Meeting Results: PFN Perluas Bisnis Layanan dengan ASQI
Meeting Results – Hasil Meeting Results menunjukkan langkah strategis yang diambil oleh PT Produksi Film Negara (PFN) dalam mengembangkan sektor layanan dan pelatihan. Kemitraan ini dilakukan bersama Asosiasi Service Quality Indonesia (ASQI), dengan tujuan meningkatkan kualitas pengalaman pelanggan atau customer experience (CX). Meeting Results yang diadakan di Jakarta Timur menjadi momentum penting untuk mengidentifikasi potensi kerja sama yang bisa mendukung pertumbuhan industri kreatif nasional.
Pengembangan Model Bisnis Lintas Sektoral
Menurut Direktur Utama PFN, Riefian Fajarsyah, atau dikenal sebagai Ifan Seventeen, kemitraan dengan ASQI akan memperkuat program Indonesia Film and Content Academy (IFCA) sebagai wadah pembelajaran dan pengembangan sumber daya manusia. Dalam Meeting Results, Ifan menyatakan bahwa kerja sama ini fokus pada ekspansi jaringan ke sektor badan usaha milik negara (BUMN) dan lembaga pemerintahan. “Ini pertemuan perkenalan, jadi insya Allah akan ada banyak kerja sama bermanfaat ke depannya. Selama positif, kita dukung,” ujarnya.
Struktur Kerja Sama dan Kontribusi ASQI
Meeting Results juga membahas bahwa PFN akan bertugas menyelenggarakan kegiatan pelatihan dan mengembangkan konten berbasis audiovisual, sementara ASQI akan memberikan kontribusi melalui ahli, asesor, dan standar pelatihan. Kemitraan ini mencakup berbagai aktivitas, seperti pelatihan layanan pelanggan, webinar, kelas master, asesmen, dan bimbingan sertifikasi. Dengan model ini, PFN berharap dapat menciptakan sistem pendidikan dan pelatihan yang lebih terstruktur untuk meningkatkan kualitas layanan di berbagai industri.
Dalam Meeting Results, Ifan juga menyoroti pentingnya keberlanjutan program CX100 Danantara, yang sedang dikembangkan sebagai bagian dari transformasi bisnis PFN. Program ini dirancang untuk mengintegrasikan teknologi dan pendekatan kreatif dalam memperbaiki pengalaman pelanggan, baik dalam sektor perfilman maupun layanan lainnya. “Saya akan bantu buka jalan, di ujung depan,” tambah Ifan, yang menekankan komitmen untuk mempercepat akselerasi bisnis PFN di lingkungan BUMN dan instansi pemerintahan.
Pengaruh Kemitraan pada Industri Kreatif
Kemitraan PFN dengan ASQI diharapkan bisa meningkatkan daya saing industri kreatif di Indonesia. Dalam Meeting Results, dijelaskan bahwa sektor ini kini menjadi tulang punggung ekonomi, dengan kontribusi mencapai Rp1.500 triliun terhadap produk domestik bruto (PDB) dan menyerap lebih dari 26 juta tenaga kerja. Dengan menggandeng ASQI, PFN berupaya mendorong keterlibatan lebih luas dari sektor layanan dalam menjaga kualitas dan standar CX.
Meeting Results juga menyoroti rencana PFN untuk memperluas bisnis ke sektor pengembangan sumber daya manusia melalui IFCA. Perusahaan yang berdiri sejak 1934 ini tidak hanya fokus pada produksi film tetapi juga ingin menjadi pusat pelatihan dan manajemen konten yang kompeten. Dengan membangun kolaborasi lintas sektor, PFN berharap bisa memberikan solusi yang lebih inovatif untuk memenuhi kebutuhan industri kreatif dan layanan.
Langkah Konkret dalam Pembenahan Layanan
Dalam Meeting Results, disepakati bahwa pelatihan akan menjadi salah satu komponen utama kerja sama dengan ASQI. PFN akan menyelenggarakan program pelatihan yang dikembangkan secara bersama, sementara ASQI menyediakan kurikulum dan sertifikasi berbasis standar internasional. Aktivitas ini diharapkan bisa membantu meningkatkan kapasitas tenaga kerja di bidang layanan pelanggan, khususnya untuk lembaga pemerintahan dan BUMN. “Kita ingin melahirkan sistem pelatihan yang terukur dan berdampak nyata,” jelas Ifan.
Meeting Results menegaskan bahwa kolaborasi ini juga mencakup pengembangan konten edukatif dan interaktif berbasis audiovisual. Dengan keahlian PFN di bidang produksi film, kemitraan ini bisa menghasilkan materi pelatihan yang lebih menarik dan efektif. Selain itu, PFN berencana memperkenalkan program manajemen konten untuk meningkatkan koordinasi dan konsistensi dalam layanan di berbagai platform digital. “Meeting Results menjadi dasar untuk menegaskan visi bersama,” pungkas Ifan.
