Humaniora

USU perkuat posisi sebagai perguruan tinggi berdaya saing global

1000520567
Foto : Emily Miller - beritaturah.com
Table of Contents
  1. USU Tembus Peringkat 401–600 Dunia dalam THE Impact Rankings 2026
  2. Related Reading
  3. Frequently Asked Questions

USU Tembus Peringkat 401–600 Dunia dalam THE Impact Rankings 2026

Beritaturah.com – Medan — Universitas Sumatera Utara (USU) resmi menempatkan diri pada kelompok 401–600 dunia dalam THE Impact Rankings 2026. Pengumuman tersebut disampaikan langsung oleh Rektor USU, Prof Muryanto Amin, saat membuka sidang terbuka Dies Natalis ke-74 di Auditorium USU pada hari Kamis. Perayaan tahun ini mengusung tema “Listening to Science for Global Impact”.

Transformasi Menuju Era Ultimate Excellence

Menurut Prof Muryanto, lonjakan peringkat global itu merupakan bagian integral dari pergeseran strategis USU menuju fase baru bernama The Era of Ultimate Excellence, yang mencakup rentang waktu 2026–2031. Ia menekankan bahwa pendekatan berbasis data harus menjadi fondasi setiap keputusan institusional.

“Inilah makna Listening to Science: membaca data, belajar dari pengalaman, dan menggunakan ilmu pengetahuan untuk mengambil keputusan yang lebih cepat dan tepat.”

Ia menambahkan bahwa pengetahuan tidak boleh terkunci di balik tembok kampus. Setiap riset dituntut menghasilkan manfaat konkret bagi kehidupan masyarakat.

“Global impact tidak berarti meninggalkan persoalan di sekitar kita, tetapi dimulai dari kemampuan menyelesaikan persoalan yang terjadi di masyarakat dan mengubah pengetahuan menjadi manfaat serta dampak langsung bagi masyarakat.”

Rekor Prestasi Mahasiswa

Hingga Agustus 2026, mahasiswa USU telah mengoleksi 792 prestasi yang terdata dalam indikator pemeringkatan kemahasiswaan Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi. Rincian perolehan itu mencakup 102 prestasi tingkat provinsi, 427 tingkat nasional, serta 263 tingkat internasional. Dari total tersebut, 347 berstatus Juara I, 231 Juara II, dan 214 Juara III.

Daya Saing Akademik dan Sumber Daya Manusia

Per 11 Agustus 2026, PDDikti mencatat 182 program studi aktif di lingkungan USU. Lebih dari separuhnya—tepatnya 50,55 persen—berpredikat Unggul atau A. Pada tahun yang sama, 29 program studi juga telah mengantongi akreditasi internasional.

Kualitas dosen turut menunjukkan peningkatan signifikan. Jumlah pemegang gelar doktor kini menyentuh 701 orang, sementara jumlah guru besar melonjak dari 173 (2024) menjadi 233 pada Agustus 2026.

Output Riset dan Kolaborasi Lintas Negara

Periode 2022–2025 mencatat 3.236 kegiatan penelitian USU dengan total pendanaan Rp223,1 miliar yang bersumber dari DPRM, DRTPM, BRIN, hingga program internal Equity USU. Di ranah internasional, 267 riset kolaboratif telah dijalankan sepanjang 2021–2026 dengan dukungan dana Rp26,6 miliar. Publikasi bereputasi yang terindeks Scopus telah menembus angka 14.710.

Riset Terapan untuk Kebutuhan Publik

Sebagian hasil riset USU kini diarahkan langsung ke sektor riil. Salah satu contohnya adalah pengembangan varietas kedelai yang telah memperoleh Hak Perlindungan Varietas Tanaman (PVT) atas tiga calon varietas: Athelia USU, Soya USU, dan G1 USU. Selain itu, kampus ini juga menggarap teknologi pengolahan sampah, inovasi material, serta pengujian bahan bakar B-50 guna memperkuat ketahanan energi nasional.

Frequently Asked Questions

What is USU perkuat posisi sebagai perguruan tinggi?

USU perkuat posisi sebagai perguruan tinggi is the main topic of this guide. The article explains the context, practical details, and next steps readers should understand.

Why does USU perkuat posisi sebagai perguruan tinggi matter?

USU perkuat posisi sebagai perguruan tinggi matters because readers are looking for a useful answer, not just a short summary. Good content should match search intent and help them decide what to do next.

Leave a Comment