BSI Makassar Salurkan Dana ZIS Rp67,9 Miliar untuk Sulsel
Latest Program – Sampai tahun 2026, PT Bank Syariah Indonesia (Persero) Tbk (BSI) Regional X Makassar telah menyalurkan dana zakat, infak, dan sedekah (ZIS) senilai Rp67,9 miliar di wilayah Sulawesi Selatan. RCEO BSI Regional Makassar, Sukma Dwie Priardi, mengungkapkan bahwa distribusi dana tersebut mencakup 16.508 orang yang menerima manfaat.
Program Pemberdayaan Umat
Penyaluran dana ZIS dilakukan melalui berbagai program pengembangan umat, termasuk pendidikan, ekonomi, dan sosial kemasyarakatan. Sukma menjelaskan bahwa program ini terbagi dalam tiga kategori utama: Didik Umat, Mitra Umat, dan Simpati.
“Program ini bertujuan memperkuat ekosistem ekonomi syariah di Sulsel, sambil memberikan dampak sosial yang signifikan,” kata Sukma.
Didik Umat: Fokus pada Pendidikan
Salah satu program utama, Didik Umat, telah menyalurkan dana sebesar Rp18,9 miliar dengan melayani 594 individu. Melalui BSI Scholarship, program ini mendukung pendidikan tinggi, khususnya jalur S1, untuk mencetak generasi muda yang memiliki karakter dan amanah.
Penerima manfaat berasal dari beberapa perguruan tinggi, seperti Universitas Muslim Indonesia (UMI), Universitas Negeri Makassar (UNM), Universitas Hasanuddin (Unhas), Universitas Muhammadiyah Makassar, UIN Alauddin Makassar, serta IAIN Parepare. Selain bantuan biaya, mahasiswa juga mendapat pembinaan karakter dan pelatihan keterampilan untuk meningkatkan prestasi akademik dan kontribusi sosial.
Mitra Umat: Penguatan Ekonomi
Di bidang ekonomi, program Mitra Umat telah menyalurkan Rp10,9 miliar kepada 300 peserta. Fokus utama adalah pengembangan usaha mikro dan ultra mikro berbasis klaster, seperti pertanian, peternakan, perikanan, serta perkebunan.
Dana diberikan ke beberapa wilayah, antara lain pengolahan landak laut di Kabupaten Pangkep, pengembangan usaha sapi potong di Gowa, serta budidaya udang vaname di Barru. Pendampingan dilakukan secara intensif, mulai dari memperkuat legalitas usaha hingga membuka akses pasar baru.
Sukma menambahkan bahwa program-program ini diharapkan mampu meningkatkan produktivitas pelaku usaha, menciptakan peluang ekonomi, dan mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat secara berkelanjutan.
