BTN dan Mitra Kasih Perkasa Integrasi Sistem Tiket Wisata Bali
Special Plan menjadi strategi utama dalam mengakselerasi transformasi digital sektor pariwisata Bali melalui kolaborasi antara PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BTN) dan PT Mitra Kasih Perkasa (MKP). Inisiatif ini bertujuan mengembangkan platform ticketing terpadu yang menyediakan berbagai layanan keuangan digital, seperti pembayaran tunai dan nontunai, serta integrasi layanan transportasi dan transaksi wisata lainnya. Direktur Utama BTN, Nixon LP Napitupulu, menyatakan bahwa kerja sama ini merupakan langkah penting untuk meningkatkan kualitas pengalaman wisatawan dan mendukung pariwisata nasional yang lebih modern.
Pengembangan Infrastruktur Digital Wisata
Kolaborasi antara BTN dan MKP fokus pada peningkatan ekosistem digital yang lebih komprehensif. Dalam Special Plan ini, Bale by BTN akan menjadi pusat penghubung utama untuk memfasilitasi berbagai fungsi seperti pembelian tiket, pemesanan transportasi, dan transaksi pembayaran melalui teknologi EDC dan QRIS. MKP, sebagai penyedia sistem tiket terpadu, akan memastikan integrasi antar layanan wisata berjalan lancar, sementara BTN berperan sebagai mitra perbankan yang menyediakan solusi keuangan digital.
“Kerja sama ini tidak hanya memperkuat posisi BTN sebagai institusi keuangan andal, tetapi juga memastikan pengalaman wisatawan menjadi lebih mudah dan efisien,” ujar Nixon.
Di samping itu, BTN menargetkan pengembangan infrastruktur layanan perbankan di sekitar kawasan wisata Bali. Ini mencakup pengoperasian ATM, CRM BTN, serta penggunaan QRIS untuk memudahkan transaksi bagi para pengusaha dan UMKM. Melalui Special Plan, perseroan berupaya memperluas jaringan branding eksklusif, memperkaya pengalaman pelanggan di berbagai titik interaksi seperti pelabuhan dan area wisata.
Integrasi End-to-End dalam Sistem Pariwisata
CEO & Co-Founder MKP, Nicholas Anggada, menegaskan bahwa integrasi sistem tiket dan keuangan digital dalam Special Plan bertujuan menyatukan seluruh proses wisata dari awal hingga akhir. Unit bisnis teknologi perjalanan MKP akan berperan sebagai solusi front-end yang menghubungkan pengguna dengan layanan perbankan BTN, menciptakan ekosistem yang terintegrasi. Dengan demikian, pengunjung dapat menyelesaikan transaksi secara cepat, baik di lokasi destinasi maupun sebelum berkunjung.
“Pariwisata modern memerlukan sistem yang tidak hanya menyediakan fasilitas, tetapi juga mengoptimalkan alur pengalaman pelanggan, mulai dari pemesanan hingga transaksi di lokasi wisata,” tambah Nicholas.
Kerja sama ini diharapkan meningkatkan jumlah transaksi, memperkuat basis nasabah di sektor pariwisata, serta memudahkan pengelolaan data oleh pihak terkait. Dengan menempatkan seluruh proses di bawah satu platform, Special Plan BTN-MKP juga bertujuan mempercepat perekonomian lokal Bali melalui pendekatan digital yang lebih inklusif.
Special Plan ini tidak hanya fokus pada teknologi, tetapi juga pada penguatan hubungan antar stakeholder. BTN dan MKP akan melibatkan pengelola wisata, pemandu perjalanan, dan penyedia layanan pendukung dalam sistem integrasi ini. Kebijakan ini menunjukkan komitmen kedua pihak untuk membangun industri pariwisata yang lebih terstruktur dan layak dikunjungi oleh wisatawan nasional dan internasional.
Dengan pendekatan yang holistik, Special Plan BTN-MKP diharapkan menjadi contoh inisiatif integrasi digital yang sukses. Integrasi sistem ticketing dan keuangan tidak hanya meningkatkan kepuasan pelanggan, tetapi juga mempercepat pengelolaan sumber daya wisata Bali. Proyek ini diharapkan menjadi bagian dari upaya nasional untuk memperkuat daya saing pariwisata Indonesia di tingkat global.
