Lintas Kota

Special Plan: Perbaikan saluran air di Jalan Praja Jaksel ditargetkan rampung akhir Juli

Special Plan: Perbaikan Saluran Air Jalan Praja Jaksel Rampung Akhir Juli

Special Plan – Dalam rangka meningkatkan infrastruktur drainase, Pemerintah Kota Jakarta Selatan melalui Suku Dinas Sumber Daya Air (SDA) sedang menyelesaikan proyek Special Plan yang bertujuan memperbaiki saluran air di Jalan Praja Dalam, Kelurahan Kebayoran Lama Selatan. Proyek ini dilaksanakan selama 3 bulan, mulai 30 April hingga 31 Juli 2026, dan diharapkan selesai tepat waktu sesuai target yang telah ditetapkan, kata Kepala SDA Jaksel, Santo, dalam jumpa pers di Jakarta.

Tindak Lanjut Permintaan Warga dalam Special Plan

Proyek Special Plan ini merupakan bagian dari upaya Pemerintah DKI Jakarta untuk menjawab keluhan warga terkait banjir dan genangan air yang sering terjadi di sekitar Jalan Praja Dalam. Dalam Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) beberapa waktu lalu, masyarakat mengusulkan perbaikan sistem drainase sebagai solusi utama. Kepala SDA Jaksel, Santo, mengatakan bahwa tindak lanjut dari usulan tersebut diwujudkan melalui penanganan saluran sepanjang 947 meter, yang mencakup peningkatan kapasitas aliran air dan pencegahan risiko banjir musiman.

“Special Plan ini dirancang untuk memastikan wilayah Kebayoran Lama memiliki sistem drainase yang lebih efektif. Kami sudah menyelesaikan sekitar 70 persen pekerjaan, dan terus mempercepat proses agar selesai tepat di akhir Juli,” ujar Santo.

Kepala SDA Jaksel menambahkan bahwa proyek tersebut didukung oleh anggaran khusus yang dialokasikan dalam anggaran tahunan Pemerintah DKI Jakarta. Progres pekerjaan terlihat dari pemasangan saluran pracetak berbentuk U-ditch berukuran 60×60 sentimeter serta box culvert berukuran 80×80 sentimeter. Kedua jenis saluran ini dirancang untuk meningkatkan efisiensi aliran air dan mengurangi risiko kebocoran di area sekitar.

Implementasi Special Plan: Detail Pekerjaan dan Penyesuaian Lingkungan

Dalam pelaksanaan Special Plan, tim teknis SDA Jaksel melakukan penyesuaian rincian pekerjaan untuk meminimalkan gangguan terhadap aktivitas warga sehari-hari. Salah satu langkah yang diambil adalah pembuatan portal sementara di beberapa titik jalan agar arus lalu lintas tetap lancar selama proses konstruksi. Santo juga memastikan bahwa kebersihan area proyek dijaga secara maksimal, termasuk pembersihan tanah bekas galian setelah selesai.

Proyek Special Plan ini dilaksanakan oleh pihak ketiga yang telah ditunjuk Pemerintah DKI Jakarta. Pemilihan vendor tersebut didasarkan pada kemampuan dalam pengerjaan proyek infrastruktur air. Progres pekerjaan terus diawasi secara berkala untuk memastikan sesuai dengan standar kualitas dan waktu yang ditentukan. Selain itu, komunikasi intensif dilakukan dengan warga setempat untuk memberikan informasi terkini dan mengumpulkan masukan selama proses.

Sebagai bagian dari Special Plan, pemerintah juga mengintegrasikan solusi drainase dengan penataan ruang kota. Dengan mengoptimalkan saluran air, diharapkan kondisi lingkungan di sekitar Jalan Praja Dalam akan lebih sehat dan minim dari masalah genangan. Dalam jangka panjang, ini menjadi bagian dari strategi pembangunan infrastruktur yang berkelanjutan, khususnya di kawasan padat penduduk seperti Kebayoran Lama.

Menanggapi proyek Special Plan ini, Rizky Fajrin, warga setempat, mengapresiasi upaya pemerintah untuk memperbaiki saluran air. “Dengan pengerjaan yang rapi, warga merasa lebih nyaman. Saya berharap Special Plan ini bisa berdampak nyata dalam mengurangi banjir saat hujan deras,” katanya. Ia juga menyoroti pengaturan akses yang terpadu, sehingga aktivitas sehari-hari tidak terganggu meski ada penutupan sementara jalan.

Sejumlah data menunjukkan bahwa proyek Special Plan ini menjadi salah satu prioritas dalam pembangunan kota berkelanjutan. SDA Jaksel telah menyiapkan perencanaan teknis yang mempertimbangkan kondisi geografis dan pola curah hujan di wilayah tersebut. Selain itu, proyek ini juga diharapkan menjadi contoh terbaik dalam pengelolaan air permukaan yang terpadu dengan sistem pembangunan kota modern. Dengan selesainya Special Plan ini, Jakarta Selatan bisa menjadi referensi bagi daerah lain dalam peningkatan infrastruktur drainase.

Leave a Comment