Bisnis

InJourney tingkatkan pengawasan dan keamanan Bandara Soetta

InJourney tingkatkan pengawasan dan keamanan Bandara Soetta

InJourney tingkatkan pengawasan dan keamanan Bandara – PT Angkasa Pura Indonesia (InJourney Airports) melalui Kantor Cabang Bandara Soekarno-Hatta (Soetta) bersama Polres setempat telah melakukan langkah strategis untuk meningkatkan pengawasan dan keamanan di lingkungan bandara. Tindakan ini diambil sebagai respons terhadap kasus dugaan tindak pidana pencurian barang ekspor yang terungkap oleh penyelidikan kepolisian. Dengan upaya ini, InJourney Airports berkomitmen untuk menjaga keselamatan dan kenyamanan pengguna bandara, termasuk calon penumpang yang terus meningkatkan minat terhadap fasilitas tersebut.

Langkah Strategis dalam Meningkatkan Keamanan

Dalam upaya memperkuat keamanan, InJourney mengenalkan sistem pengawasan terintegrasi yang mencakup teknologi canggih seperti CCTV berkecepatan tinggi dan sensor gerak. Selain itu, perusahaan juga melibatkan Polres Bandara Soetta dalam penguatan protokol keamanan, termasuk peningkatan jumlah personel pengawas dan pelatihan terhadap petugas. Heru Karyadi, General Manager Bandara Soekarno-Hatta, menjelaskan bahwa langkah-langkah ini bertujuan untuk menekan tindakan kriminal yang sering terjadi di sekitar area kargo dan memastikan pengawasan yang lebih ketat terhadap alur logistik barang.

InJourney tingkatkan pengawasan dan keamanan Bandara Soetta juga mencakup penggunaan teknologi pengenalan wajah untuk mengidentifikasi pelaku kejahatan secara lebih efisien. Teknologi ini diterapkan di sejumlah titik kritis, seperti pintu masuk kargo, area keberangkatan, dan titik penumpukan barang ekspor. Selain itu, perusahaan melibatkan mitra ekspor dalam program pengawasan bersama, di mana mereka diberi pelatihan terkait penegakan hukum dan pengelolaan barang yang lebih hati-hati.

Dalam rangka mencegah kemungkinan serupa, InJourney Airports berencana untuk mengembangkan sistem pelaporan kejahatan secara digital. Sistem ini akan memudahkan calon penumpang dan mitra bisnis untuk melaporkan kejadian tak terduga, serta membantu pihak kepolisian dalam investigasi yang lebih cepat. Heru Karyadi menekankan bahwa upaya ini tidak hanya bertujuan untuk meningkatkan keamanan, tetapi juga untuk membangun lingkungan yang lebih transparan dan terpercaya bagi pengguna bandara.

Hasil Peningkatan Keamanan di Bandara Soetta

Dalam beberapa bulan terakhir, hasil dari peningkatan pengawasan dan keamanan telah mulai terlihat. Polres Bandara Soetta mencatat penurunan signifikan dalam laporan kasus pencurian dan penadahan barang ekspor. Kapolres Bandara Soetta, Kombes Wisnu Wardana, mengungkapkan bahwa tiga tersangka yang terlibat dalam kasus pencurian tas merek Lululemon milik PT Pungkook Indonesia One berhasil ditangkap berkat kerja sama yang erat dengan InJourney.

Menurut Wisnu, kasus pencurian tersebut berlangsung selama dua tahun, menyebabkan kerugian mencapai lebih dari Rp1 miliar. “Dengan peningkatan pengawasan dan kerja sama dengan Polres, kita berhasil mengungkap jaringan kejahatan yang telah merugikan perusahaan ekspor,” kata Wisnu. Dalam proses penegakan hukum, tim reserse kepolisian mendapatkan bantuan dari InJourney dalam memantau alur barang ekspor dan mengidentifikasi titik rawan yang sering dijadikan target pencurian.

InJourney tingkatkan pengawasan dan keamanan Bandara Soetta juga membawa dampak positif terhadap citra bandara sebagai pusat logistik internasional. Peningkatan ini tidak hanya membuat pengguna bandara merasa lebih aman, tetapi juga menunjukkan komitmen perusahaan untuk menjaga standar keselamatan yang tinggi. Heru Karyadi menambahkan bahwa upaya ini menjadi bagian dari inisiatif jangka panjang untuk menjamin keandalan Bandara Soetta sebagai destinasi utama bagi perdagangan dan pariwisata.

Leave a Comment