GP Ansor Kalteng Kerahkan Ratusan Personel untuk Penanggulangan Karhutla
Beritaturah.com – Palangka Raya — Gerakan Pemuda (GP) Ansor Kalimantan Tengah telah mengutus ratusan anggotanya untuk mendukung upaya penanggulangan kebakaran hutan dan lahan yang sedang melanda wilayah tersebut. Inisiatif ini merupakan respons cepat organisasi kepemudaan di bawah naungan Nahdlatul Ulama terhadap meningkatnya ancaman karhutla di Kalimantan Tengah. Langkah strategis ini menunjukkan komitmen GP Ansor Kalteng kerahkan ratusan personel untuk menjadi bagian dari solusi bersama.
Ketua PW GP Ansor Kalteng, Arjoni, dalam keterangan persnya di Palangka Raya pada hari Kamis, menjelaskan bahwa organisasi ini siap memberikan kontribusi nyata dalam bidang kebencanaan. Fokus utama gerakan ini adalah membantu pemerintah daerah dalam pencegahan serta penanggulangan karhutla secara komprehensif. Arjoni menekankan bahwa mobilisasi personel ini merupakan bagian dari tanggung jawab sosial organisasi terhadap masyarakat.
“Sebanyak 300 personel Banser diserahkan secara simbolis untuk membantu penanganan karhutla. Instruksi serupa juga diberikan kepada seluruh pengurus cabang, agar mengerahkan personel Banser di daerah masing-masing sesuai kebutuhan,” ujarnya.
Pernyataan tersebut disampaikan Arjoni setelah menghadiri apel siaga karhutla yang diselenggarakan oleh GP Ansor Kalteng. Acara penting tersebut dihadiri oleh Gubernur Kalteng Agustiar Sabran bersama Forkopimda, Ketua Umum PP GP Ansor Addin Jauharudin, serta berbagai tokoh masyarakat dan pemimpin daerah. Kehadiran para pemimpin ini menunjukkan tingkat urgensi masalah karhutla yang dihadapi Kalimantan Tengah.
Arjoni kembali menegaskan bahwa seluruh Banser di tingkat cabang telah diperintahkan untuk membantu berbagai instansi, termasuk pemerintah, TNI, dan Polri, dalam upaya pencegahan maupun penanggulangan kebakaran hutan dan lahan. Koordinasi antar lembaga ini menjadi kunci keberhasilan penanganan karhutla di wilayah Kalimantan Tengah.
Kerjasama Strategis dengan Pemerintah Daerah
Addin Jauharudin, sebagai Ketua Umum PP GP Ansor, mengajak seluruh kader Ansor maupun Banser untuk berperan sebagai mitra strategis pemerintah daerah. Peran ini menjadi semakin penting mengingat ancaman karhutla yang tidak hanya mengganggu kesehatan masyarakat tetapi juga aktivitas ekonomi di Kalimantan Tengah. Kerjasama ini diharapkan dapat menciptakan sinergi yang efektif dalam menghadapi bencana kebakaran.
“Kami meminta Banser selalu siap mengerahkan tenaga dan pikiran membantu pemerintah, agar penanganan karhutla dapat dilakukan secara cepat dan efektif,” ujarnya.
Sementara itu, Gubernur Kalimantan Tengah Agustiar Sabran memberikan apresiasi tinggi terhadap inisiatif GP Ansor yang telah menyelenggarakan apel siaga karhutla. Ia menilai kehadiran Ansor dan Banser di tengah masyarakat merupakan kekuatan besar dalam mendukung upaya pemerintah, TNI, Polri, BPBD, Manggala Agni, dan seluruh relawan dalam mengendalikan karhutla. Gubernur juga berharap kerjasama ini dapat diperkuat secara berkelanjutan.
Data Karhutla Kalteng Hingga 4 Agustus 2026
Berdasarkan pemantauan yang dilakukan hingga 4 Agustus 2026, Kalimantan Tengah mencatatkan 238 titik api harian dengan 25 kejadian karhutla. Selain itu, tercatat satu kegiatan ground check dan luas lahan terdampak mencapai 43,608 hektare. Angka-angka ini menunjukkan bahwa ancaman karhutla masih cukup signifikan dan memerlukan penanganan serius dari berbagai pihak.
Secara akumulatif sejak 1 Januari hingga 4 Agustus 2026, data menunjukkan sebanyak 4.883 hotspot, 933 kejadian karhutla, dan total luas lahan terbakar mencapai 1.760,74 hektare. Angka-angka ini menjadi dasar bagi berbagai pihak untuk terus meningkatkan upaya penanggulangan kebakaran hutan dan lahan di wilayah Kalimantan Tengah. Mobilisasi GP Ansor Kalteng kerahkan ratusan personel diharapkan dapat membantu mengurangi angka-angka tersebut.
Frequently Asked Questions
Berapa jumlah personel Banser yang dikerahkan oleh GP Ansor Kalteng?
Sebanyak 300 personel Banser telah diserahkan secara simbolis untuk membantu penanganan karhutla di Kalimantan Tengah.
Kapan apel siaga karhutla diselenggarakan oleh GP Ansor Kalteng?
Apel siaga karhutla diselenggarakan pada hari Kamis di Palangka Raya dengan dihadiri oleh Gubernur Kalteng dan para tokoh terkait.
Bagaimana luas lahan terdampak karhutla di Kalimantan Tengah?
Hingga 4 Agustus 2026, luas lahan terdampak mencapai 43,608 hektare dengan total 1.760,74 hektare terbakar secara akumulatif.
Siapa saja pihak yang terlibat dalam penanganan karhutla di Kalteng?
Pihak yang terlibat meliputi pemerintah daerah, TNI, Polri, BPBD, Manggala Agni, GP Ansor, Banser, dan seluruh relawan yang ada di Kalimantan Tengah.
