Politik

Politik sepekan – LCC MPR hingga Prabowo soal terima uang bulan depan

Pekan Politik: Lima Isu Utama yang Terungkap

Politik sepekan – Dari Senin (11/5) hingga Minggu (17/5) pukul 07.00 WIB, berbagai kejadian politik mencuri perhatian. Berikut lima poin utama yang muncul dalam ruang publik:

MPR RI Ulang Final Lomba Cerdas Cermat

Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) memutuskan mengulang babak akhir Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI 2026 tingkat Kalimantan Barat setelah terjadi kontroversi terkait keputusan penilaian yang dianggap tidak konsisten.

Setjen MPR Nonaktifkan Dewan Juri LCC

Sekretariat Jenderal (Setjen) MPR RI menonaktifkan dewan juri dan pembawa acara (MC) dalam lomba tersebut akibat polemik kesalahan penilaian. Tindakan ini diambil untuk memastikan proses seleksi lebih adil.

Pemangkasan Penerima Bansos Diduga Bermain Judi

Menteri Sosial Saifullah Yusuf mencoret lebih dari 11 ribu keluarga penerima manfaat (KPM) bantuan sosial yang diduga menggunakan dana untuk berjudi daring pada triwulan pertama 2026.

Prabowo: Dana Koruptor Akan Masuk Negara Bulan Depan

Presiden Prabowo Subianto mengungkapkan bahwa negara akan menerima tambahan dana sekitar Rp49 triliun pada bulan depan. Dana tersebut berasal dari penggunaan koruptor yang tidak diurus dalam rekening bank.

“Negara akan menerima tambahan sekitar Rp49 triliun pada bulan depan yang berasal dari uang-uang koruptor yang tidak diurus dalam rekening-rekening bank,” ujar Prabowo.

Proyek IKN Tidak Berhenti Meski MK Tetapkan DKJ sebagai Ibu Kota

Anggota Komisi II DPR RI Romy Soekarno menyatakan bahwa putusan Mahkamah Konstitusi (MK) yang menegaskan Daerah Khusus Jakarta (DKJ) tetap menjadi ibu kota negara tidak menghentikan proyek pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN) di Kalimantan Timur.

Leave a Comment