Politik

Pelindo Pangkalbalam jadikan Pancasila fondasi budaya kerja

Pelindo Pangkalbalam Jadikan Pancasila Fondasi Budaya Kerja

Pelindo Pangkalbalam jadikan Pancasila fondasi budaya – Dalam rangka memperingati Hari Lahir Pancasila tahun ini, PT Pelabuhan Indonesia (Persero) Regional 2 Pangkalbalam di Pangkalpinang kembali menegaskan komitmen untuk menjadikan nilai-nilai Pancasila sebagai acuan dalam membentuk budaya kerja yang mengutamakan pelayanan publik. Perusahaan yang bergerak di bidang logistik dan pengoperasian pelabuhan tersebut menyatakan bahwa implementasi sila-sila Pancasila dalam setiap aktivitas operasional dapat memberikan dampak positif terhadap kesejahteraan masyarakat di sekitar daerah itu.

Peran Pancasila dalam Meningkatkan Pelayanan

Komitmen ini diungkapkan oleh Achmad Yoga Suryadarma, General Manager PT Pelindo Regional 2 Pangkalbalam, setelah upacara peringatan Hari Lahir Pancasila 2026 yang digelar di kota Pangkalpinang. Menurutnya, momen peringatan hari besar nasional ini menjadi kesempatan untuk memperkuat semangat melayani masyarakat dengan prinsip kejujuran dan kesetiaan.

“Hari Lahir Pancasila adalah momen penting bagi kita untuk meningkatkan semangat melayani dengan sepenuh hati kepada masyarakat,” tutur Yoga Suryadarma.

Dalam kesempatan tersebut, BPIP (Badan Pembinaan Ideologi Pancasila) mengangkat tema “Pancasila Pemersatu Bangsa Fondasi Perdamaian Dunia”. Tema ini mengamanatkan seluruh warga Indonesia untuk menyelaraskan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari. “Nilai-nilai Pancasila harus menjadi bagian integral dari setiap individu, baik dalam kegiatan pribadi maupun profesional, sehingga berkontribusi pada upaya menciptakan perdamaian di tingkat global,” jelasnya.

Nilai-nilai Pancasila dalam Pekerjaan Harian

Menurut Yoga Suryadarma, penerapan sila-sila Pancasila tidak hanya sekadar slogan, tetapi harus diimplementasikan secara nyata dalam setiap tindakan yang dilakukan oleh karyawan. Dalam rangka menjaga konsistensi, perusahaan melakukan pelatihan dan sosialisasi secara rutin untuk memastikan bahwa nilai-nilai tersebut menjadi pedoman utama.

“Nilai-nilai Pancasila harus menyatu dalam kehidupan sehari-hari, agar dapat menjadi pendorong dalam menciptakan pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat,” tambahnya.

Dalam penjelasan lebih lanjut, Yoga Suryadarma menyebutkan bahwa masing-masing sila memiliki makna spesifik dalam konteks pekerjaan. Sila pertama, Ketuhanan Yang Maha Esa, dianggap sebagai dasar moral yang menjamin kejujuran dan tanggung jawab dalam menjalankan tugas. Sila kedua, Kemanusiaan Yang Adil Beradab, menjadi prinsip dalam menjamin keadilan dan kesetaraan terhadap seluruh pengguna jasa pelabuhan. Kedua sila ini terus diingatkan melalui program pelatihan yang diselenggarakan secara berkala.

Sila ketiga, Persatuan Indonesia, diaplikasikan dalam memperkuat rasa kebangsaan dan kerja sama antar tim. Sila keempat, Kerakyatan yang Dipimpin oleh Hikmat Kebijaksanaan dalam Permusyawaratan Perwakilan, diwujudkan melalui partisipasi aktif karyawan dalam pengambilan keputusan berbasis dialog. Terakhir, Keadilan Sosial Bagi Seluruh Rakyat Indonesia diterapkan melalui upaya untuk mengurangi kesenjangan ekonomi dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat lokal.

Upaya Mendorong Perekonomian Daerah

Menurut Yoga Suryadarma, implementasi nilai-nilai Pancasila juga memiliki hubungan erat dengan pengembangan sektor perekonomian. Dengan meningkatkan kualitas layanan pelabuhan, perusahaan berharap dapat meningkatkan aksesibilitas dan daya saing daerah. “Pangkalbalam sebagai pintu gerbang ekonomi masyarakat Pulau Bangka memerlukan pendekatan kerja yang terpadu dan berlandaskan nilai-nilai Pancasila,” kata dia.

Perusahaan juga berkomitmen untuk menjadi contoh dalam mengintegrasikan ideologi nasional ke dalam praktik kerja. Selain itu, mereka mendorong karyawan untuk terus meneladani nilai-nilai tersebut, baik dalam interaksi dengan pelanggan maupun dalam lingkungan kerja. “Kita harus terus menggelorakan semangat melayani berlandaskan Pancasila, agar mampu membangun kepercayaan dan kualitas pelayanan yang optimal,” ujarnya.

Dalam rangka memastikan keberlanjutan, PT Pelindo Regional 2 Pangkalbalam juga bekerja sama dengan berbagai lembaga lokal untuk menyebarkan kesadaran tentang pentingnya Pancasila. Beberapa kegiatan seperti pelatihan kepemimpinan, seminar nasional, dan program komunitas digunakan sebagai sarana untuk menanamkan nilai-nilai tersebut dalam kehidupan sehari-hari. “Kegiatan seperti ini membantu kita untuk selalu mengingatkan diri sendiri dan rekan kerja tentang visi serta misi perusahaan yang berlandaskan Pancasila,” katanya.

Harapan Masa Depan

Suryadarma menegaskan bahwa penerapan Pancasila dalam budaya kerja tidak hanya meningkatkan kualitas pelayanan, tetapi juga membentuk karakter profesional yang tangguh. Ia berharap setiap karyawan dapat menjadi bagian dari transformasi positif yang berdampak pada masyarakat luas. “Dengan menjiwai nilai-nilai Pancasila, kita mampu menciptakan lingkungan kerja yang harmonis dan produktif,” ujarnya.

Perusahaan juga menekankan bahwa peran pelabuhan sebagai pusat aktivitas ekonomi tidak bisa terpisahkan dari keberhasilan penerapan nilai-nilai Pancasila. Dengan memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap layanan pelabuhan, PT Pelindo Regional 2 Pangkalbalam berharap dapat menjadi pendorong utama dalam meningkatkan perekonomian daerah. “Pangkalbalam adalah simbol keberhasilan perusahaan dalam menjadikan Pancasila sebagai fondasi, dan kita harus terus berupaya untuk mempertahankannya,” tutupnya.

Leave a Comment