Warga Grogol Selatan dapat edukasi buat: usi Pengelolaan Sampah dari Rumah Beritaturah.com – Kelurahan Grogol Selatan di Kecamatan Kebayoran Lama
Program Edukasi Komposter di Grogol Selatan: Solusi Pengelolaan Sampah dari Rumah
Beritaturah.com – Kelurahan Grogol Selatan di Kecamatan Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, kembali menginisiasi program lingkungan yang bermanfaat bagi masyarakat. Melalui kegiatan edukasi komposter, warga Grogol Selatan dapat edukasi tentang cara mengelola limbah organik secara mandiri. Program ini dirancang untuk membantu masyarakat mengubah sampah dapur dan halaman menjadi pupuk kompos berkualitas tinggi yang dapat digunakan untuk menyuburkan tanaman.
Target Kader Dasawisma sebagai Agen Perubahan
Wakil Camat Kebayoran Lama, Santoso Teguh Iman, menjelaskan bahwa program ini menyasar 350 kader Dasawisma sebagai agen perubahan di tingkat komunitas. Setiap kader diharapkan dapat memiliki lubang biopori atau komposter di kediaman masing-masing sebagai langkah awal dalam revolusi pengelolaan sampah.
“Rencananya, sebanyak 350 kader Dasawisma akan memiliki lubang biopori atau komposter di rumah masing-masing. Ini adalah langkah awal yang diharapkan dapat memotivasi warga di sekitar untuk menerapkan hal serupa,” kata Santoso Teguh Iman di Jakarta, Selasa.
Kegiatan edukasi tersebut dilaksanakan di Kebun Keyla 5, Kelurahan Grogol Selatan. Komposter sendiri merupakan wadah yang dirancang khusus untuk mengubah sampah organik menjadi pupuk kompos bernutrisi tinggi bagi tanaman. Proses ini tidak hanya mengurangi volume sampah, tetapi juga menghasilkan produk sampingan yang bermanfaat bagi pertanian perkotaan.
Keselarasan dengan Program Gubernur DKI Jakarta
Pembuatan media pengelolaan sampah ini merupakan salah satu upaya untuk menyukseskan program pilah sampah sesuai Instruksi Gubernur Nomor 5 Tahun 2026 tentang Gerakan Pemilahan dan Pengolahan Sampah dari Sumber. Program ini menekankan pentingnya perubahan budaya masyarakat dalam menangani limbah rumah tangga.
“Saya kira kendala utama bukan hanya pada ketersediaan sarana dan prasarana dan lahan saja, melainkan upaya kita untuk melakukan revolusi budaya kebiasaan, yang tadinya buang sembarangan saja, sekarang harus lebih teratur,” ucapnya.
Infrastruktur Pengelolaan Sampah yang Terus Berkembang
Lurah Grogol Selatan, Ahmed Garibaldi, menjelaskan bahwa saat ini di wilayahnya sudah terdapat empat teba modern, 29 lubang biopori jumbo dan 40 komposter. “Nantinya jumlah tersebut akan bertambah, karena proses pembuatan terus berlanjut,” katanya. Infrastruktur ini menjadi fondasi penting bagi program edukasi yang berkelanjutan.
Sementara itu, Sri Agus, warga RT 011 RW 010 Kelurahan Grogol Selatan, mengapresiasi adanya sosialisasi mengenai pembuatan komposter hari ini. “Dengan adanya sosialisasi ini, kami menjadi lebih paham mengenai tata cara memilah sampah yang dapat diolah menjadi pupuk,” ucapnya. Apresiasi ini menunjukkan bahwa program edukasi berhasil menjangkau masyarakat secara efektif.
Program ini juga membuka peluang bagi warga untuk lebih aktif dalam menjaga kebersihan lingkungan. Dengan memiliki komposter sendiri, setiap keluarga dapat berkontribusi langsung dalam mengurangi beban tempat pembuangan akhir. Selain itu, pupuk kompos hasil olahan dapat digunakan untuk taman rumah atau bahkan dijual sebagai produk tambahan bagi keluarga.
Ke depan, kelurahan berencana memperluas jangkauan program ini ke seluruh RT dan RW di wilayah Grogol Selatan. Dengan dukungan dari camat dan lurah, serta partisipasi aktif kader Dasawisma, diharapkan program ini dapat menjadi model pengelolaan sampah yang dapat ditiru oleh kelurahan lain di Jakarta Selatan.
Related SEO Topics
Frequently Asked Questions
Apa itu Warga Grogol Selatan dapat edukasi buat?
Warga Grogol Selatan dapat edukasi buat adalah topik utama yang dibahas di artikel ini dengan konteks praktis agar pembaca memahami informasinya dengan jelas.
Mengapa Warga Grogol Selatan dapat edukasi buat penting?
Warga Grogol Selatan dapat edukasi buat penting karena membantu pembaca membandingkan pilihan, menghindari kesalahan umum, dan mengambil keputusan yang lebih tepat.
Bagaimana cara memakai panduan Warga Grogol Selatan dapat edukasi buat ini?
Gunakan poin utama, contoh, dan tautan terkait di halaman ini sebagai rujukan awal, lalu cek detail terbaru sebelum mengambil keputusan final.

