Bisnis

Kementerian Investasi sebut Jateng jadi primadona investasi

1002119675
Foto : Susan Thomas - beritaturah.com
Table of Contents
  1. Jawa Tengah Dinobatkan sebagai Magnet Utama Penanaman Modal oleh Kementerian Investasi
  2. Related Reading
  3. Frequently Asked Questions

Jawa Tengah Dinobatkan sebagai Magnet Utama Penanaman Modal oleh Kementerian Investasi

Angka Realisasi Terus Meroket

Beritaturah.com – Sejumlah data menunjukkan tren positif yang konsisten terhadap aliran modal ke wilayah Jawa Tengah. Sepanjang semester pertama tahun 2026, total realisasi investasi di provinsi tersebut telah menyentuh angka Rp59,94 triliun. Rinciannya mencakup Rp25,92 triliun dari penanaman modal asing (PMA), Rp22,62 triliun dari penanaman modal dalam negeri (PMDN), serta Rp11,40 triliun dari sektor usaha mikro dan kecil (UMK). Sebagai pembanding, sepanjang tahun 2025, total realisasi investasi di Jateng tercatat mendekati Rp110 triliun. Dari sisi ketenagakerjaan, serapan tenaga kerja pada semester I-2026 telah mencapai kisaran 213 ribu orang.

Penilaian Lapangan Kementerian Investasi di Semarang

Sebagai bagian dari rangkaian asesmen lapangan yang digelar di Jawa Tengah, Kementerian Investasi dan Hilirisasi/BKPM melakukan pertemuan langsung dengan Gubernur Ahmad Luthfi di Semarang pada Selasa. Hadir dalam kesempatan itu Saribua Siahaan, Direktur Promosi Wilayah Asia Tenggara, Australia, Selandia Baru, dan Pasifik di lingkungan kementerian tersebut.

Saribua menegaskan bahwa minat investor asing terhadap Jateng tidak bisa diabaikan. Ia menyebut kombinasi antara dukungan penuh pemerintah provinsi, ketersediaan infrastruktur yang memadai, kelancaran proses perizinan, stabilitas keamanan wilayah, serta biaya hidup yang kompetitif menjadikan provinsi ini sangat menarik di mata calon investor luar negeri.

“Jawa Tengah ini primadona, selain infrastruktur yang bagus, terus sistem pemerintahan daerah dan perizinan bagus, living cost-nya kompetitif sehingga menjadi daya tarik investor untuk memilih Jawa Tengah sebagai tujuan investasi.”

Dari sisi pengalaman promosinya, Saribua mengakui bahwa meyakinkan investor relatif lebih mudah ketika seluruh indikator pendukung tersebut terpenuhi. Ia menambahkan bahwa persoalan lahan dan perizinan kerap menjadi faktor penentu utama dalam keputusan investasi, dan kemudahan di kedua aspek itu tidak terlepas dari sinergi erat antara Pemprov Jateng — khususnya melalui Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) — dengan Kementerian Investasi dan Hilirisasi.

Ia juga menyoroti bahwa karakteristik wilayah Jateng sangat cocok bagi sektor manufaktur maupun industri padat karya.

“Pengalaman saya sendiri (ketika menawarkan potensi investasi), investor yang memilih Jawa Tengah itu tidak hanya 1 atau 2. Yang jelas, Jawa Tengah itu primadona yang dilirik banyak investor.”

Respons Gubernur: Menjaga Iklim Investasi yang Sehat

Ahmad Luthfi menyatakan bahwa pemerintah provinsi secara berkelanjutan berupaya mempertahankan kondusivitas wilayah sekaligus membangun ekosistem investasi yang sehat. Dorongan terhadap kemudahan perizinan dan jaminan keamanan bagi calon investor terus digalakkan, diperkuat oleh penyempurnaan regulasi, peningkatan kualitas infrastruktur, serta penguatan kapasitas sumber daya manusia.

“Menciptakan iklim investasi yang sehat dan kondusif memang menjadi tanggung jawab kita semua. Investasi ini penting untuk perkembangan wilayah, mereduksi angka kemiskinan dan pengangguran.”

Frequently Asked Questions

What is Kementerian Investasi sebut Jateng jadi primadona?

Kementerian Investasi sebut Jateng jadi primadona is the main topic of this guide. The article explains the context, practical details, and next steps readers should understand.

Why does Kementerian Investasi sebut Jateng jadi primadona matter?

Kementerian Investasi sebut Jateng jadi primadona matters because readers are looking for a useful answer, not just a short summary. Good content should match search intent and help them decide what to do next.

Leave a Comment