Rilis Pers

Osome Bidik Gelombang Baru Perusahaan AI yang Memilih Singapura sebagai Basis Regional

Foto : Daniel Moore - beritaturah.com

Osome Bidik Gelombang Baru Perusahaan AI di Singapura

Beritaturah.com – Singapura semakin menjadi pilihan utama bagi perusahaan kecerdasan buatan (AI) global yang ingin memperluas cakupan regional mereka. Dalam konteks ini, Osome Bidik Gelombang Baru Perusahaan yang memilih Singapura sebagai basis operasional mereka. Platform manajemen perusahaan berbasis AI ini siap mendukung pertumbuhan bisnis dengan solusi yang terintegrasi dan efisien. Hingga saat ini, lebih dari 50.000 pendiri usaha rintisan teknologi dan solopreneur telah mempercayai layanan Osome untuk kebutuhan bisnis mereka.

Momentum AI di Singapura Semakin Kuat

Daya tarik Singapura sebagai hub pengembangan AI terus meningkat seiring dengan berbagai investasi besar yang masuk ke negara tersebut. OpenAI baru-baru ini mengalokasikan dana sebesar S$300 juta atau setara US$234 juta untuk memperkuat ekosistem AI di Singapura. Sementara itu, Cognition memilih Singapura sebagai lokasi kantor pusat Asia Pasifik (APAC) mereka. Perusahaan AI terkemuka lainnya seperti Anthropic dan Tencent juga menunjukkan komitmen yang sama dengan memperluas operasional bisnis mereka di Singapura.

Momentum positif ini semakin diperkuat melalui pengumuman Budget 2026. Program National AI Impact dan pusat inovasi Kampong AI di kawasan one-north menjadi bagian dari strategi pemerintah untuk menarik investasi teknologi. Selain itu, insentif pajak hingga 400% ditawarkan untuk investasi AI yang memenuhi kriteria tertentu, memberikan dorongan signifikan bagi perusahaan yang ingin berkembang di wilayah ini.

Keuntungan bagi Perusahaan Asing

Perusahaan asing dapat memanfaatkan berbagai insentif tersebut dengan mendirikan Private Limited Company. Struktur ini memungkinkan kepemilikan investor asing mencapai 100%, memberikan fleksibilitas penuh dalam pengelolaan bisnis. Tarif pajak untuk usaha rintisan juga mulai dari 10% melalui skema Startup Tax Exemption, membuat Singapura menjadi destinasi yang kompetitif bagi perusahaan teknologi global.

Di tengah pesatnya pertumbuhan usaha rintisan AI yang membangun bisnis global dari Singapura dengan struktur organisasi yang efisien, Osome hadir untuk membantu pendiri perusahaan. Layanan ini menyederhanakan proses pendirian entitas usaha sekaligus pengelolaan bisnis sehari-hari, memungkinkan tim fokus pada pengembangan produk dan layanan.

Server MCP: Asisten AI sebagai Pusat Kendali Bisnis

Osome baru saja meluncurkan server Model Context Protocol (MCP) yang mengubah cara pendiri perusahaan berinteraksi dengan data bisnis. Melalui asisten AI seperti Claude, ChatGPT, dan Gemini, pengguna dapat mengakses berbagai informasi secara aman melalui satu antarmuka. Data transaksi, daftar pemegang saham, laporan keuangan, serta informasi perusahaan lainnya kini tersedia dalam genggaman.

Sejumlah usaha rintisan AI dan perusahaan teknologi telah merasakan manfaat platform tersebut. Karan Dasgupta, pendiri UpNComer, berhasil mendirikan entitas usaha di Singapura hanya dalam beberapa hari setelah beralih ke Osome. Ia juga melaporkan penghematan waktu administrasi hingga 20 jam setiap bulannya, meningkatkan produktivitas tim secara signifikan.

Usaha rintisan Aesty yang berbasis di Dubai serta Angelflow dari Hong Kong juga mengalami peningkatan efisiensi serupa. Waktu pembukuan yang sebelumnya membutuhkan sekitar satu minggu kini hanya memerlukan dua jam per bulan, memungkinkan tim untuk lebih fokus pada strategi bisnis dan pengembangan pasar.

Visi Osome untuk Masa Depan

Beberapa tahun lalu, sebuah entitas usaha global membutuhkan tim yang beranggotakan 500 orang dan kantor regional berskala besar. Kini, usaha rintisan AI yang hanya terdiri atas tiga orang dapat menjalankan bisnis global dari Singapura hanya dengan sebuah laptop. Tantangan terbesar saat ini bukanlah persaingan usaha, melainkan beban administrasi. Melalui server MCP terbaru kami, perusahaan dapat mengelola keuangan dan kepatuhan regulasi secara langsung melalui asisten AI sehingga tim dapat lebih fokus mengembangkan bisnis dan melayani pelanggan.

Osome beroperasi di Singapura, Hong Kong, Inggris, dan Uni Emirat Arab. Platform ini mempercepat proses pendirian entitas usaha hanya dalam waktu tujuh hari. Selain itu, Osome juga mengelola berbagai fungsi back office seperti akuntansi, pembukuan, dan kepatuhan regulasi, memberikan solusi komprehensif bagi perusahaan yang berkembang.

Sebagai platform manajemen perusahaan berbasis AI, Osome memadukan keahlian manusia dengan otomatisasi untuk layanan pendirian entitas usaha, akuntansi, dan kepatuhan perpajakan. Sejak berdiri pada 2017, Osome telah melayani lebih dari 50.000 usaha rintisan di Singapura, Hong Kong, Inggris, dan Uni Emirat Arab, membuktikan konsistensi dan keandalan layanan mereka.

Informasi selengkapnya: osome.com.

Leave a Comment