Internasional

Dubes Chaudhri: RI-Pakistan berpotensi pimpin industri halal global

1000013206
Foto : Daniel Moore - beritaturah.com
Table of Contents
  1. Indonesia dan Pakistan Siap Mengguncang Industri Halal Dunia
  2. Related Reading
  3. Frequently Asked Questions

Indonesia dan Pakistan Siap Mengguncang Industri Halal Dunia

Beritaturah.com – Jakarta – Perayaan Hari Kemerdekaan Pakistan yang berlangsung pada malam Jumat (14/8) di Jakarta menjadi momen penting bagi penguatan hubungan kedua negara. Dalam kesempatan tersebut, Duta Besar Pakistan untuk Indonesia, Zahid Hafeez Chaudhri, menyampaikan visi besar tentang peran bersama kedua negara dalam kancah industri halal internasional.

Menurutnya, kolaborasi antara Indonesia dan Pakistan melampaui batas promosi ekonomi halal di masing-masing wilayah. Keduanya memiliki peluang nyata untuk mendominasi pasar global. “Kita tidak sekadar memajukan sektor halal di tanah air sendiri, namun juga mampu memimpin industri ini secara global,” tegasnya.

Populasi Muslim Terbesar di Dunia

Dubes Chaudhri menyoroti kekuatan demografis kedua negara. Pakistan dihuni sekitar 250 juta penduduk sementara Indonesia memiliki 280 juta jiwa. Gabungan keduanya mencakup lebih dari seperempat umat Muslim di seluruh planet ini. Angka ini menjadi modal berharga untuk pengembangan ekonomi halal.

Nilai ekonomi halal global saat ini diperkirakan menyentuh angka tujuh triliun dolar AS. Sektor ini mencakup beragam lini, mulai dari produk makanan hingga berbagai jasa pendukung. Kondisi tersebut membuka ruang luas bagi kedua negara untuk tidak hanya berkembang di dalam negeri, tetapi juga memperkuat posisi kepemimpinan mereka di tingkat internasional.

Kerjasama Strategis di Islamabad

Sebagai wujud komitmen nyata, Indonesia dan Pakistan telah menandatangani nota kesepahaman mengenai industri halal di Islamabad pada 9 Desember 2025. Langkah ini dinilai sebagai fondasi kuat untuk memperdalam hubungan bilateral sekaligus mendorong pertumbuhan sektor halal.

Wakil Menteri Perdagangan Dyah Roro Esti menambahkan bahwa Pakistan merupakan mitra ekonomi strategis bagi Indonesia, khususnya di kawasan Asia Selatan. Data perdagangan bilateral tahun 2025 mencatat nilai mencapai 4,26 miliar dolar AS atau setara Rp75 triliun, meningkat 2,9 persen dari tahun sebelumnya.

Ekspor Indonesia ke Pakistan mencapai 4,11 miliar dolar AS (Rp73 triliun) sedangkan impor dari Pakistan sebesar 153 juta dolar AS (Rp2,7 triliun). “Data ini membuktikan ketahanan kemitraan ekonomi kita dan membuka peluang kerja sama yang lebih luas ke depan dengan semangat gotong royong,” ujarnya.

Pakistan memperingati HUT ke-79 kemerdekaan pada hari Jumat tersebut. Negara tersebut resmi berdiri sebagai entitas berdaulat pada 14 Agustus 1947, menandai awal perjalanan panjang dalam sejarah modernnya.

Frequently Asked Questions

What is Dubes Chaudhri?

Dubes Chaudhri is the main topic of this guide. The article explains the context, practical details, and next steps readers should understand.

Why does Dubes Chaudhri matter?

Dubes Chaudhri matters because readers are looking for a useful answer, not just a short summary. Good content should match search intent and help them decide what to do next.

Leave a Comment