Ekonomi

PU siagakan truk tangki air perkuat penanganan karhutla di Kalsel

Foto : Jessica Taylor - beritaturah.com

Kementerian PU Tingkatkan Kesiapsiagaan Karhutla di Kalimantan Selatan

Beritaturah.com – Jakarta – Upaya penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Provinsi Kalimantan Selatan semakin diperkuat melalui penyediaan truk tangki air yang disiagakan di tiga posko strategis. Langkah ini merupakan bagian dari komitmen Kementerian Pekerjaan Umum (PU) untuk meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi potensi karhutla serta kekeringan pada musim kemarau tahun 2026.

Dody menyampaikan bahwa kementerian tersebut terus memperkuat koordinasi lintas sektor sekaligus menyediakan infrastruktur pendukung yang diperlukan di lapangan. Menurutnya, fokus tidak hanya pada pembangunan infrastruktur, tetapi juga memastikan pemanfaatan optimal untuk penanggulangan bencana, menjaga ketersediaan air, melindungi lingkungan, dan menjamin keselamatan masyarakat.

Data Karhutla dan Wilayah Rawan

Berdasarkan catatan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Kalimantan Selatan per 29 Juli 2026, tercatat sebanyak 2.141 titik panas atau hotspot serta 381 kejadian karhutla. Luas lahan yang terdampak mencapai 994,30 hektare. Wilayah Kota Banjarbaru, Kabupaten Banjar, hingga kawasan perbatasan dengan Kota Banjarmasin menjadi daerah dengan tingkat kerawanan tinggi. Hal ini disebabkan oleh dominasi lahan gambut, semak belukar, dan lahan terbuka yang semakin rentan terbakar pada musim kemarau.

Berbagai langkah antisipatif telah dilaksanakan melalui penguatan Satuan Tugas El Nino, optimalisasi jaringan irigasi, pengeboran air tanah, serta distribusi air bersih di sejumlah wilayah terdampak. Upaya tersebut merupakan bagian dari strategi Kementerian PU untuk menjaga ketahanan pangan, menjamin ketersediaan sumber daya air, sekaligus memperkuat kesiapsiagaan menghadapi bencana hidrometeorologi pada musim kemarau.

Truk Tangki Air Siap Dikerahkan

Balai Penataan Bangunan, Prasarana, dan Kawasan (BPBPK) Kalimantan Selatan telah menyiagakan tiga unit truk tangki air berkapasitas 4.000 liter per unit. Total kapasitas air siap pakai yang disiagakan mencapai 12.000 liter. Armada tersebut ditempatkan di tiga posko utama yaitu BPBD Provinsi Kalimantan Selatan, BPBD Kota Banjarbaru, dan BPBD Kabupaten Banjar untuk mendukung operasi pemadaman darurat.

“Total kapasitas air yang kami siapkan mencapai 12.000 liter untuk mendukung operasi penanganan darurat. Kami terus berkoordinasi dengan BPBD Provinsi Kalimantan Selatan agar distribusi bantuan dan dukungan di lapangan dapat berjalan secara cepat, tepat, dan efektif,” ujar Kepala BPBPK Kalimantan Selatan Denny Surya Martha.

Menurut Denny, keberhasilan penanggulangan karhutla sangat bergantung pada sinergi antarlembaga dan kecepatan respons di lapangan. Oleh karena itu, BPBPK Kalimantan Selatan akan terus mendukung upaya pemadaman melalui penyediaan sarana pendukung sesuai kebutuhan dan perkembangan situasi.

Kementerian PU berkomitmen untuk terus hadir dalam setiap upaya penanggulangan bencana melalui penyediaan infrastruktur dan dukungan sumber daya yang dibutuhkan. Kolaborasi yang kuat antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, TNI, Polri, serta seluruh pemangku kepentingan diharapkan mampu menekan dampak karhutla, melindungi lingkungan, serta menjaga keselamatan masyarakat Kalimantan Selatan selama periode musim kemarau.

Upaya ini juga sejalan dengan sasaran PU608 yaitu memperkuat ketahanan infrastruktur dalam mendukung pengurangan risiko bencana serta meningkatkan ketangguhan wilayah terhadap dampak perubahan iklim.

Leave a Comment