Politik

Komisi VII DPR dukung target Prabowo perluas lapangan kerja

1001308034
Foto : Karen Anderson - beritaturah.com
Table of Contents
  1. Lamhot Sinaga Apresiasi Ambisi Prabowo Perluasan Lapangan Kerja
  2. Related Reading
  3. Frequently Asked Questions

Lamhot Sinaga Apresiasi Ambisi Prabowo Perluasan Lapangan Kerja

Beritaturah.com – Wakil Ketua Komisi VII DPR RI, Lamhot Sinaga, memberikan dukungan penuh terhadap visi Presiden Prabowo Subianto dalam memperluas penciptaan lapangan kerja. Langkah ini diupayakan melalui penguatan pertumbuhan ekonomi serta investasi yang diharapkan mampu meningkatkan kesejahteraan rakyat secara menyeluruh.

Menurut Lamhot, angka pertumbuhan ekonomi tidak boleh hanya berhenti sebagai statistik. Pertumbuhan tersebut harus benar-benar dirasakan oleh masyarakat, mulai dari peningkatan kesempatan kerja, kenaikan pendapatan, hingga penguatan usaha rakyat. “Pertumbuhan ekonomi harus diterjemahkan menjadi pertumbuhan kesempatan kerja, peningkatan pendapatan masyarakat, penguatan usaha rakyat, dan perbaikan kualitas hidup. Angka pertumbuhan harus terasa sampai ke rumah tangga,” tegas Lamhot saat memberikan keterangan di Kompleks Parlemen Jakarta pada hari Jumat.

Data Ekonomi dan Investasi yang Mendorong Optimisme

Dalam Sidang Tahunan MPR RI bersama Sidang Bersama DPR RI-DPD RI tahun 2026, Presiden Prabowo melaporkan bahwa ekonomi Indonesia mencatatkan pertumbuhan sebesar 5,61 persen pada kuartal pertama tahun 2026. Data dari Badan Pusat Statistik (BPS) menunjukkan bahwa nilai Produk Domestik Bruto (PDB) atas dasar harga berlaku mencapai Rp6.187,2 triliun.

Sementara itu, dari perspektif investasi, Kementerian Investasi dan Hilirisasi atau Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) mencatat realisasi investasi pada semester pertama 2026 mencapai Rp1.010,6 triliun. Angka ini mengalami kenaikan 7,2 persen dibandingkan periode yang sama di tahun sebelumnya. Menariknya, realisasi investasi tersebut berhasil menyerap 1.448.862 tenaga kerja Indonesia.

“Ini menunjukkan bahwa investasi mulai bergerak menjadi aktivitas ekonomi yang nyata,” kata Lamhot.

Tantangan Mendatang: Kualitas Investasi dan Industrialisasi

Lamhot menyoroti bahwa tantangan selanjutnya adalah memastikan kualitas investasi semakin meningkat. Fokus utama harus pada investasi yang menciptakan nilai tambah, memperkuat industri nasional, menyerap tenaga kerja, serta membuka peluang bagi UMKM untuk masuk ke dalam rantai pasok.

Sebagai legislator yang bermitra dengan Kementerian Perindustrian, Lamhot menekankan bahwa sektor industri pengolahan memegang peranan penting. Data Kementerian Perindustrian mengonfirmasi bahwa industri pengolahan menjadi kontributor terbesar PDB nasional pada 2025 dengan kontribusi 19,07 persen. Sektor ini juga mencatat pertumbuhan 5,30 persen sepanjang tahun 2025 dan memberikan sumbangan 1,07 persen terhadap pertumbuhan ekonomi nasional.

Oleh karena itu, agenda industrialisasi dan hilirisasi perlu terus diperkuat. Tujuannya adalah membangun ekosistem pemasok domestik, memperluas penggunaan produk dalam negeri, meningkatkan kapasitas teknologi, serta menghubungkan industri besar dengan pelaku usaha kecil dan menengah.

“Industri besar harus menjadi lokomotif. Tetapi gerbongnya harus diisi oleh industri nasional, UMKM, tenaga kerja lokal, serta berbagai usaha pendukung. Dengan begitu, multiplier effect investasi akan semakin besar,” ujarnya.

Capaian Investasi 2025 di Tengah Ketidakpastian Global

Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto telah menyatakan bahwa realisasi investasi Indonesia pada 2025 mencapai Rp1.931 triliun. Pencapaian ini juga menciptakan lebih dari 2,7 juta lapangan kerja baru. Menurut Prabowo, capaian tersebut membuktikan bahwa pertumbuhan ekonomi Indonesia tetap terjaga meskipun menghadapi ketidakpastian global, konflik geopolitik, dan perang dagang.

“Alhamdulillah, karena kerja keras kita, karena kepercayaan rakyat kepada pemerintah, di tengah ketidakpastian global, investasi tetap tumbuh. Sepanjang 2025, realisasi investasi mencapai Rp1.931 triliun dan telah menciptakan lebih dari 2,7 juta lapangan kerja,” ujar Prabowo dalam Sidang Tahunan MPR RI dan Sidang Bersama DPR-DPD RI Tahun 2026 di Gedung MPR/DPR RI, Jakarta, Jumat.

Frequently Asked Questions

What is Komisi VII DPR dukung target Prabowo?

Komisi VII DPR dukung target Prabowo is the main topic of this guide. The article explains the context, practical details, and next steps readers should understand.

Why does Komisi VII DPR dukung target Prabowo matter?

Komisi VII DPR dukung target Prabowo matters because readers are looking for a useful answer, not just a short summary. Good content should match search intent and help them decide what to do next.

Leave a Comment