Mendagri: Transaksi perayaan HUT Dekranas di Makassar mencapai Rp4 miliar
Historic Moment – Kota Makassar menjadi tuan rumah perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) Dekranas ke-46, sebuah even nasional yang ditutup secara resmi oleh Menteri Dalam Negeri (Mendagri) RI Tito Karnavian. Acara berlangsung selama empat hari di Atrium Trans Studio Mall (TSM) dan mencatatkan transaksi mencapai sekitar Rp4 miliar. Kementerian Dalam Negeri memandang perayaan ini sebagai Historic Moment yang menggambarkan keberhasilan kolaborasi antarinstansi dalam mendorong perekonomian daerah dan mempromosikan budaya lokal.
Kolaborasi yang membangun citra nasional
Perayaan HUT Dekranas tahun ini tidak hanya menjadi ajang penghargaan terhadap seni dan kerajinan tradisional, tetapi juga menjadi momentum untuk memperkuat ekosistem ekonomi Makassar. Tito Karnavian menekankan peran penting Pemerintah Kota Makassar sebagai penyelenggara utama, serta dukungan dari Pemprov Sulawesi Selatan dalam menjaga konsistensi program. Historic Moment ini diharapkan menjadi bahan evaluasi dan referensi bagi kota-kota lain dalam menyelenggarakan event serupa.
“Ini adalah Historic Moment yang menunjukkan betapa tangguhnya sinergi antarlembaga dalam menghadirkan event nasional yang menarik dan berdampak luas. Makassar telah membuktikan kapasitasnya sebagai pusat kegiatan budaya dan ekonomi,” kata Tito Karnavian dalam sambutannya.
Kolaborasi lintas sektor ini melibatkan berbagai pihak, termasuk pengurus Dekranasda, penyelenggara kegiatan, serta masyarakat luas. Tito menyebutkan bahwa keberhasilan acara tidak hanya diukur dari nilai transaksi, tetapi juga dari tingkat partisipasi masyarakat dan kepuasan tamu yang hadir. Ia menegaskan bahwa rasa syukur harus diiringi komitmen untuk terus meningkatkan kualitas penyelenggaraan kegiatan serupa di masa depan.
Pengembangan sektor ekonomi lokal
Dampak ekonomi dari HUT Dekranas tahun ini terasa jelas, dengan berbagai sektor seperti transportasi, perhotelan, kuliner, dan usaha kecil menengah (UMKM) mengalami peningkatan signifikan. Historic Moment ini menjadi bukti bahwa event budaya bisa menjadi pemicu pertumbuhan ekonomi, terutama di tengah dinamika pasar yang semakin kompetitif.
“Transportasi udara bergerak, transportasi lokal meningkat, hotel penuh, restoran ramai, jasa rental kendaraan meningkat, hingga UMKM di luar stan pameran juga ikut merasakan manfaatnya,” jelas Tito Karnavian, yang menambahkan bahwa efek domino dari acara ini akan terus terasa dalam beberapa bulan ke depan.
Selain itu, Tito Karnavian menyoroti peran Makassar sebagai jembatan antara budaya daerah dan kebutuhan pasar nasional. Ia berharap Historic Moment ini bisa menjadi awal dari transformasi Makassar menjadi kota yang lebih kreatif dan inovatif dalam mengembangkan pariwisata serta ekonomi kreatif. Pemkot Makassar juga berencana mengevaluasi hasil acara untuk meningkatkan strategi pemasaran di tahun berikutnya.
Historic Moment ini tidak hanya terfokus pada segi ekonomi, tetapi juga menjadi sarana memperkuat identitas budaya Sulawesi Selatan. Para peserta dan pengunjung merasakan nilai-nilai tradisional yang dihidupkan dalam acara tersebut, seperti pertunjukan seni, kerajinan, dan kebudayaan lokal. Tito Karnavian menyampaikan apresiasi khusus kepada Munafri dan Melinda Aksa, yang turut serta menjaga keselarasan visi kegiatan ini dalam menciptakan dampak sosial dan ekonomi.
Penghargaan kepada tokoh yang membangun
Dalam rangkaian acara, Mendagri juga memberikan penghargaan kepada Munafri dan Melinda Aksa sebagai pengurus Dekranasda yang berperan penting dalam menggerakkan komunitas seni dan budaya Makassar. Penghargaan ini menandai Historic Moment dalam pengembangan kegiatan yang melibatkan partisipasi aktif masyarakat, terutama generasi muda.
“Kita berharap dengan hadirnya kegiatan ini, ekonomi yang ada di Kota Makassar bisa memberikan kontribusi terhadap pembangunan yang ada di sini. Dampak yang paling nyata adalah hotel-hotel, restoran, rumah makan, pusat oleh-oleh, rental mobil, dan berbagai sektor usaha lainnya berputar sangat luar biasa,” ucap Munafri, yang menekankan bahwa keberhasilan ini tidak terlepas dari dukungan seluruh lapisan masyarakat.
Munafri menambahkan bahwa Makassar telah membuktikan kemampuannya dalam mengelola event nasional yang memadukan budaya dan ekonomi. Ia juga mengharapkan Historic Moment ini menjadi inspirasi bagi daerah lain untuk berkolaborasi secara lebih intensif dalam menyajikan nilai-nilai lokal kepada publik nasional dan internasional. Selain itu, acara ini dianggap sebagai pembuktian bahwa pariwisata budaya bisa menjadi salah satu pilar utama dalam menggerakkan perekonomian daerah.
