New Policy: BTN Teken Kerja Sama dengan Pemkab Tapanuli Utara untuk Perkuat Layanan Publik
New Policy – Jakarta – Sebagai bagian dari inisiatif pembangunan baru, PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BTN) melakukan kerja sama strategis dengan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tapanuli Utara. MoU ini bertujuan meningkatkan kualitas layanan publik melalui pendekatan terpadu di bidang jasa perbankan, pendanaan proyek daerah, serta program pengembangan sosial dan ekonomi. “Dengan New Policy ini, BTN ingin berperan sebagai mitra yang lebih kuat dalam memperkuat infrastruktur dan kehidupan masyarakat Tapanuli Utara,” terang Nixon L.P. Napitupulu, Direktur Utama BTN, dalam pernyataan di Jakarta, Jumat.
Kerja Sama untuk Percepat Kemajuan Daerah
MoU antara BTN dan Pemkab Tapanuli Utara mencakup tiga aspek utama: pengelolaan keuangan daerah, penguatan transaksi layanan publik, dan optimalisasi pendapatan asli daerah (PAD). Program ini dirancang untuk mendukung pemerintah daerah dalam mempercepat pencapaian target pembangunan, termasuk pengembangan ekonomi kreatif dan pemberdayaan sektor usaha kecil menengah (UMKM). “New Policy ini bukan hanya tentang keuangan, tetapi juga menjangkau kebutuhan masyarakat secara menyeluruh,” tambah Nixon.
“Kolaborasi antara BTN dan Pemkab Tapanuli Utara diharapkan menciptakan multiplier effect yang signifikan, baik dalam meningkatkan daya saing daerah maupun kesejahteraan warganya,” kata Nixon dalam wawancara khusus.
Menurut Nixon, New Policy ini juga menjadi langkah penting untuk menyelaraskan visi pembangunanBTN dengan kebutuhan daerah. “Kami ingin memastikan layanan publik lebih mudah diakses oleh masyarakat, termasuk dalam bidang kesehatan, pendidikan, dan infrastruktur,” jelasnya. BTN akan memberikan dukungan finansial untuk proyek-proyek strategis, seperti perluasan jaringan layanan kesehatan dan pengembangan ekonomi lokal melalui berbagai skema pembiayaan.
Program BTN Solusi dan Perumda Mual Na Tio
Satu dari tiga program utama dalam New Policy ini adalah BTN Solusi bersama RSUD Tarutung. Program ini fokus pada peningkatan sistem keuangan rumah sakit, yang diharapkan mendorong efisiensi dalam proses transaksi layanan kesehatan. “Kami telah melakukan penelitian mendalam untuk memastikan solusi yang diberikan sesuai dengan kebutuhan masyarakat setempat,” kata Nixon.
Kemitraan dengan Perumda Mual Na Tio juga menjadi bagian integral dari New Policy. Kesepakatan ini bertujuan meningkatkan operasional perusahaan daerah serta memperkuat layanan sosial, seperti bantuan ekonomi bagi keluarga miskin. “BTN akan memberikan dukungan teknis dan keuangan untuk memastikan program ini berjalan optimal,” tambah Nixon. Hal ini juga sejalan dengan upaya Pemkab Tapanuli Utara dalam mengoptimalkan potensi lokal melalui peran-peran yang lebih luas dari sektor keuangan.
Lebih lanjut, New Policy ini mencakup pemberdayaan masyarakat melalui layanan pembiayaan perumahan dan infrastruktur. “Dengan aksesibilitas yang lebih baik, masyarakat bisa lebih mudah memenuhi kebutuhan dasar mereka,” papar Nixon. Program ini dirancang untuk mencakup berbagai kalangan, termasuk ASN, pelaku usaha, dan masyarakat umum.
Kepala Daerah Tapanuli Utara Jonius Taripar Parsaoran Hutabarat menyambut gembira kerja sama ini sebagai bagian dari New Policy yang bertujuan menciptakan ekosistem layanan publik yang lebih inklusif. “Kami yakin sinergi antara BTN dan Pemkab Tapanuli Utara akan memberikan dampak positif yang berkelanjutan,” ujarnya. Ia juga menekankan bahwa New Policy ini diharapkan bisa meningkatkan kualitas hidup masyarakat, termasuk dalam aspek sosial dan ekonomi.
Di sisi lain, New Policy ini juga memberikan peluang bagi perekonomian daerah. Tapanuli Utara memiliki potensi ekonomi yang besar, didukung oleh sektor pertanian, pariwisata di Danau Toba, dan lokasi strategis sebagai pusat pertumbuhan. “Dengan layanan perbankan yang lebih efisien, kebutuhan masyarakat terhadap akses finansial akan terpenuhi secara lebih cepat,” jelas Nixon. Ia menargetkan program ini bisa meningkatkan PAD hingga 20% dalam dua tahun ke depan.
