Humaniora

Visit Agenda: Ombudsman tinjau layanan haji ramah Lansia di Embarkasi Banjarmasin

Ombudsman Tinjau Layanan Haji Ramah Lansia di Embarkasi Banjarmasin

Visit Agenda – Kota Banjarbaru, Kalimantan Selatan – Tim wakil Visit Agenda Ombudsman RI melakukan inspeksi terhadap layanan haji yang dirancang untuk kelompok lansia dan penyandang disabilitas di Embarkasi Banjarmasin. Kepala Perwakilan Ombudsman RI Provinsi Kalsel, Hadi Rahman, bersama anggota tim meninjau Asrama Haji Embarkasi Banjarmasin pada Selasa, dan menyatakan telah berbicara langsung dengan jamaah calon haji prioritas, seperti lansia, uzur, serta penyandang disabilitas. Visit Agenda ini dilakukan sebagai bagian dari upaya memastikan layanan haji tahun 2026 berjalan lancar dan optimal.

Peningkatan Fasilitas untuk Jamaah Prioritas

Dalam kunjungan tersebut, Hadi Rahman menyoroti perbaikan fasilitas yang semakin manusiawi dan ramah. Ia menekankan bahwa pembangunan gedung baru khusus untuk jamaah prioritas adalah langkah strategis dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik.

“Gedung ini tidak hanya memudahkan akses jamaah, tetapi juga menciptakan lingkungan yang lebih nyaman dan terjangkau bagi lansia serta penyandang disabilitas,” ujarnya.

Perbaikan tersebut mencakup penyediaan kamar yang memiliki lantai datar, kamar mandi dengan pegangan bantuan, serta peralatan khusus untuk memudahkan gerak para jamaah. Visit Agenda Ombudsman juga meninjau ketersediaan makanan yang terjangkau, serta jadwal pendampingan yang lebih terorganisir. Hadi Rahman menilai bahwa pengadaan fasilitas ini mencerminkan komitmen pemerintah dalam memenuhi kebutuhan spesifik jamaah prioritas.

Kesiapan Embarkasi Banjarmasin untuk Musim Haji 2026

Kepala Kanwil Kemenhaj Kalsel dan Ketua PPIH Embarkasi Banjarmasin, Eddy Khairani, menyampaikan rasa terima kasih atas perhatian Visit Agenda Ombudsman RI terhadap layanan embarkasi. Menurutnya, kehadiran lembaga tersebut menjadi pengingat bagi seluruh petugas untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan kepada jamaah calon haji. Visit Agenda ini menjadi salah satu pengecekan rutin sebelum pelaksanaan musim haji.

Dalam Visit Agenda terkait keberangkatan 2026, Embarkasi Banjarmasin akan memberangkatkan 19 kloter, terdiri dari 14 kloter dari Kalimantan Selatan dan 5 kloter dari Kalimantan Tengah. Total jamaah calon haji yang dipersiapkan mencapai 6.822 orang, terbagi atas 5.197 dari Kalsel dan 1.561 dari Kalteng. Hingga 12 Mei 2026, telah terdapat 13 kloter yang diberangkatkan, dengan jumlah anggota jamaah mencapai 4.672 orang dari kedua provinsi tersebut.

Program Khusus untuk Jamaah Lansia

Sebagai bagian dari Visit Agenda inspeksi, Ombudsman juga mengamati program khusus yang disediakan untuk lansia. Program ini melibatkan pembagian jadwal keberangkatan yang lebih fleksibel, serta fasilitas tambahan seperti kursi roda dan perlengkapan kebugaran untuk memastikan kenyamanan selama perjalanan. Visit Agenda kali ini juga mengevaluasi kesiapan transportasi dan layanan kesehatan yang lebih spesifik bagi kelompok ini.

Menurut Eddy Khairani, pihaknya telah menyiapkan tim pendamping yang berpengalaman untuk mengawal jamaah lansia selama proses embarkasi. Ia menambahkan bahwa keberhasilan Visit Agenda Ombudsman membantu mendorong pihak embarkasi untuk terus berinovasi dan memperbaiki segala aspek layanan.

“Komitmen kita adalah memberikan pengalaman haji yang tidak hanya berkesan, tetapi juga membahagiakan bagi semua jamaah, terutama yang berusia lanjut,” jelasnya.

Langkah Masa Depan untuk Peningkatan Layanan

Sebagai hasil dari Visit Agenda Ombudsman, pihak Embarkasi Banjarmasin berencana memperluas fasilitas untuk jamaah prioritas. Langkah ini mencakup pengembangan area relaksasi, penambahan unit kesehatan darurat, serta penguatan sistem pengawasan kualitas layanan. Visit Agenda tersebut juga memicu rencana pelatihan karyawan untuk meningkatkan pemahaman tentang kebutuhan lansia dan penyandang disabilitas.

Ketua Tim Visit Agenda Ombudsman RI, Idris Achmad, menegaskan bahwa evaluasi ini merupakan bagian dari siklus peningkatan kualitas haji. “Kami berharap hasil Visit Agenda ini menjadi dasar untuk kebijakan yang lebih inklusif dan berkelanjutan,” kata Idris. Ia menambahkan bahwa aspek seperti transportasi, kesehatan, dan kenyamanan jamaah prioritas akan menjadi fokus utama dalam masa depan.

Leave a Comment