Rilis Pers

Konferensi Pengembangan Industri Pariwisata ke-8 di Provinsi Heilongjiang Segera Dibuka

Konferensi Pariwisata ke-8 di Heilongjiang Siap Dibuka

Konferensi Pengembangan Industri Pariwisata ke 8 – Konferensi Pengembangan Industri Pariwisata ke-8 akan berlangsung di Kota Jixi, Provinsi Heilongjiang, Tiongkok, pada 8 hingga 9 Juli. Acara ini menawarkan peluang baru untuk meningkatkan pertumbuhan sektor pariwisata dengan fokus pada integrasi, inovasi, dan peluang. Kota Jixi, yang dikenal sebagai destinasi ekotourism, menjadi tempat yang strategis untuk menampilkan keunggulan lokal melalui konsep pariwisata yang berkelanjutan dan berbasis teknologi.

Konferensi ini bertujuan menciptakan platform yang kuat untuk pertukaran budaya-pariwisata, penerapan inovasi, dan meningkatkan konsumsi. Kota Jixi akan meluncurkan rute perjalanan premium yang dikelompokkan dalam tiga konsep utama: “Aktivitas Permainan, Aktivitas Danau,” “Eksplorasi Perbatasan, Kesehatan,” dan “Eksplorasi Pedesaan, Belajar Sambil Bermain.” Selain itu, insentif seperti diskon makan, jaminan penginapan, tiket masuk gratis ke objek wisata, serta penawaran belanja yang komprehensif akan diberikan kepada pengunjung.

Tema dan Tujuan Konferensi

Konferensi ini diharapkan mendorong integrasi pariwisata dengan budaya, industri, pertanian, perdagangan, dan olahraga. Dengan prinsip “membentuk pariwisata melalui budaya dan menampilkan budaya melalui pariwisata,” kota tersebut menargetkan kolaborasi lebih dalam antar sektor. Tujuan utamanya adalah meningkatkan daya tarik destinasi wisata lokal dan menarik investasi serta kunjungan dari berbagai daerah.

Inovasi Teknologi dalam Pertunjukan Budaya

Konferensi juga mencoba memperkenalkan pendekatan baru dengan mengadopsi teknologi digital dan cerdas. Zona pameran budaya-pariwisata pintar akan dibangun, menampilkan inovasi seperti “AI + pariwisata,” tur metaverse, dan pengalaman digital budaya takbenda. Teknologi ini diharapkan mendorong pertumbuhan industri modern serta memberikan pengalaman wisata yang lebih interaktif dan mendalam.

Jiang Xingcheng, Wakil Direktur Departemen Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Heilongjiang, mengungkapkan bahwa acara tahun ini memiliki tiga fokus utama. Pertama, mengutamakan integrasi pariwisata dengan budaya, industri, pertanian, perdagangan, dan olahraga. Kedua, mendorong inovasi dengan memanfaatkan teknologi digital. Ketiga, membuka peluang kerja sama lintas batas melalui Inisiatif Sabuk dan Jalan.

Heilongjiang, sebagai salah satu provinsi dengan potensi pariwisata yang besar, telah menunjukkan komitmen kuat dalam pengembangan sektor ini. Dengan peningkatan infrastruktur dan promosi yang lebih agresif, kota-kota di provinsi tersebut seperti Jixi, Harbin, dan Daqing telah menarik perhatian wisatawan nasional dan internasional. Konferensi ke-8 ini dianggap sebagai langkah penting untuk memperkuat keberlanjutan industri pariwisata dan memperluas jaringan kerja sama.

Kerja Sama Internasional dan Dukungan Pemerintah

Konferensi ini juga bertujuan membangun jembatan baru untuk kerja sama internasional. Dengan menyelaraskan kegiatan dengan Inisiatif Sabuk dan Jalan, acara ini mengundang perwakilan pemerintah dan bisnis dari 13 negara serta wilayah. Dukungan pemerintah pusat dan provinsi serta partisipasi aktif dari perusahaan lokal menunjukkan bahwa Heilongjiang sedang membangun ekosistem pariwisata yang inklusif dan berorientasi global.

Di samping itu, acara ini akan menampilkan berbagai kegiatan pameran, diskusi panel, serta pameran produk unggulan dari kawasan ekotourism. Diskusi panel akan melibatkan ahli pariwisata, pengusaha, dan wakil pemerintah dari berbagai negara. Pameran ini diharapkan memperkenalkan inovasi baru dalam pengembangan wisata, seperti penggunaan teknologi virtual reality untuk menampilkan atraksi alam dan budaya secara lebih menarik.

Konferensi Pengembangan Industri Pariwisata ke-8 di Heilongjiang juga akan menyoroti pentingnya pariwisata sebagai sektor penggerak ekonomi. Dalam beberapa tahun terakhir, industri ini telah menunjukkan peningkatan signifikan dalam kontribusi terhadap perekonomian lokal. Dengan adanya rute perjalanan premium dan insentif bagi pengunjung, konferensi ini diharapkan menarik lebih banyak wisatawan, terutama dari luar negeri, untuk mengunjungi destinasi wisata provinsi tersebut.

Leave a Comment