Humaniora

Meeting Results: DPPKB Kota Jambi menargetkan sebanyak 11.129 penerima MBG 3B pada 2026

DPPKB Kota Jambi Berkomitmen Capai Target 11.129 Penerima MBG 3B Tahun 2026

Meeting Results – Dalam Meeting Results terbaru, DPPKB Kota Jambi menegaskan komitmen untuk mencapai jumlah penerima Manfaat Gizi (MBG) 3B sebanyak 11.129 pada tahun 2026. Program ini bertujuan mempercepat penurunan stunting melalui peningkatan asupan gizi bagi ibu hamil, ibu menyusui, dan balita. Pernyataan tersebut disampaikan oleh Sekretaris DPPKB Kota Jambi Vera Sofiani selama Rapat Koordinasi Daerah (Rakorda) MBG 3B tingkat kota yang berlangsung di Aula Griya Mayang Rumdis Wali Kota, Telanaipura, Kamis. Dalam meeting results ini, DPPKB mengungkapkan langkah strategis untuk mewujudkan keluarga berkualitas melalui pendekatan gizi yang terpadu.

Program MBG 3B: Strategi Terpadu untuk Pemulihan Gizi

MBG 3B, atau Membangun Keluarga Berbasis Gizi, dianggap sebagai salah satu instrumen utama dalam upaya mendorong kesehatan masyarakat. Vera Sofiani menjelaskan bahwa program ini fokus pada tiga kelompok utama: ibu hamil, ibu menyusui, dan balita. “Kami telah merumuskan rencana percepatan penurunan stunting melalui MBG 3B,” katanya dalam Meeting Results. Ia menegaskan bahwa selain meningkatkan akses nutrisi, program ini juga mencakup pendidikan gizi dan pelatihan pengasuhan anak sejak usia dini.

Dalam rapat tersebut, DPPKB mengungkapkan bahwa sasaran MBG 3B 2026 terdiri dari 7.969 balita, 856 ibu hamil, dan 2.304 ibu menyusui. Distribusi penerima manfaat akan dijalankan melalui 43 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang tersebar di seluruh wilayah Kota Jambi. Saat ini, realisasi penerima manfaat telah mencapai 4.907 orang, dengan kontribusi 44,09 persen dari target keseluruhan. “Meeting Results menunjukkan bahwa kita sudah memiliki progres signifikan, tapi ada tantangan yang masih perlu diatasi,” tambah Vera.

“Kita harus memastikan semua sektor terlibat aktif untuk mendukung program ini,” ujar Vera Sofiani. “Meeting Results ini menjadi momentum untuk mengkoordinasikan strategi dari berbagai lembaga, termasuk pemerintah daerah, organisasi masyarakat, dan pemangku kepentingan lainnya.”

DPPKB Kota Jambi menjelaskan bahwa pendekatan MBG 3B tidak hanya menekankan pada pemberian makanan bergizi, tetapi juga pada perubahan perilaku masyarakat terkait pola konsumsi dan pengasuhan anak. “Melalui meeting results ini, kita dapat menyesuaikan langkah-langkah pencegahan stunting dengan kondisi aktual di lapangan,” lanjut Vera. Ia juga menyoroti pentingnya keterlibatan masyarakat dalam mengawasi keberhasilan program, termasuk melalui peningkatan kesadaran tentang pentingnya nutrisi pada masa pertumbuhan.

Langkah Strategis DPPKB Kota Jambi untuk Mencapai Target 2026

Meeting Results menegaskan bahwa DPPKB Kota Jambi akan memperkuat koordinasi dengan seluruh stakeholder terkait. Hal ini termasuk bekerja sama dengan Dinas Kesehatan, komunitas lokal, dan organisasi donor. Dalam upaya menggerakkan lebih banyak masyarakat, DPPKB juga berencana mengadakan pelatihan kader di tingkat kecamatan dan desa. “Kami ingin memastikan bahwa program ini mencapai semua keluarga yang berpotensi mengalami stunting,” kata Vera. Ia menambahkan bahwa anggaran program MBG 3B untuk 2026 telah dialokasikan secara optimal untuk menunjang pelaksanaan.

DPPKB juga memberikan penjelasan lebih rinci tentang progres pelaksanaan MBG 3B hingga saat ini. Realisasi penerima manfaat mencapai 4.907 orang, dengan distribusi 3.387 balita, 436 ibu hamil, dan 1.084 ibu menyusui. Dalam meeting results, Vera menyebutkan bahwa data tersebut menggambarkan peningkatan keterlibatan, meski masih ada wilayah yang kurang optimal dalam pemberdayaan. “Kami akan fokus pada percepatan distribusi di wilayah yang lebih rentan, seperti daerah pedesaan dan perdesaan,” jelasnya.

Wali Kota Jambi Maulana menyambut baik meeting results ini, menilai bahwa rapat tersebut memperkuat komitmen bersama untuk mencegah stunting. “Stunting tidak hanya menjadi masalah kesehatan, tapi juga ekonomi dan pendidikan,” ujarnya. Ia menambahkan bahwa program MBG 3B akan diintegrasikan dengan berbagai inisiatif nasional, seperti Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting (Genting) dan program pelatihan kebugaran serta kesehatan masyarakat lainnya. “Kami percaya, dengan meeting results yang terus diadakan, kita bisa mencapai target 11.129 penerima MBG 3B pada 2026,” pungkas Maulana.

Leave a Comment