Bisnis

Gubernur Koster ingin jadikan Bali sebagai hub ekspor

Foto : Christopher Moore - beritaturah.com
Table of Contents
  1. Gubernur Koster ingin jadikan Bali sebagai pusat ekspor nasional
  2. Related Reading

Gubernur Koster ingin jadikan Bali sebagai pusat ekspor nasional

Beritaturah.com – Badung, Bali (ANTARA) – Gubernur Koster ingin jadikan Bali sebagai hub atau pusat penghubung ekspor yang menghubungkan berbagai provinsi di seluruh Indonesia. Langkah strategis ini bertujuan untuk memanfaatkan keunggulan geografis dan reputasi internasional Pulau Dewata. “Sekarang secara alami itu memang Bali sudah menjadi hub ekspor, tapi belum formal,” kata Koster di sela melepas ekspor salak di Kuta, Kabupaten Badung, Bali, Kamis. Menurut Gubernur Bali Wayan Koster, inisiatif ini akan memperkuat posisi Bali dalam perdagangan internasional.

Salah satu keunggulan utama Bali adalah infrastruktur penerbangan yang mumpuni. Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai saat ini melayani 42 rute internasional yang dioperasikan oleh 43 maskapai nasional dan internasional. Berdasarkan data pengelola bandara per 12 Juli 2026, kapasitas kargo bandara ini terus meningkat. Selain mengangkut penumpang, akses penerbangan langsung internasional itu juga berpeluang besar mengangkut muatan kargo untuk ekspor. Hal ini membuka peluang bagi eksportir dari berbagai daerah.

Ekspansi jaringan ekspor ke seluruh Indonesia

Dengan keunggulan infrastruktur dan akses udara tersebut, eksportir dari daerah lain seperti Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Makassar, NTB, NTT hingga Papua dapat mengirim barangnya melalui Bali. Gubernur Koster ingin jadikan Bali sebagai pintu gerbang ekspor yang lebih efisien. “Mengapa ekspornya melalui pintu Bali? Karena nama Bali ini terkenal dan standar mutunya dipertanggungjawabkan. Kalau sudah sertifikat ekspor dari sini (Bali) itu laku,” ucapnya.

Untuk mendukung ekosistem Bali hub ekspor, pembangunan infrastruktur pendukung juga sedang gencar dilakukan. Zona inti Pusat Kebudayaan Bali mulai tender pada akhir 2026 dan ditargetkan proses konstruksi pada Desember 2026. Konstruksi zona inti itu ditargetkan rampung pada Desember 2027 yang di dalamnya juga dibangun salah satunya gedung Bali Expo. Fasilitas ini akan menjadi pusat kegiatan ekspor dan promosi produk Indonesia.

Perkembangan nilai ekspor Bali juga menunjukkan tren positif dalam mendukung visi Gubernur Koster ingin jadikan Bali sebagai pusat perdagangan. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) Bali, nilai ekspor barang Provinsi Bali periode Januari-Juni 2026 tercatat sebesar 280,5 juta dolar AS atau turun 0,88 persen dibandingkan periode Januari-Juni 2025 yang tercatat sebesar 283 juta dolar AS. Penurunan kecil ini masih dalam batas wajar dan diproyeksikan akan meningkat seiring dengan formalisasi status hub ekspor.

Di sisi lain, untuk mendukung Pulau Dewata sebagai hub ekspor, Gabungan Perusahaan Ekspor Indonesia (GPEI) Bali melakukan penandatanganan sinergi dengan Bank Indonesia (BI) Provinsi Bali untuk memperkuat program Bali sebagai penghubung ekspor. Penandatanganan dilakukan Ketua Umum DPD GPEI Bali Anak Agung Ngurah Aditya Pradnyana Sunu dengan Kepala Perwakilan BI Bali Achris Sarwani. Kolaborasi ini diharapkan dapat meningkatkan akses pembiayaan bagi pelaku ekspor.

Selain itu, GPEI Bali juga meneken kerja sama dengan Ketua Kadin Bali I Made Ariandi, Ketua Hipmi Bali Agung Bagus Pratiksa Linggih dan juga Kepala Balai Besar Karantina Hewan, Ikan dan Tumbuhan Bali Heri Yuwono. Kerjasama multipihak ini menunjukkan komitmen seluruh pemangku kepentingan dalam mewujudkan visi Gubernur Koster ingin jadikan Bali sebagai pusat ekspor nasional yang kompetitif.

“Gubernur Koster ingin jadikan Bali sebagai hub ekspor yang formal dan terintegrasi dengan jaringan perdagangan global,” ujar pejabat terkait dalam konferensi pers di Badung.

FAQ: Pertanyaan Umum tentang Bali sebagai Hub Ekspor

Apa manfaat Bali menjadi hub ekspor bagi daerah lain? Bali menjadi hub ekspor memungkinkan eksportir dari berbagai provinsi mengirim barang melalui bandara dan fasilitas ekspor Bali yang sudah memiliki reputasi internasional.

Berapa banyak rute internasional yang dilayani Bandara Ngurah Rai? Per 12 Juli 2026, Bandara Ngurah Rai melayani 42 rute internasional dengan 43 maskapai nasional dan internasional.

Kapan pembangunan zona inti Pusat Kebudayaan Bali selesai? Konstruksi zona inti ditargetkan rampung pada Desember 2027, termasuk pembangunan gedung Bali Expo.

Berapa nilai ekspor Bali periode Januari-Juni 2026? Nilai ekspor barang Provinsi Bali periode Januari-Juni 2026 tercatat sebesar 280,5 juta dolar AS.

Leave a Comment