di WTA Tour dan keberhasilan di Billie Jean King Cup pada April 2025 semakin memperkuat posisinya sebagai salah satu kontender utama.
Kostyuk juga berhasil memecahkan rekor individu dengan memenangkan tiga turnamen lapangan tanah liat musim ini, termasuk di Rouen dan Madrid. Keberhasilan ini menunjukkan konsistensi dan kemampuan adaptasi yang tinggi, terutama mengingat tantangan yang diberikan oleh lantai yang berbeda dari lapangan rumput atau karpet.
“Saya senang bisa mencapai babak ini. Ini adalah langkah besar dalam kariernya, dan saya ingin melangkah lebih jauh,”
ujar Kostyuk setelah pertandingan. Pernyataan ini memperlihatkan motivasi yang tinggi, sekaligus menegaskan bahwa keberhasilan pertama di Roland Garros hanyalah awal dari perjalanan panjang.
Konteks Kemenangan Kostyuk
Kemenangan Kostyuk terjadi dalam kondisi yang menantang, karena Swiatek merupakan salah satu favorit utama di Roland Garros. Pemain Polandia tersebut memulai musim dengan performa yang mengesankan, tetapi dalam pertandingan hari Minggu, ia mengalami kejutan di babak keempat. Hal ini menunjukkan bahwa persaingan di turnamen ini sangat ketat, dan keberhasilan kecil bisa mengubah arah permainan.
Sementara itu, Swiatek mengakui bahwa servis merupakan pukulan yang paling rentan dalam kondisi tekanan. “Servis bisa berantakan di bawah tekanan, terutama ketika pergerakan dan pukulan tidak stabil,” katanya. Kehilangan fokus pada pukulan ini memicu kelemahan di permainan yang sebelumnya dominan.
Pertandingan Berikutnya: Kostyuk vs Svitolina
Di babak perempat final, Kostyuk akan menghadapi Elina Svitolina, petenis asal Ukraina yang menang atas Belinda Bencic dengan skor 4-6, 6-4, 6-0. Svitolina menunjukkan dominasi dalam set ketiga dengan menguasai poin secara sempurna. Ini menjadi pertandingan yang menarik karena kedua pemain memiliki keunggulan yang berbeda, dengan Svitolina yang lebih berpengalaman di babak akhir.
Kostyuk dan Svitolina pernah bertemu sebelumnya dalam dua pertandingan. Kostyuk menang di Toronto 2024, sedangkan Svitolina memenangkan pertemuan pertama pada Australian Open 2018. Kali ini, Kostyuk bertujuan mencapai semifinal Grand Slam pertamanya, sementara Svitolina mengincar semifinal kedua musim ini.
“Saat bermain di tahap akhir turnamen, Anda harus memberi diri kesempatan bagus untuk bersaing. Saya berhasil, dan senang dengan penampilan hari ini,”
tegas Svitolina setelah pertandingannya. Pernyataan ini menegaskan komitmen Svitolina untuk mempertahankan performa di babak berikutnya.
