Humaniora

ngaben massal Balinuraga perkuat pelestarian budaya dan pariwisata

IMG_1660
Foto : Nancy Taylor - beritaturah.com
Table of Contents
  1. Ngaben Massal di Balinuraga: Momentum Pelestarian Budaya dan Pengembangan Pariwisata
  2. Related Reading

Ngaben Massal di Balinuraga: Momentum Pelestarian Budaya dan Pengembangan Pariwisata

Beritaturah.com – Upacara ngaben massal Balinuraga perkuat pelestarian budaya dan pariwisata menjadi salah satu agenda penting yang diselenggarakan oleh Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan. Kegiatan ini tidak hanya berfungsi sebagai ritual keagamaan bagi umat Hindu, tetapi juga sebagai strategi jangka panjang dalam memperkuat identitas budaya lokal serta mendorong pertumbuhan sektor pariwisata di wilayah tersebut. Penyelenggaraan acara ini menunjukkan keseriusan pemerintah daerah dalam melestarikan warisan leluhur sambil membuka peluang ekonomi baru bagi masyarakat setempat.

Bupati Lampung Selatan, Radityo Egi Pratama, yang hadir langsung di Desa Balinuraga, Kecamatan Way Panji, pada hari Jumat, menyampaikan visi pemerintah daerah untuk menjadikan Balinuraga sebagai desa wisata budaya pada tahun 2027. Konsep pengelolaan yang akan diterapkan terinspirasi dari keberhasilan Desa Penglipuran di Bali. “Jika kita semua sepakat, insyaallah pada 2027 Balinuraga akan saya jadikan desa wisata seperti Desa Penglipuran di Bali. Syaratnya satu, masyarakat harus tetap kompak menjaga kebersihan, keamanan, keindahan, dan kelestarian budayanya,” jelas beliau di hadapan ribuan warga yang hadir.

Komitmen tersebut diungkapkan saat menghadiri ngaben massal yang dihadiri oleh ribuan warga dari berbagai lapisan masyarakat. Dalam prosesi adat tersebut, Bupati Lampung Selatan menerima penghormatan istimewa dengan diarak menggunakan bade setinggi sekitar 24 meter. Hal ini melambangkan rasa hormat masyarakat kepada pemimpin daerah yang dinilai memberikan perhatian khusus terhadap pelestarian budaya lokal.

Modal Penting untuk Pariwisata Berbasis Budaya

Menurut Bupati, pelestarian budaya yang dilakukan masyarakat Balinuraga merupakan modal berharga dalam pengembangan pariwisata berbasis budaya. Hal ini diharapkan mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekaligus memperkuat identitas daerah. Semangat gotong royong, kepedulian terhadap adat istiadat, dan konsistensi masyarakat dalam menjaga tradisi menjadi daya tarik yang dapat dikembangkan sebagai destinasi wisata unggulan di Lampung Selatan. Ngaben massal Balinuraga perkuat pelestarian budaya menjadi bukti nyata bahwa tradisi dapat menjadi fondasi pembangunan ekonomi modern.

Untuk mendukung rencana tersebut, pemerintah daerah akan meningkatkan infrastruktur menuju kawasan desa, melakukan penataan lingkungan, serta memperkuat ekosistem pariwisata. “Kalau Balinuraga menjadi desa wisata, akses jalannya akan kita perbaiki, lingkungannya dipercantik. Tetapi pemerintah tidak bisa bekerja sendiri. Ini harus menjadi gerakan bersama seluruh masyarakat,” ujarnya. Langkah-langkah konkret ini akan memastikan bahwa pengembangan pariwisata berjalan berkelanjutan dan melibatkan seluruh pemangku kepentingan.

Bupati juga menegaskan bahwa pelestarian budaya bukan hanya menjadi kebanggaan masyarakat Balinuraga, melainkan juga aset daerah yang memiliki nilai strategis dalam mendukung pembangunan sektor pariwisata dan menjaga warisan budaya bagi generasi mendatang. Dengan pendekatan yang tepat, tradisi ngaben massal dapat menjadi magnet wisata yang menarik pengunjung dari berbagai daerah.

Simbol Penghormatan Tertinggi

Sementara itu, Wayan Mantra, anggota panitia pembangunan bade, menjelaskan bahwa pengangkatan Bupati Lampung Selatan di atas bade merupakan simbol penghormatan tertinggi masyarakat adat kepada kepala daerah yang dinilai memberikan perhatian terhadap pelestarian budaya. “Ini merupakan sebuah kehormatan bagi kami. Bupati bersama jajaran kami arak di atas bade sebagai simbol penghormatan masyarakat adat sekaligus menjadi kebanggaan bagi masyarakat Desa Balinuraga,” katanya.

Ngaben massal di Balinuraga tahun ini tidak hanya menjadi prosesi keagamaan umat Hindu, tetapi juga menjadi ruang memperkuat sinergi antara pemerintah daerah dan masyarakat adat dalam menjaga kelestarian budaya sebagai bagian dari pembangunan pariwisata berkelanjutan. Kegiatan ini menunjukkan bahwa tradisi dan modernitas dapat berjalan beriringan untuk kemajuan bersama.

Pertanyaan Umum tentang Ngaben Massal Balinuraga

Apa itu ngaben massal Balinuraga? Ngaben massal Balinuraga adalah upacara kremasi massal yang diselenggarakan secara rutin di Desa Balinuraga, Lampung Selatan, sebagai wujud pelestarian budaya Hindu dan tradisi lokal masyarakat setempat.

Berapa tahun target Balinuraga menjadi desa wisata? Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan menargetkan Balinuraga menjadi desa wisata budaya pada tahun 2027 dengan konsep pengelolaan terinspirasi dari Desa Penglipuran di Bali.

Apa manfaat ngaben massal bagi pariwisata? Ngaben massal Balinuraga perkuat pelestarian budaya dan pariwisata dengan menarik wisatawan, meningkatkan ekonomi lokal, dan memperkuat identitas budaya daerah sebagai daya tarik wisata unggulan.

Siapa saja yang terlibat dalam prosesi ngaben massal? Prosesi ini melibatkan ribuan warga, pemerintah daerah termasuk Bupati Lampung Selatan, serta panitia pembangunan bade seperti Wayan Mantra yang menjelaskan makna simbolis pengangkatan bupati.

Leave a Comment