BNPB percepat distribusi bantuan untuk penanganan darurat gempa NTT
Table of Contents
BNPB Percepat Pengiriman Bantuan Darurat Gempa NTT Lewat Udara dan Laut
Beritaturah.com – Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menggenjot pengiriman logistik kemanusiaan guna mendukung respons darurat pascagempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT). Pengiriman dilakukan secara simultan melalui jalur udara maupun laut, dengan pengerahan pesawat angkut berat TNI AU serta armada kapal perang Republik Indonesia (KRI).
Koordinasi Tingkat Tinggi di Pangkalan Udara Halim Perdanakusuma
Pada Senin, Deputi Bidang Logistik dan Peralatan BNPB Andi Eviana dan Plt. Direktur Optimasi Jaringan Logistik dan Peralatan BNPB Brigjen TNI Herry Setiono menggelar koordinasi bersama Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin di Posko TNI AU, Pangkalan Udara Halim Perdanakusuma, Jakarta.
“Koordinasi dilakukan untuk memastikan dukungan logistik dan transportasi udara dapat disalurkan secara cepat sesuai kebutuhan masyarakat di wilayah terdampak,” kata Plt. Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Berton Panjaitan, dikutip dari keterangan tertulis di Jakarta, Senin.
Tiga Penerbangan pada Senin dengan Muatan 40.567 Kilogram
Pos Pendukung Logistik Nasional (PPN) Halim Perdanakusuma telah menjalankan operasi pengiriman bantuan sejak Sabtu (15/8). Pada Senin, tiga sortie diberangkatkan dengan total muatan logistik mencapai 40.567 kilogram.
Penerbangan pertama dioperasikan pesawat Hercules A-1328 dengan rute Halim Perdanakusuma–Labuan Bajo–Halim Perdanakusuma. Muatannya mencapai 13.504 kilogram, yang mencakup 3.019 kilogram paket sembako (549 koli) dari Sekretariat Militer Presiden (Setmilpres) serta dua unit tenda rumah sakit lapangan seberat 10.485 kilogram dari Pusat Krisis Kesehatan (Puskris).
Penerbangan kedua menggunakan Hercules A-1344, menempuh rute Halim Perdanakusuma–Maumere–Halim Perdanakusuma dengan beban 13.563 kilogram. Sebagian besar muatan berupa 13.500 kilogram paket sembako dalam 2.454 koli dari Setmilpres. BNPB turut menyertakan 200 potong kaos (48 kilogram), sementara Kementerian Pertahanan mengirim 15 kilogram obat-obatan dalam enam koli untuk mendukung layanan kesehatan di lokasi pengungsian.
Penerbangan ketiga dijalankan oleh Hercules A-1339 pada rute Halim Perdanakusuma–Labuan Bajo–Halim Perdanakusuma dengan muatan 13.500 kilogram. Komposisi muatan terdiri atas 13.100 kilogram paket sembako (2.380 koli) dari Setmilpres dan 400 kilogram kornet kaleng dalam 40 koli dari Rumah Zakat.
Rekap Operasi 15–17 Agustus 2026
BNPB mencatat bahwa selama periode 15–17 Agustus 2026 telah dilaksanakan tujuh sortie penerbangan dengan akumulasi logistik 101.494 kilogram yang dikirim ke NTT. Dukungan udara melibatkan dua pesawat A-400M Atlas dan empat pesawat C-130 Hercules.
Distribusi Jalur Laut dari Tanjung Priok
Untuk jalur laut, pengiriman dilakukan dari Pelabuhan Tanjung Priok menggunakan KRI menuju sejumlah pelabuhan di NTT. Tujuan distribusi meliputi Pelabuhan Laurentius di Maumere, Pelabuhan Soekarno-Hatta di Ende, serta Pelabuhan Reo di Manggarai.
Related Reading
Frequently Asked Questions
What is BNPB percepat distribusi bantuan untuk penanganan?
BNPB percepat distribusi bantuan untuk penanganan is the main topic of this guide. The article explains the context, practical details, and next steps readers should understand.
Why does BNPB percepat distribusi bantuan untuk penanganan matter?
BNPB percepat distribusi bantuan untuk penanganan matters because readers are looking for a useful answer, not just a short summary. Good content should match search intent and help them decide what to do next.
