Pemerintah targetkan investasi Rp2.322 triliun pada 2027
Table of Contents
Pemerintah Targetkan Investasi Rp2 322 Triliun untuk Mendorong Pertumbuhan Ekonomi 2027
Beritaturah.com – Jakarta – Pemerintah Indonesia telah menetapkan target ambisius dalam bidang investasi nasional. Menteri Investasi dan Hilirisasi, Rosan Roeslani, yang juga menjabat sebagai Kepala BKPM serta CEO Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (Danantara), mengumumkan bahwa realisasi dana investasi dipatok sebesar Rp2.322 triliun untuk tahun 2027. Angka ini mencerminkan komitmen kuat pemerintah dalam menarik modal domestik maupun asing untuk mendukung pembangunan ekonomi berkelanjutan.
Target investasi ini menunjukkan lonjakan yang signifikan dibandingkan proyeksi sebelumnya. Dibandingkan dengan estimasi tahun 2026 yang sebesar Rp2.041,3 triliun, terdapat penambahan Rp280,7 triliun atau setara dengan kenaikan 13,8 persen. Penetapan angka tersebut merujuk secara langsung pada Rencana Kerja Pemerintah (RKP) untuk periode 2027 yang telah disepakati bersama berbagai kementerian dan lembaga terkait.
“Sesuai Rencana Kerja Pemerintah untuk 2027, target investasi yang ditargetkan kepada kami oleh Pak Rachmat Pambudy sebagai Ketua Bappenas itu ditargetkan di 2027 adalah 2.322 triliun. Naik dari target tahun ini sebesar 2.041,3 triliun,” jelas Rosan Roeslani dalam konferensi pers.
Pernyataan resmi ini disampaikan dalam Konferensi Pers RAPBN dan Nota Keuangan Tahun Anggaran 2027 yang berlangsung di Jakarta pada hari Jumat. Pada kesempatan yang sama, Presiden Prabowo Subianto juga menyampaikan visi ekonominya secara komprehensif. Ia menargetkan pertumbuhan ekonomi Indonesia mencapai 6 persen pada tahun 2027, sejalan dengan peningkatan investasi nasional yang diharapkan dapat menjadi mesin penggerak utama.
Peran Investasi dalam Kontribusi Pertumbuhan Nasional
Rosan menekankan bahwa investasi memegang peranan krusial dalam mendorong pertumbuhan ekonomi nasional secara berkelanjutan. Data dari triwulan II tahun 2026 menunjukkan komponen investasi tumbuh 6,87 persen secara tahunan. Kontribusi ini mencapai sekitar 39 persen dari total pertumbuhan ekonomi nasional yang tercatat sebesar 5,29 persen, melampaui kisaran normal yang biasanya berada di 28 hingga 29 persen.
“Investasi menyumbang kurang lebih 39 persen dari total pertumbuhan triwulan kedua, di atas kisaran biasanya normalnya tuh di 28 atau 28, 29 persen,” paparnya dengan optimisme tinggi.
Sementara itu, realisasi investasi pada semester pertama tahun 2026 telah mencapai Rp1.010,6 triliun. Angka ini merepresentasikan pertumbuhan 7,2 persen secara tahunan dan setara dengan 49,5 persen dari keseluruhan target tahun berjalan. Selain itu, realisasi tersebut berhasil menyerap 1.448.862 tenaga kerja Indonesia, meningkat 15 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Tentunya angka ini belum termasuk kesempatan kerja tidak langsung dan aktivitas pendukung investasi lainnya.
Fokus Hilirisasi dan Kesejahteraan Masyarakat
Rosan menegaskan bahwa pertumbuhan ekonomi dan hilirisasi bukanlah tujuan akhir semata. Keduanya harus bermuara pada peningkatan kesejahteraan rakyat secara menyeluruh. Setiap rupiah yang diinvestasikan diharapkan mampu menciptakan lapangan kerja berkualitas serta memperbaiki kualitas hidup masyarakat Indonesia. Dari total realisasi investasi semester I 2026, sektor hilirisasi menyerap Rp300,1 triliun atau 29,7 persen dari keseluruhan realisasi.
Nilai ini tumbuh 6,9 persen secara tahunan. Investasi hilirisasi masih didominasi oleh sektor mineral dengan nilai Rp206,5 triliun. Sementara itu, investasi hilirisasi perkebunan dan kehutanan mencapai Rp54,4 triliun, minyak dan gas bumi Rp35,4 triliun, serta perikanan dan kelautan Rp3,8 triliun. Pemerintah juga mendorong pengembangan hilirisasi di sektor perkebunan dan kehutanan yang memiliki potensi penyerapan tenaga kerja lebih besar.
“Kami mendorong juga tentunya hilirisasi di perkebunan, kehutanan, minyak dan gas bumi karena dari segi penyerapan tenaga kerjanya memang kalau investasi di hilirisasi di bidang kehutanan, di perkebunan itu penyerapan tenaga kerja lebih besar walaupun dari segi nominalnya di bawah angka dari investasi di bidang mineral,” ucap Rosan.
FAQ: Pertanyaan Umum tentang Target Investasi 2027
Berapa target investasi pemerintah untuk tahun 2027? Pemerintah Indonesia menargetkan realisasi investasi sebesar Rp2.322 triliun pada tahun 2027, naik dari Rp2.041,3 triliun di tahun 2026.
Berapa persentase kenaikan target investasi dari 2026 ke 2027? Target investasi mengalami kenaikan sebesar 13,8 persen atau setara dengan Rp280,7 triliun.
Sektor apa yang mendominasi investasi hilirisasi? Sektor mineral mendominasi investasi hilirisasi dengan nilai Rp206,5 triliun, diikuti oleh perkebunan dan kehutanan sebesar Rp54,4 triliun.
Berapa jumlah tenaga kerja yang terserap dari realisasi investasi semester I 2026? Realisasi investasi semester pertama 2026 berhasil menyerap 1.448.862 tenaga kerja Indonesia, meningkat 15 persen dibandingkan tahun sebelumnya.
Apakah target pertumbuhan ekonomi 2027 sudah ditetapkan? Ya, Presiden Prabowo Subianto menargetkan pertumbuhan ekonomi Indonesia mencapai 6 persen pada tahun 2027.
