Humaniora

BPBD Garut pantau daerah pesisir untuk cek dampak gempa Pangandaran

Foto : John Brown - beritaturah.com
Table of Contents
  1. BPBD Garut Pantau Daerah Pesisir Pasca Gempa Pangandaran
  2. Related Reading

BPBD Garut Pantau Daerah Pesisir Pasca Gempa Pangandaran

Beritaturah.com – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Garut, Jawa Barat, kini tengah melakukan pemantauan menyeluruh terhadap berbagai wilayah pesisir pantai. Langkah strategis ini diambil sebagai respons terhadap gempa bumi yang mengguncang wilayah Pangandaran pada Rabu malam, 5 Agustus 2020. Guncangan dengan magnitudo 5,3 tersebut dirasakan hingga ke wilayah Garut, sehingga BPBD Garut pantau daerah pesisir untuk memastikan tidak ada kerusakan signifikan yang terjadi.

Berdasarkan informasi resmi dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), gempa bumi terjadi pada pukul 21.55 WIB. Episentrum gempa terletak di koordinat 8.12 lintang selatan dan 107.91 bujur timur. Lokasi episentrum berada sekitar 79 kilometer arah barat daya Kabupaten Pangandaran dengan kedalaman 18 kilometer di bawah permukaan bumi. Guncangan ini cukup kuat sehingga dirasakan oleh masyarakat di berbagai wilayah, termasuk Garut.

Perintah Pemantauan ke Seluruh Jajaran

Kepala Pelaksana BPBD Garut, Aah Anwar Saefuloh, telah memberikan instruksi komprehensif kepada seluruh komponen terkait. Instruksi tersebut mencakup jajaran BPBD, kecamatan, hingga desa dan kelurahan agar melakukan pengecekan menyeluruh terhadap wilayah masing-masing. Pemantauan ini bertujuan untuk mendeteksi potensi kerusakan bangunan, infrastruktur, dan kemungkinan korban jiwa.

“Iya melakukan pemantauan menindaklanjuti informasi gempa bumi berdasarkan rilis BMKG dengan magnitudo 5,3,” jelas Anwar saat dikonfirmasi di Garut pada Kamis pagi.

Anwar menambahkan bahwa guncangan cukup terasa oleh masyarakat Kabupaten Garut. Oleh karena itu, tim BPBD segera bergerak untuk memantau kemungkinan dampak dan kerusakan yang terjadi di berbagai lokasi. Pemantauan ini mencakup wilayah pesisir pantai yang menjadi prioritas utama karena potensi kerusakan akibat tsunami atau gelombang laut.

Warga Rasakan Guncangan dan Mulai Melapor

Di wilayah perkotaan Garut, sejumlah penduduk merasakan getaran yang cukup kuat. Beberapa orang bahkan secara spontan berlarian keluar dari bangunan tempat mereka berada. Kondisi ini menunjukkan bahwa guncangan gempa cukup signifikan untuk menimbulkan kekhawatiran masyarakat.

Agus, seorang warga berusia 55 tahun yang tinggal di Jalan Cimanuk, Kecamatan Garut Kota, menceritakan pengalamannya saat gempa terjadi. Saat itu ia sedang duduk di ruang tamu ketika tiba-tiba bangunan bergoyang. Kejadian ini membuat ia dan keluarganya segera keluar dari rumah untuk memastikan keselamatan.

“Saya sedang duduk di ruang tamu, tiba-tiba goyang, ternyata gempa, saat itu langsung keluar,” kata Agus dengan nada lega.

BPBD Garut kini terus memantau perkembangan situasi dan meminta seluruh lapisan masyarakat untuk segera melaporkan setiap temuan kerusakan atau korban akibat gempa tersebut. Masyarakat dapat menghubungi kantor BPBD Garut atau melalui jalur komunikasi resmi yang tersedia.

Pentingnya Pemantauan Wilayah Pesisir

Wilayah pesisir Garut menjadi fokus utama pemantauan karena potensi kerusakan yang lebih besar. Selain itu, masyarakat pesisir juga perlu diwaspadai terhadap kemungkinan gelombang laut yang dapat terjadi pasca gempa. BPBD Garut pantau daerah pesisir dengan melibatkan petugas lapangan dan relawan untuk memastikan keamanan warga.

Bagi masyarakat yang membutuhkan informasi lebih lanjut mengenai kondisi terkini, dapat mengakses website resmi BPBD Garut atau menghubungi hotline bencana yang tersedia. Pemantauan berkelanjutan akan dilakukan hingga semua wilayah dipastikan aman dari dampak gempa.

Frequently Asked Questions

Berapa magnitudo gempa yang mengguncang Pangandaran? Gempa bumi yang mengguncang wilayah Pangandaran memiliki magnitudo 5,3 menurut data BMKG.

Kapan gempa tersebut terjadi? Gempa terjadi pada Rabu malam, 5 Agustus 2020, pukul 21.55 WIB.

Di mana lokasi episentrum gempa? Episentrum gempa berada di koordinat 8.12 lintang selatan dan 107.91 bujur timur, sekitar 79 kilometer barat daya Kabupaten Pangandaran.

Apa yang dilakukan BPBD Garut setelah gempa? BPBD Garut melakukan pemantauan intensif terhadap wilayah pesisir dan seluruh kecamatan untuk mendeteksi kerusakan dan korban jiwa.

Bagaimana cara melaporkan kerusakan akibat gempa? Masyarakat dapat menghubungi kantor BPBD Garut atau melalui hotline bencana yang tersedia untuk melaporkan temuan kerusakan.

Leave a Comment