Helikopter Basarnas Lanjutkan Penyisiran Udara Pasca Kebakaran KMP Mutiara Sentosa II
Beritaturah.com – Surabaya – Operasi pencarian terus digalang oleh Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) melalui penyisiran udara. Helikopter HR-1301 dikerahkan untuk memantau perairan di utara Kabupaten Sumenep, Madura, yang merupakan lokasi terbakarnya KMP Mutiara Sentosa II. Langkah ini bertujuan memastikan tidak ada korban atau bangkai kapal yang terlewatkan.
Kepala Kantor SAR Surabaya, Nanang Sigit PH, menjelaskan bahwa penyisiran dilakukan secara intensif. Tim mencari indikasi keberadaan bangkai kapal serta korban yang hingga saat ini belum teridentifikasi. Proses verifikasi terhadap laporan penumpang hilang masih berlangsung dari Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) serta perusahaan pelayaran.
«Sembari menunggu verifikasi pengaduan penumpang yang belum ditemukan dari KSOP dan perusahaan kapal, kami tetap melaksanakan aksi pemantauan dan penyisiran di area sekitar lokasi kejadian sehingga tidak ada jeda waktu sampai adanya verifikasi pengaduan.»
Nanang menambahkan bahwa pemantauan udara merupakan bagian dari operasi kesiapsiagaan. Operasi ini berjalan setelah kegiatan SAR utama dihentikan. Sebelumnya, pada Rabu (5/8), KN SAR 249 Permadi juga melakukan penerbangan penyisiran di perairan Sumenep. Pesawat tersebut kemudian kembali ke Dermaga Distrik Navigasi Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya untuk pengisian bahan bakar.
Perubahan Struktur Posko dan Koordinasi
Menurut Nanang, terdapat penyesuaian dalam pengelolaan sumber daya selama operasi kesiapsiagaan. Berbeda dengan masa operasi SAR yang menggunakan satu posko terpadu di Pelabuhan Tanjung Perak, kini setiap kesatuan memiliki posko masing-masing. Meskipun demikian, komunikasi antar-lembaga tetap berjalan lancar.
«Apabila ada laporan korban yang perlu dievakuasi maka akan dikomunikasikan ke semua unsur posko sesuai fungsi masing-masing.»
Basarnas mengimbau keluarga yang masih kehilangan anggota setelah insiden kebakaran untuk segera melapor. Laporan dapat disampaikan ke Posko Aduan Polres Pelabuhan Tanjung Perak atau Kantor KSOP Tanjung Perak. Tim akan menunggu data resmi yang telah divalidasi oleh KSOP dan perusahaan kapal sebelum mengambil keputusan lebih lanjut.
Jika hasil verifikasi menunjukkan adanya korban yang belum ditemukan, Basarnas akan kembali melaksanakan operasi pencarian. Langkah ini akan didasarkan pada data resmi yang diterima dari kedua pihak terkait, memastikan setiap langkah pencarian akurat dan terarah.
Related Reading
Frequently Asked Questions
What is Basarnas sisir lewat udara lokasi kebakaran?
Basarnas sisir lewat udara lokasi kebakaran is the main topic of this guide. The article explains the context, practical details, and next steps readers should understand.
Why does Basarnas sisir lewat udara lokasi kebakaran matter?
Basarnas sisir lewat udara lokasi kebakaran matters because readers are looking for a useful answer, not just a short summary. Good content should match search intent and help them decide what to do next.
