Dunia

Penumpang AS kapal terkait hantavirus akan dikarantina di Nebraska

Penumpang AS di Kapal Pesiar Hantavirus akan Dikarantina di Nebraska

Penumpang AS kapal terkait hantavirus akan – Penumpang AS yang terkait dengan wabah hantavirus di kapal pesiar MV Hondius akan menjalani proses karantina di Nebraska setelah tiba di negara tersebut. Pernyataan ini dibuat oleh Departemen Luar Negeri Amerika Serikat, yang mengumumkan bahwa para penumpang ini akan diterima di Unit Karantina Nasional, sebuah fasilitas khusus di kampus University of Nebraska Medical Center (UNMC) di Omaha. Informasi tersebut diterima oleh NBC News pada Jumat (8/5), yang juga mengutip pernyataan dari CDC AS.

Proses Karantina di Fasilitas Khusus

Karantina untuk penumpang AS di kapal terkait hantavirus akan dilakukan di Unit Karantina Nasional, yang telah disiapkan untuk menghadapi situasi kesehatan darurat. Fasilitas ini memiliki sistem isolasi ketat untuk mencegah penyebaran virus. Menurut Michael Wadman, direktur medis unit tersebut, penumpang yang terpapar akan diberi pengawasan medis yang intensif, termasuk pemantauan gejala dan pengambilan sampel untuk analisis lebih lanjut.

“Kita sedang menyusun penerbangan repatriasi untuk 17 warga negara AS yang berada di kapal tersebut,” jelas seorang juru bicara dari Departemen Luar Negeri kepada NBC News.

Kapal pesiar MV Hondius, yang terdampak hantavirus, diperkirakan tiba di Tenerife, Kepulauan Canary, Spanyol, pada Minggu (10/5). Sejumlah penumpang di kapal ini, terutama tujuh warga Amerika, saat ini menjalani isolasi mandiri di rumah masing-masing di lima negara bagian. Namun, tidak ada penumpang yang menunjukkan gejala penyakit yang signifikan, menurut laporan dari pejabat kesehatan lokal.

Status Darurat CDC

CDC AS telah mengaktifkan Pusat Operasi Darurat mereka untuk mengatasi wabah hantavirus, yang diberi status “Level 3” dalam skala pengendalian krisis kesehatan. Status ini menunjukkan bahwa virus memiliki potensi penyebaran lokal, tetapi belum terjadi wabah besar. Pernyataan ini disampaikan kepada ABC News, mengingatkan bahwa kewaspadaan harus tetap dijaga.

Hantavirus, yang berasal dari tikus, bisa menyebar melalui udara saat kotoran tikus ditiup oleh angin, terutama dalam kondisi ruangan tertutup. Sementara itu, CDC juga sedang mengevaluasi kemungkinan penyebaran virus melalui kontak langsung dengan tubuh atau peralatan yang terkontaminasi. Para penumpang AS yang terkait hantavirus akan menjadi bagian dari upaya pengendalian yang sedang dilakukan.

Leave a Comment