New Policy: PSIM Optimis Masuk 10 Besar Super League Jika Kalahkan Arema
New Policy – Dalam rangka menghadapi musim baru Super League 2025/2026, pelatih PSIM Yogyakarta, Jean Paul Van Gastel, menegaskan bahwa kemenangan atas Arema FC menjadi faktor kunci dalam mengamankan posisi di sepuluh besar klasemen. New Policy ini mencakup strategi baru yang diterapkan tim untuk meningkatkan performa, dengan fokus pada pertandingan krusial melawan Arema sebagai pendorong utama.
“New Policy kami mencakup penyesuaian taktik dan penguatan mental para pemain. Kemenangan melawan Arema adalah batu loncatan penting agar PSIM bisa mendekati ambisi masuk zona sepuluh besar,” jelas Van Gastel, yang memimpin tim sejak awal musim ini.
Kedua tim, PSIM dan Arema FC, saat ini berada di posisi persaingan sengit. Meski keduanya memiliki poin yang sama, yaitu 45 dari 33 laga, Arema FC sedikit lebih unggul berdasarkan efisiensi gol. Arema mencetak 50 gol dan kebobolan 46, sementara PSIM hanya mencetak 42 gol dengan 41 kali kebobolan. New Policy yang diterapkan PSIM bertujuan untuk menutup perbedaan ini melalui peningkatan kekuatan serangan dan efisiensi pertahanan.
Strategi New Policy: Fokus pada Konsistensi dan Kreativitas
“Dengan New Policy ini, kami memprioritaskan konsistensi dalam setiap pertandingan. Kami percaya bahwa jika PSIM mampu meraih kemenangan di laga melawan Arema, momentum positif ini akan membuahkan hasil signifikan,” tegas Van Gastel.
Kemenangan atas Arema FC bukan hanya penting secara poin, tetapi juga berdampak pada peringkat akhir. New Policy juga menekankan pentingnya kreativitas pemain dalam menembus pertahanan lawan. Van Gastel menjelaskan bahwa seluruh rencana pelatihan telah dirancang untuk meningkatkan koordinasi tim dan memaksimalkan potensi individu.
Van Gastel menambahkan bahwa pemain PSIM harus memanfaatkan New Policy ini dengan baik, terutama dalam menghadapi laga kritis. Ia menyoroti pentingnya mentalitas kompetitif dan kepercayaan diri para pemain, yang diperkuat melalui persiapan intensif sebelum pertandingan.
Persiapan Tim: Membangun Solidaritas dan Fokus
“Kami telah melalui fase persiapan yang sangat ketat, dan New Policy ini menjadi pedoman untuk membangun solidaritas di dalam tim. Kami yakin bisa menghadapi Arema dengan mental yang kuat,” ujar Van Gastel.
Pemain PSIM, Deri Corfe, juga mendukung perubahan strategi ini. Ia menyatakan bahwa New Policy memperkuat persatuan tim dan meningkatkan kepercayaan terhadap kemampuan pemain. “Kami merasa lebih siap untuk menghadapi Arema. New Policy ini membantu kami fokus pada target utama, yaitu meraih kemenangan,” tambah Corfe.
Persiapan tim juga mencakup analisis terhadap kelemahan Arema. Van Gastel menjelaskan bahwa tim telah mempelajari pola permainan lawan dan merancang taktik yang tepat untuk memanfaatkan peluang. New Policy ini tidak hanya mengubah cara bermain, tetapi juga memengaruhi suasana di dalam lapangan dan di luar lapangan.
Manajemen PSIM berharap New Policy ini akan membawa perubahan signifikan dalam kinerja tim. Kemenangan atas Arema FC dianggap sebagai ujian pertama bagi strategi baru, yang akan terus diperbaiki berdasarkan hasil dan pengalaman. “New Policy adalah langkah awal, tetapi kami tahu masih ada jalan panjang untuk mencapai tujuan,” kata pelatih asal Belanda tersebut.
Dengan New Policy yang dijalankan, PSIM menargetkan peningkatan kualitas pertandingan. Kemenangan melawan Arema FC diharapkan menjadi pengingat bahwa persaingan di Super League sangat ketat, dan setiap laga harus dimainkan dengan serius. Van Gastel juga mengingatkan pemain untuk tetap waspada, karena lawan yang memiliki keunggulan statistik tetap menjadi ancaman.
