Lifestyle

Kemenpar ingin tingkatkan kunjungan wisman Australia ke Indonesia

peningkatan-kunjungan-wisman-ke-ntt-2836127
Foto : Nancy Taylor - beritaturah.com
Table of Contents
  1. Kemenpar Ingin Tingkatkan Kunjungan Wisman Australia Melalui Kampanye Strategis
  2. Related Reading

Kemenpar Ingin Tingkatkan Kunjungan Wisman Australia Melalui Kampanye Strategis

Beritaturah.com – Jakarta — Kementerian Pariwisata Indonesia secara aktif melaksanakan berbagai upaya untuk Kemenpar ingin tingkatkan kunjungan wisman Australia ke destinasi-destinasi unggulan di seluruh nusantara. Inisiatif ini merupakan bagian dari strategi jangka panjang untuk memperkuat posisi Indonesia sebagai destinasi wisata kelas dunia yang menarik perhatian pasar internasional, khususnya dari Benua Kanguru.

Kampanye “Go Beyond Ordinary” yang telah diluncurkan di Sydney dan Melbourne menjadi momentum penting dalam mewujudkan tujuan tersebut. Melalui serangkaian kegiatan promosi dan penjualan langsung, Indonesia berupaya menunjukkan bahwa keindahan alam, kekayaan budaya, dan keramahan masyarakat lokal tidak hanya terpusat di Bali dan Jakarta, tetapi tersebar luas di berbagai provinsi.

“Kami ingin menghadirkan pengalaman wisata yang lebih beragam dan berkualitas sehingga wisatawan Australia mengeksplorasi lebih banyak destinasi di Indonesia, tidak hanya Bali dan Jakarta,” ujar Deputi Bidang Pemasaran Kemenpar Ni Made Ayu Marthini dalam keterangan resmi yang dikonfirmasi di Jakarta, Sabtu.

Posisi Strategis Australia dalam Sektor Pariwisata Nasional

Australia telah lama menjadi salah satu pasar wisata terbesar bagi Indonesia. Kedekatan geografis antara kedua negara memungkinkan konektivitas penerbangan yang lebih efisien dan terjangkau. Selain itu, hubungan bilateral yang telah terjalin selama puluhan tahun memberikan fondasi kuat untuk pengembangan kerjasama di bidang pariwisata.

Berdasarkan data terbaru dari Badan Pusat Statistik (BPS), Australia menyumbang kunjungan wisman terbesar kedua ke Indonesia sepanjang tahun 2025 dengan total mencapai 1.754.791 kunjungan. Angka ini menunjukkan tren positif yang konsisten dalam menarik wisatawan Australia ke berbagai destinasi di Indonesia.

Tren pertumbuhan ini terus berlanjut hingga pertengahan 2026. Pada bulan Juni 2026, jumlah kunjungan wisatawan Australia mencapai 864.750 orang, mengalami kenaikan sebesar 6,29 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Peningkatan ini mencerminkan efektivitas berbagai strategi pemasaran yang telah diterapkan oleh Kemenpar.

Target Ambisius dan Rangkaian Misi Penjualan

Dalam rangka mewujudkan visi jangka panjang, Kemenpar ingin tingkatkan kunjungan wisman Australia dengan menetapkan target sebesar 2,23 juta kunjungan untuk tahun ini. Untuk mendukung pencapaian target tersebut, serangkaian misi penjualan telah dilaksanakan di dua kota metropolitan Australia.

Kegiatan pertama berlangsung di Rydges World Square, Sydney, pada 5 Agustus 2026. Kemudian, rangkaian kegiatan dilanjutkan di Oaks Melbourne on Market Hotel, Melbourne, pada 6 Agustus 2026. Pertemuan-pertemuan ini mempertemukan pelaku industri pariwisata Indonesia dengan mitra perjalanan Australia guna memperluas paket wisata dan membuka peluang transaksi ke berbagai destinasi.

Acara tersebut menawarkan beragam pengalaman wisata berkualitas, mulai dari wisata alam, budaya, bahari, gastronomi, hingga kebugaran. Diharapkan wisatawan dapat memperluas perjalanan ke lebih banyak destinasi penting untuk meningkatkan manfaat ekonomi pariwisata bagi daerah.

Kolaborasi Multi-Pihak dan Potensi Ekonomi

Dalam misi penjualan tersebut, Kemenpar berkolaborasi dengan berbagai pihak, termasuk asosiasi pariwisata, Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) di Sydney dan Konsulat Jenderal Republik Indonesia di Melbourne, Garuda Indonesia Sydney dan Melbourne, serta Melbourne Airport. Kolaborasi ini diarahkan untuk mempertemukan secara langsung industri pariwisata Indonesia dengan mitra potensial di Australia.

“Dari hasil pertemuan tersebut, Wonderful Indonesia Misi Penjualan pasar Australia di Sydney dan Melbourne berhasil membukukan potensi 3.050 wisatawan dengan potensi devisa sebesar 4,4 juta dolar atau setara sekitar Rp78 miliar,” kata Made.

Upaya tersebut diharapkan tidak hanya meningkatkan jumlah kunjungan, tetapi juga memperpanjang lama tinggal, meningkatkan belanja wisatawan, dan memperkuat daya saing pariwisata Indonesia di kancah global.

Frequently Asked Questions (FAQ)

Berapa target kunjungan wisatawan Australia untuk tahun ini? Kemenpar menetapkan target ambisius sebesar 2,23 juta kunjungan wisatawan asal Australia untuk tahun 2026.

Apa yang dimaksud dengan kampanye “Go Beyond Ordinary”? Kampanye ini bertujuan untuk mendorong wisatawan Australia mengeksplorasi lebih banyak destinasi di Indonesia selain Bali dan Jakarta, dengan menawarkan pengalaman wisata yang lebih beragam dan berkualitas.

Berapa potensi devisa dari misi penjualan di Australia? Misi penjualan di Sydney dan Melbourne berhasil membukukan potensi devisa sebesar 4,4 juta dolar atau setara sekitar Rp78 miliar dari 3.050 wisatawan potensial.

Bagaimana tren kunjungan wisatawan Australia dalam beberapa tahun terakhir? Australia menempati posisi sebagai penyumbang kunjungan wisman terbesar kedua ke Indonesia sepanjang tahun 2025 dengan total 1.754.791 kunjungan, dengan tren positif yang terus berlanjut hingga 2026.

Leave a Comment