Politik

Sekjen PDIP ingatkan jaga peradaban Danau Toba dan tradisi leluhur

1000585814
Foto : Patricia Lopez - beritaturah.com
Table of Contents
  1. Sekjen PDIP ingatkan jaga peradaban Danau Toba dan tradisi leluhur
  2. Related Reading

Sekjen PDIP ingatkan jaga peradaban Danau Toba dan tradisi leluhur

Beritaturah.com – Jakarta – Sekretaris Jenderal DPP PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto kembali menegaskan pentingnya menjaga peradaban Danau Toba dan tradisi leluhur masyarakat Batak. Pernyataan ini disampaikan saat kegiatan ziarah kebudayaan dan spiritual yang melibatkan pendakian Gunung Pusuk Buhit, sebuah lokasi sakral yang berada di pinggir barat Danau Toba, Kabupaten Samosir, Sumatera Utara. Dalam kunjungan ini, Hasto menjelaskan bahwa perjalanan ke puncak gunung tersebut bukan sekadar aktivitas fisik, melainkan bagian integral dari proses spiritual-ideologis partai.

Menurut mitologi masyarakat Batak yang telah turun-temurun, puncak Gunung Pusuk Buhit diyakini sebagai tempat kelahiran Si Raja Batak atau asal-usul manusia Batak pertama. Kehadiran Hasto dalam kegiatan ini mencerminkan komitmen partai untuk tetap terhubung dengan akar budaya lokal. "Kami akan datang ke Gunung Pusuk Buhit. Tempat ini merupakan mitologi asal-usul manusia Batak pertama yang sangat penting. Di balik cerita-cerita rakyat yang berkembang, selalu disertai filosofi, nilai-nilai moral tentang kebaikan, serta kesadaran akan Sang Pencipta alam semesta," kata Hasto dalam keterangan tertulis yang diterima di Jakarta, Sabtu.

Kunjungan Spiritual dan Prosesi Penting di Samosir

Dalam kunjungan spiritual tersebut, Hasto Kristiyanto didampingi oleh sejumlah tokoh partai, antara lain Ketua DPP PDI Perjuangan Bidang Ideologi dan Kaderisasi Djarot Saiful Hidayat, Tim Hukum Johannes Oberlin Tobing, Juru Bicara Partai Aryo Seno Bagaskoro dan Mohamad Guntur Romli, serta Ketua DPD PDI Perjuangan Sumatera Utara Rapidin Simbolon. Sebelum melakukan ziarah ke Pusuk Buhit, Hasto terlebih dulu memimpin prosesi peletakan batu pertama (groundbreaking) pembangunan Kantor DPC PDI Perjuangan Kabupaten Samosir di Desa Lumban Suhi-Suhi Toruan, Kecamatan Pangururan.

"Bung Karno mengajarkan bahwa Ketuhanan di Indonesia adalah Ketuhanan yang berbudi pekerti, ketuhanan yang berkebudayaan, dan tidak boleh ada egoisme agama atau etnis. Republik Indonesia dibangun atas prinsip all for all dan one for all (semua untuk semua)."

Hasto menegaskan bahwa Bung Karno melihat tradisi spiritualitas yang hidup di tengah masyarakat Nusantara sebagai dasar pembentukan negara yang inklusif. Penjelajahan nilai budaya lokal ini selaras dengan ajaran Proklamator RI dalam merumuskan Pancasila, khususnya sila Ketuhanan Yang Maha Esa. Spiritualitas inilah yang harus terus kita jaga dari Tanah Samosir, tambahnya.

Selain itu, Hasto kembali mengingatkan pesan khusus Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri mengenai pentingnya menjaga kelestarian Danau Toba yang telah diakui UNESCO sebagai kawasan Global Geopark. Hasto menekankan agar pembangunan fasilitas publik dan penataan ruang di Samosir hingga 100 tahun ke depan tetap memperhitungkan keseimbangan alam, ruang publik sempadan danau, serta nilai spiritual daerah setempat.

Komitmen PDI Perjuangan untuk Pelestarian Budaya dan Lingkungan

Ditegaskan Hasto, kunjungan ke Samosir termasuk pendakian Pusuk Buhit ini, PDI Perjuangan menegaskan komitmennya untuk terus membumikan Pancasila yang berakar kuat pada sejarah, kebudayaan lokal, dan kelestarian lingkungan hidup. Sekjen PDIP ingatkan jaga peradaban Danau Toba sebagai wujud nyata dari upaya menjaga warisan leluhur agar tetap relevan bagi generasi mendatang.

FAQ: Pertanyaan Umum tentang Kunjungan Hasto ke Danau Toba

Apa tujuan utama kunjungan Hasto Kristiyanto ke Gunung Pusuk Buhit? Kunjungan ini bertujuan untuk melakukan ziarah kebudayaan dan spiritual, sekaligus memperkuat hubungan partai dengan tradisi leluhur masyarakat Batak.

Mengapa Gunung Pusuk Buhit dianggap sakral oleh masyarakat Batak? Gunung Pusuk Buhit diyakini sebagai tempat kelahiran Si Raja Batak atau asal-usul manusia Batak pertama menurut mitologi masyarakat Batak.

Apa yang dilakukan Hasto sebelum ziarah ke Pusuk Buhit? Hasto memimpin prosesi peletakan batu pertama (groundbreaking) pembangunan Kantor DPC PDI Perjuangan Kabupaten Samosir di Desa Lumban Suhi-Suhi Toruan.

Bagaimana hubungan kunjungan ini dengan ajaran Bung Karno? Kunjungan ini selaras dengan ajaran Bung Karno tentang Ketuhanan yang berbudi pekerti dan berkebudayaan, serta prinsip all for all dan one for all dalam pembentukan negara Indonesia.

Apa pesan Megawati Soekarnoputri yang ditekankan Hasto? Megawati menekankan pentingnya menjaga kelestarian Danau Toba sebagai kawasan Global Geopark UNESCO, dengan pembangunan yang memperhitungkan keseimbangan alam hingga 100 tahun ke depan.

Leave a Comment