Beritaturah.com – “`html
Fundora Siap Pertahankan Sabuk WBC di Bulan Oktober
Jakarta – Petinju asal Amerika Serikat, Sebastian Fundora, dikabarkan akan kembali ke atas ring tinju pada bulan Oktober mendatang. Menurut informasi dari World Boxing Council (WBC), juara kelas super welter tersebut dijadwalkan menghadapi Ermal Hadribeaj dalam laga mempertahankan gelar juara dunia. Pertarungan ini menjadi momen penting bagi Fundora untuk membuktikan dirinya sebagai salah satu petinju terbaik di kelasnya.
Jika pertarungan ini benar-benar terselenggara, Fundora berencana menyelesaikan kewajibannya terlebih dahulu sebelum melangkah menuju tantangan berikutnya. Di sisi lain, Hadribeaj menargetkan kejutan besar dengan merebut mahkota Kejuaraan Dunia WBC. Laga ini akan menjadi ujian nyata bagi kedua petinju untuk menunjukkan kemampuan terbaik mereka.
“Jika pertarungan itu terlaksana, Fundora akan berupaya memenuhi kewajibannya sebelum mengejar tantangan lain, sementara Hadribeaj akan berupaya membuat kejutan besar dan menjuarai Kejuaraan Dunia WBC,” kata WBC dalam lamannya di Jakarta, Sabtu.
Perjalanan Karier Fundora Menuju Puncak
Fundora yang dikenal dengan julukan “The Towering Inferno” saat ini memegang status sebagai juara bertahan kelas super welter WBC. Ia berhasil meraih sabuk juara WBC sekaligus World Boxing Organization (WBO) setelah mengalahkan Tim Tszyu pada Maret 2024. Kemenangan tersebut menjadi momen penting dalam kariernya, mengingat sebelumnya ia pernah mengalami kekalahan profesional pertama dari Brian Mendoza pada tahun 2023.
Dengan meraih dua gelar juara dunia secara bersamaan, Fundora kembali membuktikan dirinya sebagai salah satu petinju terbaik di kelas super welter. Sejak itu, ia telah berhasil mempertahankan gelar juara dunia sebanyak tiga kali. Setiap pertahanan menunjukkan konsistensi dan kemampuan Fundora untuk menghadapi berbagai jenis lawan.
Riwayat Pertahanan Gelar
Pertahanan gelar pertama Fundora terjadi saat ia menang melalui technical knockout (TKO) atas Chordale Booker dalam laga mempertahankan sabuk WBC dan WBO. Pada pertahanan kedua, ia menghadapi Tim Tszyu dalam laga ulang. Sebelum pertarungan berlangsung, Fundora sempat dicopot dari gelar WBO karena gagal menghadapi penantang wajib Xander Zayas. Meskipun hanya mempertaruhkan sabuk WBC, Fundora kembali mendominasi dan mengalahkan Tszyu.
Pertahanan gelar ketiga berlangsung pada Maret 2026, ketika Fundora mengalahkan Keith Thurman dengan kemenangan TKO. Kemenangan ini menandai pertahanan gelar WBC yang ketiga kalinya bagi petinju Amerika Serikat tersebut. Hasil ini juga memperpanjang tren positifnya sebagai juara dunia sejak pertama kali merebut sabuk dari Tszyu.
Hadribeaj: Penantang Berisiko Tinggi
Dengan catatan rekor 24 kemenangan, satu kekalahan, dan satu hasil imbang, Fundora kini memiliki peluang untuk mempertahankan gelar WBC untuk keempat kalinya. Laga tersebut dijadwalkan berlangsung pada 17 Oktober jika semuanya berjalan sesuai rencana. Tanggal ini menjadi target utama bagi kedua petinju untuk mempersiapkan strategi terbaik mereka.
Namun, Hadribeaj bukanlah lawan yang bisa diremehkan. Petinju kelahiran Albania ini merupakan penantang peringkat teratas WBC dengan rekor impresif yang terdiri dari 23 kemenangan dan satu kali imbang. Selain itu, Hadribeaj juga membawa modal kepercayaan diri tinggi setelah sebelumnya merebut gelar WBC Silver kelas super welter dengan mengalahkan Bakary Samake pada Mei 2026.
Gelar WBC Silver tersebut semakin mengukuhkan posisi Hadribeaj sebagai penantang utama sabuk juara dunia WBC. Kemenangan atas Fundora akan menjadi pencapaian terbesar dalam kariernya dan sekaligus membuka peluang baru bagi petinju Albania tersebut. Pertarungan ini akan menjadi salah satu laga paling ditunggu di bulan Oktober 2026.
“`

