Lintas Kota

Kepadatan di Cakung akibat ketidakseimbangan arus logistik pelabuhan

Foto : Karen Anderson - beritaturah.com

Kemacetan di Cakung Disebabkan Ketidakseimbangan Arus Logistik Pelabuhan

Beritaturah.com – Jakarta – Situasi kemacetan yang terjadi di Jalan Raya Cakung-Cilincing atau yang dikenal dengan sebutan Cacing disebabkan oleh adanya ketidakseimbangan arus logistik di wilayah Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara. Menurut Kepala Suku Dinas Perhubungan Jakarta Utara, Rudy Saptari Sulesuryana, fenomena ini muncul karena volume impor yang tinggi tidak diimbangi dengan aktivitas ekspor yang memadai.

“Tingginya volume impor yang tidak diimbangi dengan aktivitas ekspor menyebabkan penumpukan peti kemas di kawasan Pelabuhan Tanjung Priok maupun depo,” kata Rudy Saptari di Jakarta, Jumat.

Kondisi tersebut kemudian memberikan dampak langsung pada meningkatnya antrean panjang kendaraan truk di ruas jalan utama. Untuk mengatasi masalah ini, Sudinhub Jakarta Utara telah memberikan arahan kepada para pengemudi truk agar menunggu di Terminal Tanah Merdeka ketika terjadi antrean panjang menuju depo. Langkah ini bertujuan agar badan jalan tetap dapat dilalui oleh kendaraan lain.

“Jadi jalan raya tidak tertutup oleh antrean truk,” katanya.

Pengaturan Lalu Lintas yang Dinamis

Sementara itu, Yulza Romadhoni Putra sebagai Kepala Seksi Pengendalian dan Operasional Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (LLAJ) Sudinhub Jakarta Utara menjelaskan bahwa total 30 personel telah dikerahkan untuk mengatur arus lalu lintas di sejumlah titik yang rawan mengalami kemacetan. Ia menyebutkan bahwa dua hari terakhir telah dilakukan rekayasa lalu lintas dan hasilnya cukup positif terhadap kelancaran arus kendaraan.

Berdasarkan hasil pemantauan di putaran KBN Cakung pada Kamis (23/7), arus lalu lintas menuju arah utara terpantau lancar. Namun, arus kendaraan dari Kebon Baru menuju selatan di kawasan Babek sempat mengalami kepadatan. Ia memastikan pengaturan lalu lintas di kawasan KBN Cakung dilakukan secara dinamis dengan menyesuaikan kondisi di lapangan secara waktu nyata (real-time).

“Kami imbau pengguna jalan untuk mematuhi arahan petugas demi kelancaran lalu lintas bersama,” kata dia.

Ia juga memastikan bahwa arus kendaraan dapat bergerak secara optimal dengan memaksimalkan pemanfaatan ruas jalan yang tersedia.

Leave a Comment