Ekonomi

Kementerian ESDM kaji pengembangan PLTS sepanjang Tol Trans-Jawa

Foto : Nancy Taylor - beritaturah.com
Table of Contents
  1. Kementerian ESDM Kaji Pengembangan PLTS Sepanjang Tol Trans-Jawa
  2. Related Reading

Kementerian ESDM Kaji Pengembangan PLTS Sepanjang Tol Trans-Jawa

Beritaturah.com – Jakarta — Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) tengah melakukan kajian mendalam mengenai potensi pengembangan pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) di sepanjang koridor tol Trans-Jawa. Inisiatif strategis ini merupakan bagian dari komitmen pemerintah untuk mempercepat transisi energi bersih dan mendukung pencapaian target program PLTS 100 GW nasional yang telah dicanangkan.

Plt Direktur Jenderal Ketenagalistrikan, Tri Winarno, menjelaskan bahwa Kementerian ESDM telah membentuk tim teknis khusus untuk menghitung estimasi kapasitas energi yang dapat dihasilkan dari instalasi panel surya di berbagai area sepanjang tol Jawa. “Nanti pengembangan ke depan, kemarin kami minta untuk kaji kalau sepanjang tol Jawa itu kira-kira dapat berapa (kapasitas PLTS) sih,” kata Tri saat ditemui di kantor kementerian pada hari Kamis.

Pengalaman Bali Mandara Jadi Referensi Penting

Tri Winarno menyoroti keberhasilan implementasi PLTS di pinggir jalan tol Bali Mandara sebagai referensi utama dalam merancang proyek serupa di Jawa. Berdasarkan pengalaman tersebut, kajian untuk tol Trans-Jawa akan segera dimulai pada tahun berjalan. Namun, ada satu aspek krusial yang perlu diperhatikan, yaitu kondisi angin kencang di sepanjang jalur tol yang dapat memengaruhi penempatan dan orientasi panel surya yang akan dipasang.

“Nanti pengembangan ke depan, kemarin kami minta untuk kaji kalau sepanjang tol Jawa itu kira-kira dapat berapa (kapasitas PLTS) sih,”

Aspek-aspek teknis tersebut akan menjadi fokus utama dalam kajian yang sedang berlangsung. Tri menambahkan bahwa proses eksekusi proyek ini diperkirakan dapat dimulai paling cepat pada tahun depan. “Tahun ini kan sudah Agustus. Jadi tahun depan dieksekusi,” ujarnya. Dengan demikian, Kementerian ESDM kaji pengembangan PLTS dengan mempertimbangkan berbagai faktor teknis dan lingkungan.

Program PLTS 100 GW Resmi Masuk Revisi RUPTL

Menteri ESDM Bahlil Lahadalia mengonfirmasi bahwa peresmian tahap pertama program PLTS 100 GW akan dilaksanakan di Bali oleh Presiden Prabowo Subianto. Lebih lanjut, Bahlil memastikan bahwa program tersebut telah resmi masuk ke dalam revisi Rencana Usaha Penyediaan Tenaga Listrik (RUPTL) periode 2025–2034 milik PLN. Hal ini menunjukkan bahwa Kementerian ESDM kaji pengembangan PLTS tidak hanya sebatas studi awal, tetapi telah menjadi bagian dari perencanaan jangka panjang nasional.

Dengan implementasi penuh, pengembangan PLTS 100 GW diproyeksikan mampu mengurangi ketergantungan pada impor energi fosil. Nilai substitusi energi diperkirakan mencapai kisaran 14,4 hingga 28,9 miliar dolar AS. Selain itu, program ini juga diharapkan memberikan kontribusi signifikan terhadap produk domestik bruto (PDB) sebesar 26,6 miliar dolar AS.

FAQ: Pertanyaan Umum tentang PLTS Tol Trans-Jawa

Berapa kapasitas PLTS yang ditargetkan di sepanjang tol Trans-Jawa? Kapasitas masih dalam tahap kajian oleh tim teknis Kementerian ESDM. Estimasi awal akan ditentukan setelah analisis menyeluruh terhadap kondisi geografis dan teknis.

Kapan proyek PLTS tol Trans-Jawa akan dieksekusi? Proyek diperkirakan dapat dimulai paling cepat pada tahun depan, setelah kajian selesai dan perencanaan teknis finalized.

Apa tantangan utama dalam pemasangan PLTS di tol Trans-Jawa? Salah satu tantangan utama adalah kondisi angin kencang yang dapat memengaruhi penempatan dan orientasi panel surya yang akan dipasang.

Bagaimana hubungan program ini dengan target PLTS 100 GW? Program PLTS tol Trans-Jawa merupakan bagian dari strategi nasional untuk mencapai target 100 GW melalui diversifikasi sumber energi terbarukan di berbagai lokasi strategis.

Leave a Comment